{"id":239921,"date":"2015-10-20T16:00:41","date_gmt":"2015-10-20T09:00:41","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=239921"},"modified":"2015-10-20T16:00:41","modified_gmt":"2015-10-20T09:00:41","slug":"bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/","title":{"rendered":"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Perekonomian Tiongkok di sepanjang tahun 2015 ini diprediksi akan\u00a0bukukan pertumbuhan\u00a0di bawah 7 persen, pada Q3 lalu laju pertumbuhan ekonomi negara ini dilaporkan tumbuh sebesar 6,9 persen dimana angka pertumbuhan tersebut adalah yang terendah sejak Q1-2009 yang kala itu pertumbuhannya tercatat sebesar 6,2 persen. Perlambatan ekonomi Tiongkok disebut-sebut terjadi karena\u00a0penurunan pasar properti Tiongkok yang sebagian besar didanai utang, lesu nya pasar properti di negara ini atau <i>bubble\u00a0<\/i>properti yang sedang terjadi sekarang ini perlu diwaspadai oleh dunia karena\u00a0dikhawatirkan dapat\u00a0memicu krisis keuangan global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlambatan ekonomi Negeri Tirai Bambu terjadi seiring dengan upaya otoritas setempat mengatasi gelembung pasar properti yang selama ini digerakkan oleh utang. Tentu saja untuk mengatasi hal ini\u00a0tidak mudah dilakukan dan diyakini akan memakan waktu yang tidak singkat. Sekedar mengingatkan, pertumbuhan gelembung pasar properti Tiongkok sudah dimulai sekitar tujuh tahun yang lalu, sebagian sebagai reaksi terhadap krisis keuangan juga telah meningkatkan urbanisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian nampaknya sekarang ini sektor properti sudah tidak menjadi pilihan investor akibat gelembung properti yang terjadi. Kondisi ini tercermin dari\u00a0rilis data ekonomi yang keluar baru-baru ini dimana\u00a0di sepanjang periode Januari-September\u00a02015, laju investasi aset tetap Tiongkok\u00a0bukukan pertumbuhan yang melambat yaitu sebesar\u00a010,3 persen (yoy) atau tercatat\u00a0lebih lambat dari pertumbuhan yang diharapkan ekonom sebelumnya yaitu sebesar 10,8\u00a0persen.\u00a0Sebagai informasi saja, laju pertumbuhan investasi aset tetap Tiongkok di sepanjang\u00a09 (sembilan) bulan terakhir ini adalah yang terendah sejak terakhir kali tercatat pada tahun 2000 silam. Investasi di sektor properti memang\u00a0kian melemah di negara ini bahkan\u00a0telah menembus level terendahnya di sepanjang tahun 2015 ini. (Lihat juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2015\/10\/19\/output-industri-tiongkok-lagi-lagi-tergelincir-bisnis-ritel-tetap-tumbuh\/\">Output Industri Tiongkok Lagi-Lagi Tergelincir, Bisnis Ritel Tetap Tumbuh<\/a>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semenatara itu nilai\u00a0utang dalam negeri yang diberikan kepada sektor swasta Tiongkok\u00a0tercatat mencapai 140 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, pemerintah Tiongkok\u00a0juga mengantongi utang yang cukup tinggi. Selama ini\u00a0sebagian besar dari uang yang dihimpun Tiongkok memang kerap\u00a0disalurkan ke proyek-proyek investasi aset tetap, terutama perumahan dan infrastruktur lainnya. Oleh karena itu, rasio investasi terhadap PDB Tiongkok\u00a0pada tahun\u00a02014\u00a0lalu meningkat sekitar 47 persen atau hampir dua kali lipat dari rata-rata negara E7 (Brazil, Rusia, India, Tiongkok, Meksiko,\u00a0 Turki dan Indonesia).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, hanya dalam kurun waktu yang relatif singkat, Tiongkok berhasil menjadi negara pengimpor terbesar bijih besi, baja dan bahan bangunan siap saji di dunia. Secara mengagumkan, Tiongkok juga berhasil mengkontribusikan sekitar sepertiga pertumbuhan kapasitas jalur kereta di dunia sejak tahun 2008.\u00a0Pemburukan ekonomi Tiongkok cukup\u00a0serius dampaknya bagi ekonomi global apalagi terhadap\u00a0negara berkembang di Asia Tenggara meskipun negara ini masih memegang gelar negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia dan masih memiliki\u00a0ruang fiskal yang cukup besar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Stephanie Rebecca\/VM\/BNV\/ Analyst at Vibiz Research Center<\/em><\/span><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Edior: Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perekonomian Tiongkok di sepanjang tahun 2015 ini diprediksi akan\u00a0bukukan pertumbuhan\u00a0di bawah 7 persen, pada Q3 lalu laju pertumbuhan ekonomi negara ini dilaporkan tumbuh sebesar 6,9 persen dimana angka pertumbuhan tersebut adalah yang terendah sejak Q1-2009 yang kala itu pertumbuhannya tercatat sebesar 6,2 persen. Perlambatan ekonomi Tiongkok disebut-sebut terjadi karena\u00a0penurunan pasar properti Tiongkok yang sebagian besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":198185,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29,17,55],"tags":[3425,3427,4265,4073],"class_list":["post-239921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-economy-business","category-popular_news","category-property","tag-china-tiongkok","tag-ekonomi-china","tag-gelembung-properti","tag-perlambatan-ekonomi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perekonomian Tiongkok di sepanjang tahun 2015 ini diprediksi akan\u00a0bukukan pertumbuhan\u00a0di bawah 7 persen, pada Q3 lalu laju pertumbuhan ekonomi negara ini dilaporkan tumbuh sebesar 6,9 persen dimana angka pertumbuhan tersebut adalah yang terendah sejak Q1-2009 yang kala itu pertumbuhannya tercatat sebesar 6,2 persen. Perlambatan ekonomi Tiongkok disebut-sebut terjadi karena\u00a0penurunan pasar properti Tiongkok yang sebagian besar [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-20T09:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/\",\"name\":\"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg\",\"datePublished\":\"2015-10-20T09:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-20T09:00:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai - Vibiznews.com","og_description":"Perekonomian Tiongkok di sepanjang tahun 2015 ini diprediksi akan\u00a0bukukan pertumbuhan\u00a0di bawah 7 persen, pada Q3 lalu laju pertumbuhan ekonomi negara ini dilaporkan tumbuh sebesar 6,9 persen dimana angka pertumbuhan tersebut adalah yang terendah sejak Q1-2009 yang kala itu pertumbuhannya tercatat sebesar 6,2 persen. Perlambatan ekonomi Tiongkok disebut-sebut terjadi karena\u00a0penurunan pasar properti Tiongkok yang sebagian besar [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2015-10-20T09:00:41+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/","name":"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg","datePublished":"2015-10-20T09:00:41+00:00","dateModified":"2015-10-20T09:00:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/chinahouse-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/20\/bubble-properti-dan-bengkaknya-utang-pemerintah-tiongkok-patut-diwaspadai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bubble Properti dan Bengkaknya Utang Pemerintah Tiongkok Patut Diwaspadai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/239921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=239921"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/239921\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/198185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=239921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=239921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=239921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}