{"id":256927,"date":"2016-01-06T17:40:30","date_gmt":"2016-01-06T10:40:30","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=256927"},"modified":"2016-01-06T17:40:30","modified_gmt":"2016-01-06T10:40:30","slug":"optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/","title":{"rendered":"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Vibiz Media Network pada akhir tahun 2015 melakukan wawancara exclusive dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., PhD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suahasil Nazara menyatakan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2016 diharapkan dapat mencapai angka 5,3%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa yang menjadi sisi optimisme yang memicu pertumbuhan ekonomi kita lebih lanjut dapat mengejar target 5,3 %?<\/p>\n<p><strong><u>Sisi Konsumsi<\/u><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suahasil menyatakan hal pertama yang dapat membangkitkan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah dari sisi Konsumsi. Jika di break down menurut komponennya, sisi konsumsi Indonesia berada pada sekitar angka 5,1 % atau 5,2 % tahun 2015, dimana banyak yang mengatakan ini tahun sulit, namun pemerintah bisa me-mantain angka 5,0%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><u><br \/>Pre Financing dan Pra Lelang<\/u><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal berikutnya, yang kedua, yang mulai berjalan cepat adalah Pengeluaran Pemerintah <strong><em>(Government Expenditure)<\/em><\/strong>. Biasanya pengeluaran pemerintah akan sangat cepat pada semester 2 triwulan 4. Namun Apa yang membuat kita yakin bahwa pengeluaran pemerintah bisa cepat di triwulan 1 adalah karena dalam UU APBN 2016 kita diperbolehkan melakukan <strong><em>Pre Financing<\/em><\/strong>, yaitu menyediakan uang yang bisa dipakai di tahun anggaran 2016, dimana di bulan Desember 2015 sudah dilakukan.<br \/> Pemerintah sudah menerbitkan obligasi US$ 3,5 miliar di awal Desember 2015 untu dipakai di Januari 2016.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian kegiatan yang dapat dilakukan memanfaatkan <strong><em>Pre Financing<\/em><\/strong> tersebut adalah, seperti yang dinyatakan dalam UU APBN 2016, pemerintah boleh melakukan pra lelang untuk kegiatan 2016, boleh melakukan sejak November 2015 kemarin. Dengan demikian mulai Januari 2016 sudah ada penyerapan anggaran yang dilakukan, sehingga tidak perlu menunggu sampai bulan April dan seterusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan proses <strong><em>Pre Financing<\/em><\/strong> dan Pra Lelang ini, maka diharapkan belanja pemerintah akan berubah, sehingga penyerapan anggaran yang menumpuk terlalu besar di akhir tahun dapat dikurangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><u>Pembangunan Infrastruktur<\/u><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya hal berikutnya menurut Suahasil adalah alokasi belanja sekarang makin banyak untuk infrastruktur, tahun ini alokasinya Rp 290 triliun, dan tahun depan dialokasikan mencapai Rp 312 triliun, ini menjadi\u00a0 dasar yang baik untuk pertumbuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini menciptakan <em><strong>confidence<\/strong><\/em> di dunia usaha sehingga mendorong investasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Suahasil, ekspor dan impor bukan sumber pertumbuhan kita. Terutama ekspor, karena kondisi luar negeri belum pulih, pertumbuhan Tiogkok turun, Amerika Serikat mulai ada perbaikan ekonomi tapi belum solid, Eropa masih krisis, perbaikan ekonomi Jepang belum selesai, harga komoditas masih rendah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><u>Maintain Industri dan Jasa<\/u><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keyakinan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia juga dilihat dari spread Indonesia, di mana di Pulau Jawa dengan spread 58%, pertumbuhan ekonominya mencapai sekitar 5,4%. Sementara di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan itu agak tertekan karena commodity base, tapi diharapkan dengan dibangun infrastruktur akan terjadi peningkatan, demikian menurut Suahasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian menurut Suahasil, memaintain Pulau Jawa itu sangat penting dan bisa kita lakukan. Jawa bukan natural resource base, tapi manufacturing dan service base. Kalau kita maintain manufaktur dan jasa dengan membangun infrastruktur, maka ini menjadi keyakinan sebagai sumber pertumbuhan. Optmisme ini sudah bisa dilihat oleh dunia usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Vibiz Media Network pada akhir tahun 2015 melakukan wawancara exclusive dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., PhD. Suahasil Nazara menyatakan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2016 diharapkan dapat mencapai angka 5,3%. Apa yang menjadi sisi optimisme yang memicu pertumbuhan ekonomi kita lebih lanjut dapat mengejar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":256939,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1059,29,89],"tags":[355],"class_list":["post-256927","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-dialogue-opinion","category-economy-business","category-media-center","tag-pertumbuhan-ekonomi-indonesia","post_format-post-format-video"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Vibiz Media Network pada akhir tahun 2015 melakukan wawancara exclusive dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., PhD. Suahasil Nazara menyatakan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2016 diharapkan dapat mencapai angka 5,3%. Apa yang menjadi sisi optimisme yang memicu pertumbuhan ekonomi kita lebih lanjut dapat mengejar [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-01-06T10:40:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/\",\"name\":\"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg\",\"datePublished\":\"2016-01-06T10:40:30+00:00\",\"dateModified\":\"2016-01-06T10:40:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Vibiznews.com","og_description":"Vibiz Media Network pada akhir tahun 2015 melakukan wawancara exclusive dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., PhD. Suahasil Nazara menyatakan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2016 diharapkan dapat mencapai angka 5,3%. Apa yang menjadi sisi optimisme yang memicu pertumbuhan ekonomi kita lebih lanjut dapat mengejar [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-01-06T10:40:30+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/","name":"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg","datePublished":"2016-01-06T10:40:30+00:00","dateModified":"2016-01-06T10:40:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/maxresdefault6-1.jpg","width":1920,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/06\/optimisme-mencapai-53-pertumbuhan-ekonomi-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Optimisme Mencapai 5,3% Pertumbuhan Ekonomi Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/256927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=256927"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/256927\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/256939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=256927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=256927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=256927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}