{"id":260709,"date":"2016-01-23T18:23:04","date_gmt":"2016-01-23T11:23:04","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=260709"},"modified":"2016-01-23T18:23:04","modified_gmt":"2016-01-23T11:23:04","slug":"indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/","title":{"rendered":"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong pada pekan lalu mencatatkan pelemahan mingguan yang besar dibandingkan indeks-indeks utama kawasan Asia lainnya. Indeks Shanghai mencatatkan penurunan mingguan -2,3%, sebagian besar tertekan pelemahan dollar Hong Kong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada pekan lalu dollar Hong Kong anjlok akibat kekuatiran perlambatan ekonomi global dengan adanya kekuatiran Tiongkok dan anjloknya harga minyak mentah ke level di bawah $ 30 per barel, bahkan menyentuh level di bawah $ 28 per barel, sehingga menimbulkan arus dana keluar pasar Hong Kong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan pada Rabu lalu, dollar Hong Kong mencatatkan pelemahan ke rekor terendah selama lebh dari 8 tahun. Di pasar mata uang, kurs spot dolar Hong Kong turun menjadi 7,8241, terlemah sejak Agustus 2007 ketika krisis subprime AS terjadi. Kontrak forward 12 bulan dolar Hong Kong berada di 7.89, terlemah sejak tahun 1999, menunjukkan beberapa spekulan mata uang. Di bawah sistem mata uang terkait, berlaku sejak tahun 1983, dolar Hong Kong tetap pada 7,8 terhadap dolar AS. Di bawah mandatnya, HKMA akan campur tangan ketika mata uang perdagangan di atas 7,75 batas atau lemah berakhir pada 7.85.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span class=\"hps\">Penekan berikutnya bursa Hong Kong adalah pelemahan harga minyak mentah. Selama<\/span> <span class=\"hps\">perdagangan Asia,<\/span> <span class=\"hps\">West Texas Intermediate<\/span> <span class=\"hps atn\">(<\/span>WTI) <span class=\"hps\">futures turun<\/span> <span class=\"hps\">3,37<\/span> <span class=\"hps\">persen pada<\/span> <span class=\"hps\">$ 27,50<\/span> <span class=\"hps\">per barel<\/span>,<span class=\"hps\">menyentuh<\/span> <span class=\"hps\">level<\/span> <span class=\"hps\">di bawah $<\/span> <span class=\"hps\">28 untuk<\/span> <span class=\"hps\">pertama kalinya sejak<\/span> <span class=\"hps\">tahun 2003.<\/span> Sedangkan harga minyak berjangka Brent <span class=\"hps\">turun<\/span> <span class=\"hps\">2,12<\/span> <span class=\"hps\">persen pada<\/span> <span class=\"hps\">$ 28,14<\/span> <span class=\"hps\">per barel<\/span> <span class=\"hps\">setelah melihat<\/span> <span class=\"hps\">keuntungan<\/span> <span class=\"hps\">marjinal<\/span> <span class=\"hps\">selama<\/span> <span class=\"hps\">sesi AS <\/span><span class=\"hps\">untuk menutup<\/span> <span class=\"hps\">di<\/span> <span class=\"hps\">$ 28,88<\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat anjloknya dollar Hong Kong, bursa Hong Kong tergerus sekitar 1300 poin lebih atau lebih dari 7%. Pelemahan tajam ini tidak dapat terbantu, sekalipun akhirnya di akhir pekan kemarin, bursa Hong Kong mencatatkan hasil positif yang signifikan, dimana akumulasi kenaikan sebesar 900 poin lebih atau sekitar 5%. Sehingga jika diakumulasikan sepanjang minggu ini, indeks Hang Seng merosot lebih dari 2%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan indeks Hang Seng akhir pekan terdorong rallynya bursa global dan kenaikan harga minyak mentah. Juga harapan stimulus ECB dan BOJ mengangkat dollar Hong Kong naik, sehingga membantu penguatan indeks Hang Seng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana pergerakan Indeks Hang Seng untuk minggu depan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak banyak data indikator ekonomi Hong Kong yang akan dirilis pekan depan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Balance of Trade Desember diperkirakan akan semakin negatif. Diperkirakan akan berada pada posisi H$-34.9 miliar, turun dari hasil sebelumnya pada H$-33.1 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Exports (YoY) Desember diperkirakan akan berada pada posisi -2%, naik dari hasil sebelumnya pada -3.5%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Imports (YoY) Desember diperkirakan akan berada pada posisi -6.7%, naik dari hasil sebelumnya pada -8.1%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam perkembangan ekonomi, <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"\u201cGrowth rate will be worse than last year,\u201d KC\">KC <\/span><span title=\"Chan, Hong Kong's secretary for financial services and the treasury, said in an interview with Commercial Radio Hong Kong on Saturday.