{"id":242413,"date":"2015-10-28T11:15:55","date_gmt":"2015-10-28T04:15:55","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=242413"},"modified":"2015-10-28T11:15:55","modified_gmt":"2015-10-28T04:15:55","slug":"pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/","title":{"rendered":"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, masih di pekan ini sudah dilaporkan lebih dulu bahwa rilis awal\u00a0kinerja manufaktur Jepang untuk bulan Oktober ini berhasil bukukan pertumbuhan yang lebih baik dari yang tercatat di bulan sebelumnya.\u00a0Berdasarkan\u00a0survei terbaru dari Nikkei Manufacturing, terlihat bahwa skor PMI Manufaktur Flash Jepang pada bulan Oktober ini berhasil naik ke level\u00a052,5 dari yang dibulan sebelumnya hanya berakhir pada level 51. Menguatnya skor PMI manufaktur Jepang ini menjadi sinyal positif yang menandakan bahwa kinerja di sektor manufaktur Jepang masih berhasil bertahan di fase ekspansi meskipun perekonomian global sedang melemah. (Lihat juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2015\/10\/23\/rilis-awal-kinerja-manufaktur-jepang-bulan-ini-sinyalkan-pertumbuhan-positif\/\">Rilis Awal Kinerja Manufaktur Jepang Bulan Ini Sinyalkan Pertumbuhan Positif<\/a>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyusul rilis positif tersebut, Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang siang ini (28\/10) kembali merilis tingkat penjualan ritel negaranya untuk periode yang berakhir pada September 2015. Dalam rilis tersebut tercatat bahwa secara tahunan, laju belanja ritel pada bulan llu tercatat turun sebesar -0,2 persen (yoy) dari tahun sebelumnya, tetapi jika dilihat secara bulanan laju belanja ritel pada bulan lalu justru bukukan kenaikan sebesar 0,7 persen dari bulan sebelumnya, dimana pada bulan Agustus pertumbuhan laju belanja ritel Jepang tercatat flat. Dapat dilihat tren belanja ritel Jepang dalam kurun setahun terakhir pada basis tahunan pada gambar dibawah ini:<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" aligncenter\" src=\"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line\" alt=\"Japan Retail Sales YoY\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada basis tahunan memang terlihat bahwa tren belanja ritel di negara ini cenderung menurun, hal ini disebabkan oleh\u00a0turunnya pendapatan di sektor rumah tangga sehingga tentu dampak langsungnya adalah konsumen lebih memilih untuk menekan laju konsumsinya. Sekedar mengingatkan pada periode Q2-2015 lalu pertumbuhan ekonomi Jepang menyusut dan beberapa ekonom memprediksi penyusutan atau kontraksi tersebut akan berlanjut hingga Q3-2015 sebagai dampak dari\u00a0perlambatan ekonomi di Tiongkok yang telah menekan permintaan impor atas\u00a0barang\u00a0pabrik Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, bank sentral Jepang (BOJ) meyakini ekonomi Jepang tetap akan tumbuh moderat meski berbagai tekanan eksternal cukup besar menerpa dan tidak bisa dihindari. BOJ juga optimis laju inflasi Jepang dapat mendekati target yang sudah dipatok yaitu sebesar 2 persen pada tahun 2016 mendatang.\u00a0Sejauh ini, sebagian besar\u00a0pejabat BOJ masih enggan untuk memperluas program stimulus agresifnya, karena mereka menilai langkah tersebut kurang efektif untuk mendorong pertumbuhan\u00a0inflasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah utama Jepang selama ini adalah rendahnya laju inflasi yang sulit sekali dinaikkan selama beberapa dekade terakhir. Dalam hal ini, BOJ memang tidak boleh menunjukkan pesimismenya terhadap pasar karena hal tersbeut akan memperkeruh keadaan, tentunya jika BOJ menunjukkan pesimismenya, sebagian besar pengusaha akan menahan\u00a0rencana belanja modal dan kenaikan upah. Yang mana hal tersebut akan langsung memengaruhi tingkat konsumsi, dan akibatnya inflasi tidak akan tumbuh, justru deflasi berkelanjutan yang akan tercatat. Oleh sebab itu meski sampai hari ini laju inflasi Jepang masih cukup jauh dari target, BOJ tetap optimis dapat menembus target tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Stephanie Rebecca\/VM\/VBN\/ Analyst at Vibiz Research Center<\/em><\/span><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Editor: Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelumnya, masih di pekan ini sudah dilaporkan lebih dulu bahwa rilis awal\u00a0kinerja manufaktur Jepang untuk bulan Oktober ini berhasil bukukan pertumbuhan yang lebih baik dari yang tercatat di bulan sebelumnya.\u00a0Berdasarkan\u00a0survei terbaru dari Nikkei Manufacturing, terlihat bahwa skor PMI Manufaktur Flash Jepang pada bulan Oktober ini berhasil naik ke level\u00a052,5 dari yang dibulan sebelumnya hanya berakhir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[1005,2121,3823,3911],"class_list":["post-242413","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-economy-business","tag-ekonomi-jepang","tag-jepang","tag-penjualan-ritel","tag-sektor-ritel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebelumnya, masih di pekan ini sudah dilaporkan lebih dulu bahwa rilis awal\u00a0kinerja manufaktur Jepang untuk bulan Oktober ini berhasil bukukan pertumbuhan yang lebih baik dari yang tercatat di bulan sebelumnya.\u00a0Berdasarkan\u00a0survei terbaru dari Nikkei Manufacturing, terlihat bahwa skor PMI Manufaktur Flash Jepang pada bulan Oktober ini berhasil naik ke level\u00a052,5 dari yang dibulan sebelumnya hanya berakhir [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-28T04:15:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/\",\"name\":\"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line\",\"datePublished\":\"2015-10-28T04:15:55+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-28T04:15:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#primaryimage\",\"url\":\"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line\",\"contentUrl\":\"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif - Vibiznews.com","og_description":"Sebelumnya, masih di pekan ini sudah dilaporkan lebih dulu bahwa rilis awal\u00a0kinerja manufaktur Jepang untuk bulan Oktober ini berhasil bukukan pertumbuhan yang lebih baik dari yang tercatat di bulan sebelumnya.\u00a0Berdasarkan\u00a0survei terbaru dari Nikkei Manufacturing, terlihat bahwa skor PMI Manufaktur Flash Jepang pada bulan Oktober ini berhasil naik ke level\u00a052,5 dari yang dibulan sebelumnya hanya berakhir [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2015-10-28T04:15:55+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/","name":"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line","datePublished":"2015-10-28T04:15:55+00:00","dateModified":"2015-10-28T04:15:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#primaryimage","url":"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line","contentUrl":"http:\/\/cdn.tradingeconomics.com\/charts\/japan-retail-sales-annual.png?s=jpnretailsalesyoy&amp;v=201510280001m&amp;type=line"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/28\/pertumbuhan-upah-terhambat-laju-belanja-ritel-jepang-negatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pertumbuhan Upah Terhambat, Laju Belanja Ritel Jepang Negatif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/242413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=242413"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/242413\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=242413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=242413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=242413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}