{"id":238853,"date":"2015-10-16T10:56:31","date_gmt":"2015-10-16T03:56:31","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=238853"},"modified":"2015-10-16T10:56:31","modified_gmt":"2015-10-16T03:56:31","slug":"paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/","title":{"rendered":"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Menyusul paket kebijakan ekonomi I, II dan III yang sudah dipublikasikan pemerintah semenjak awal bulan September lalu, akhirnya pekan ini tepatnya hari Kamis (16\/10), Presiden Joko Widodo\u00a0kembali mengumumkan isi paket kebijakan ekonomi IV yang berfokus pada usaha kredit dan tenaga kerja. Dalam paket kebijakan tersebut, Pemerintah akan meningkatkan perhatian pada usaha kredit melalui pemberian pinjaman dengan bunga rendah\u00a0dengan tujuan untuk\u00a0menjaga produktivitas ekspor dan mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara teknis pemerintah akan merevisi &#8220;aturan main&#8221; dalam menyalurkan kredit usaha agar\u00a0kemampuan meminjamkan menjadi lebih banyak.\u00a0Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro juga menjelaskan, bantuan pinjaman diberikan untuk UKM yang melakukan atau mendukung ekspor dengan besaran pinjaman yang diberikan maksimum Rp 50 miliar untuk jenis usaha komoditas, furnitur, kayu, tekstil, pertanian, dan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diketahui, paska perlambatan ekonomi Nasional yang sudah terlihat sejak awal tahun 2015 ini, sektor industri yang kebanyakan bersifat padat tenaga kerja terancam mem-PHK buruhnya bahkan terancam menutup pabriknya akibat &#8220;mahalnya&#8221; ongkos produksi karena pelemahan rupiah yang mengakibatkan impor menjadi mahal dan lesu nya ekspor karena negara tujuan ekspor pun juga sedang menekan belanjanya akibat perlambatan ekonomi global. (Lihat juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2015\/10\/09\/industri-tpt-dan-alas-kaki-terancam-phk-puluhan-ribu-karyawannya\/\">Industri TPT Dan Alas Kaki Terancam PHK Puluhan Ribu Karyawannya<\/a>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencegah terjadinya PHK massal tersebut, maka pemerintah meluncurkan paket kebijakan ekonomi IV yang secara spesifik berisi tentang &#8220;bantuan&#8221; untuk menolong daya beli masyarakat maupun produsen. Nantinya,\u00a0kredit yang akan diberikan kepada para pengusaha akan tercatat dengan\u00a0tingkat bunga yang lebih rendah dari kredit komersial, terutama pada usaha yang rentan mem-PHK atau pendukung ekspor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejauh ini, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) telah melakukan penelitian bahwa saat ini ada 30 perusahaan yang potensial diberi kredit modal kerja. Dari 30 perusahaan itu, jumlah karyawannya cukup bervariasi mulai dari 50-5000 karyawan.\u00a0Wilayah perusahaan kecil itu tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, dan lainnya. Pemerintah optimis, dengan diluncurkannya paket kebijakan ekonomi IV ini maka ada\u00a0potensi untuk menyelamatkan 27.000 karyawan yang terancam di PHK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya itu, dalam paket kebijakan ekonomi IV ini, pasalnya pemerintah juga memutuskan menambahkan komponen inflasi dan pertumbuhan ekonomi ke dalam perhitungan upah minimum provinsi (UMP)., sehingga formulanya menjadi:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">UMP = UMP sekarang + kenaikan inflasi nasional + pertumbuhan ekonomi nasional<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun tujuan utama dari penetapan formula ini adalah untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya sambil mensejahterakan buruh yang saat ini sudah punya pekerjaan. Adapun komponen inflasi dan pertumbuhan yang digunakan adalah perhitungan secara nasional, tujuannya untuk menyelamatkan provinsi-provinsi dengan tingkat perekonomian rendah, seperti Kalimantan Timur, Riau, dan daerah-daerah yang berbasis pertambangan dan perkebunan yang sekarang tengah dilanda penurunan harga komoditas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, perhitungan baru untuk upah tersebut baru akan diberlakukan per Januari 2016. Dengan dirilisnya paket kebijakan ekonomi IV ini\u00a0diharapkan dapat\u00a0membuat kondisi\u00a0pasar tenaga kerja semakin kondusif dan\u00a0memastikan terjadinya perluasan kesempatan kerja, serta terciptanya lapangan kerja seluas-luasnya. Karena dengan sistem pengupahan yang berbasis pada formulasi ini maka iklim investasi akan kondusif dan iklim dunia usaha menjadi kondusif, dan lapangan pekerjaan semakin meluas yang artinya calon-calon tenaga kerja lebih memiliki pilihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Stephanie Rebecca\/VM\/VBN\/ Analyst at Vibiz Research Center<\/em><\/span><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Edior: Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyusul paket kebijakan ekonomi I, II dan III yang sudah dipublikasikan pemerintah semenjak awal bulan September lalu, akhirnya pekan ini tepatnya hari Kamis (16\/10), Presiden Joko Widodo\u00a0kembali mengumumkan isi paket kebijakan ekonomi IV yang berfokus pada usaha kredit dan tenaga kerja. Dalam paket kebijakan tersebut, Pemerintah akan meningkatkan perhatian pada usaha kredit melalui pemberian pinjaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":150963,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[27,29],"tags":[2287,2541,4173],"class_list":["post-238853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles-of-the-week","category-economy-business","tag-ekonomi-indonesia","tag-indonesia","tag-paket-kebijakan-ekonomi-iv"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menyusul paket kebijakan ekonomi I, II dan III yang sudah dipublikasikan pemerintah semenjak awal bulan September lalu, akhirnya pekan ini tepatnya hari Kamis (16\/10), Presiden Joko Widodo\u00a0kembali mengumumkan isi paket kebijakan ekonomi IV yang berfokus pada usaha kredit dan tenaga kerja. Dalam paket kebijakan tersebut, Pemerintah akan meningkatkan perhatian pada usaha kredit melalui pemberian pinjaman [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-16T03:56:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"367\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/\",\"name\":\"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg\",\"datePublished\":\"2015-10-16T03:56:31+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-16T03:56:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":367},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV - Vibiznews.com","og_description":"Menyusul paket kebijakan ekonomi I, II dan III yang sudah dipublikasikan pemerintah semenjak awal bulan September lalu, akhirnya pekan ini tepatnya hari Kamis (16\/10), Presiden Joko Widodo\u00a0kembali mengumumkan isi paket kebijakan ekonomi IV yang berfokus pada usaha kredit dan tenaga kerja. Dalam paket kebijakan tersebut, Pemerintah akan meningkatkan perhatian pada usaha kredit melalui pemberian pinjaman [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2015-10-16T03:56:31+00:00","og_image":[{"width":750,"height":367,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/","name":"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg","datePublished":"2015-10-16T03:56:31+00:00","dateModified":"2015-10-16T03:56:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/PDB-Indonesia-e1421841821955-1.jpg","width":750,"height":367},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/16\/paket-kebijakan-ekonomi-iv-fokus-pada-revisi-ump-dan-penyaluran-kredit-usaha\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fokus Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=238853"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/238853\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/150963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=238853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=238853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=238853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}