{"id":259005,"date":"2016-01-15T18:57:45","date_gmt":"2016-01-15T11:57:45","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=259005"},"modified":"2016-01-15T18:57:45","modified_gmt":"2016-01-15T11:57:45","slug":"perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/","title":{"rendered":"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Pekan lalu pergerakan kurs pound di pasar forex alami kinerja yang buruk, dan mengakhiri perdagangan pekan ini pair GBPUSD sedang berjalan menuju pelemahan mingguan untuk 3 minggu berturut. Ambruknya nilai mata uang kerajaan Inggris ini dipicu beberapa sentimen seperti rencana momerandum Inggris dalam rangka keluar dari Uni Eropa dan juga mundurnya rencana BOE menaikkan suku bunga acuannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian juga dengan\u00a0\u00a0perdagangan hingga sesi Eropa yang hampir berakhir, jurs pound tidak memiliki kekuatan untuk keluar dari tekanan jual yang cukup besar ditengah pasar global tarik dananya dari aset beresiko dan beralih kepada aset safe haven.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekhawatiran pasar global akan kondisi ekonomi dunia yang dipicu buruknya perdagangan pasar keuangan Tiongkok kembali bergulir hari ini bahkan semakin menjadi disaat anjloknya harga minyak mentah ke posisi paling rendah dalam 13 tahun dibawah kisaran US$30 per barel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perdagangan hari sebelumnya pair GBPUSD alami kenaikan yang terbatas setelah BOE menyelesaikan rapat dewan kebijakan awal tahun dalam 2 hari mengumumkan kebijakan moneter yang tidak berubah dari sebelumnya. Pasar melihat\u00a0 hasil pertemuan dewan kebijakan BOE tersebut tidak terlalu dovish.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi pergerakan indeks dollar AS perdagangan sore\u00a0 ini terpantau\u00a0 bertambah anjlok setelah diawal perdagangan dibuka lemah oleh profit taking akhir pekan merespon anjloknya harga minyak mentah diawal perdagangan sesi Asia. Dan malam hari beberapa data ekonomi yang akan dirilis diperkirakan dapat semakin menekan dollar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (11:15:35 GMT) bergerak lemah terhadap dollar AS, setelah dibuka lemah\u00a0 pada 1.4413 \u00a0di awal perdagangan (00.00 GMT), pair GBPUSD turun 73\u00a0pips atau 0,7% dan nilai bergulir berada pada 1,4340.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan besok, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD dapat turun\u00a0 lagi ke kisaran\u00a0 support 1,4322 &#8211; 1,4238. Namun jika terjadi koreksi akan naik\u00a0 ke kisaran 1.4450.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Joel\/VBN\/VMN\/Analyst Vibiz Research Center<br \/>Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekan lalu pergerakan kurs pound di pasar forex alami kinerja yang buruk, dan mengakhiri perdagangan pekan ini pair GBPUSD sedang berjalan menuju pelemahan mingguan untuk 3 minggu berturut. Ambruknya nilai mata uang kerajaan Inggris ini dipicu beberapa sentimen seperti rencana momerandum Inggris dalam rangka keluar dari Uni Eropa dan juga mundurnya rencana BOE menaikkan suku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":11293,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[],"class_list":["post-259005","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pekan lalu pergerakan kurs pound di pasar forex alami kinerja yang buruk, dan mengakhiri perdagangan pekan ini pair GBPUSD sedang berjalan menuju pelemahan mingguan untuk 3 minggu berturut. Ambruknya nilai mata uang kerajaan Inggris ini dipicu beberapa sentimen seperti rencana momerandum Inggris dalam rangka keluar dari Uni Eropa dan juga mundurnya rencana BOE menaikkan suku [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-01-15T11:57:45+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/\",\"name\":\"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2016-01-15T11:57:45+00:00\",\"dateModified\":\"2016-01-15T11:57:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan - Vibiznews.com","og_description":"Pekan lalu pergerakan kurs pound di pasar forex alami kinerja yang buruk, dan mengakhiri perdagangan pekan ini pair GBPUSD sedang berjalan menuju pelemahan mingguan untuk 3 minggu berturut. Ambruknya nilai mata uang kerajaan Inggris ini dipicu beberapa sentimen seperti rencana momerandum Inggris dalam rangka keluar dari Uni Eropa dan juga mundurnya rencana BOE menaikkan suku [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-01-15T11:57:45+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/","name":"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2016-01-15T11:57:45+00:00","dateModified":"2016-01-15T11:57:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/15\/perdagangan-poundsterling-akhir-pekan-mengecewakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perdagangan Poundsterling Akhir Pekan Mengecewakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/259005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=259005"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/259005\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=259005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=259005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=259005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}