\">Chan, Sekretaris Hong Kong untuk jasa keuangan dan perbendaharaan menyatakan <\/span><\/span><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"Hong Kong is expected to grow at a slower pace this year than in 2015 as the city's economy is constrained by difficulties in its exports sector and lower spending by visiting tourists, according to the city's top financial services official.\n\n\">Hong Kong diperkirakan akan tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat tahun ini dibandingkan tahun 2015 karena ekonomi kota dibatasi oleh kesulitan dalam sektor ekspor dan belanja yang lebih dari kunjungan wisatawan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Analyst Vibiz Research memperkirakan indeks Hang Seng masih berpotensi melemah terbatas mengingat belum adanya data fundamental yang kuat dan stimulus yang kuat yang dapat menguatkan ekonomi Hong Kong. Potensi pelemahan dollar Hong Kong, kekuatiran ekonomi Tiongkok dan pelemahan harga minyak mentah menjadi sentimen negatif yang dapat melemahkan bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng pekan ini diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 18.020-17.093 dan kisaran Resistance 20.088-21.015.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Freddy\/VMN\/VBN\/Analyst Vibiz Research Center<\/em><\/span><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong pada pekan lalu mencatatkan pelemahan mingguan yang besar dibandingkan indeks-indeks utama kawasan Asia lainnya. Indeks Shanghai mencatatkan penurunan mingguan -2,3%, sebagian besar tertekan pelemahan dollar Hong Kong. Pada pekan lalu dollar Hong Kong anjlok akibat kekuatiran perlambatan ekonomi global dengan adanya kekuatiran Tiongkok dan anjloknya harga minyak mentah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":116452,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[23,225],"tags":[43,45],"class_list":["post-260709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-index-options","category-weekly-review","tag-bursa-hong-kong","tag-indeks-hang-seng"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong pada pekan lalu mencatatkan pelemahan mingguan yang besar dibandingkan indeks-indeks utama kawasan Asia lainnya. Indeks Shanghai mencatatkan penurunan mingguan -2,3%, sebagian besar tertekan pelemahan dollar Hong Kong. Pada pekan lalu dollar Hong Kong anjlok akibat kekuatiran perlambatan ekonomi global dengan adanya kekuatiran Tiongkok dan anjloknya harga minyak mentah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-01-23T11:23:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/\",\"name\":\"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg\",\"datePublished\":\"2016-01-23T11:23:04+00:00\",\"dateModified\":\"2016-01-23T11:23:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai - Vibiznews.com","og_description":"Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong pada pekan lalu mencatatkan pelemahan mingguan yang besar dibandingkan indeks-indeks utama kawasan Asia lainnya. Indeks Shanghai mencatatkan penurunan mingguan -2,3%, sebagian besar tertekan pelemahan dollar Hong Kong. Pada pekan lalu dollar Hong Kong anjlok akibat kekuatiran perlambatan ekonomi global dengan adanya kekuatiran Tiongkok dan anjloknya harga minyak mentah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-01-23T11:23:04+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/","name":"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg","datePublished":"2016-01-23T11:23:04+00:00","dateModified":"2016-01-23T11:23:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/hangseng-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/01\/23\/indeks-hang-seng-mingguan-merosot-lebih-2-pelemahan-dollar-hk-perlu-diwaspadai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indeks Hang Seng Mingguan Merosot Lebih 2%; Pelemahan Dollar HK Perlu Diwaspadai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=260709"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260709\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=260709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=260709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=260709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}