{"id":264367,"date":"2016-02-10T09:30:13","date_gmt":"2016-02-10T02:30:13","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=264367"},"modified":"2016-02-10T09:30:13","modified_gmt":"2016-02-10T02:30:13","slug":"bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/","title":{"rendered":"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Asian markets were under pressure on Wednesday morning, following a relatively flat finish on Wall Street overnight.\n\n\">Bursa Asia hari Rabu pagi ini (10\/02), melanjutkan pelemahan mengikuti pelemahan di Bursa Wall Street semalam.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Down Under, the S&amp;P\/ASX 200 lost 1.31 percent, extended Tuesday's 2.88 percent drop, with the market weighed by the energy, materialsand financial sectors, which were down 1.97, 1.87, and 1.05 respectively.\n\n\">Indeks ASX 200 turun 1,31 persen, memperpanjang penurunan 2,88 persen Selasa, tertekan pelemahan sektor energi, material dan keuangan, yang masing-masing turun 1,97, 1,87, dan 1,05 persen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"In Japan, the Nikkei 225 initially halted its losing run to open 0.38 percent higher, but quickly erased gains to trade down 1.13 percent.\">Di Jepang, Indeks Nikkei 225 awalnya dibuka 0,38 persen lebih tinggi, tapi dengan cepat terhapus keuntungan untuk perdagangan turun 1,13 persen. <\/span><span title=\"Yesterday, the index plunged 5.4 percent to close at 16,085.44, falling for five of the past six sessions.\n\n\">Kemarin, indeks jatuh 5,4 persen ditutup pada 16,085.44, jatuh untuk lima dari enam sesi terakhir.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Markets in Singapore and Malaysia re-open today after being shut Monday and Tuesday for the Lunar New Year holidays.\">Sedangkan pasar di Singapura dan Malaysia dibuka kembali hari ini setelah ditutup hari Senin dan Selasa untuk liburan Tahun Baru Imlek. Sedangkan pasar <\/span><span title=\"Hong Kong and South Korea will resume trading on Thursday.\">Hong Kong dan Korea Selatan akan melanjutkan perdagangan pada hari Kamis. <\/span><span title=\"Mainland Chinese markets and Taiwan will be closed for the week.\n\n\">Pasar Tiongkok dan Taiwan akan ditutup selama seminggu.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\">Indeks <span title=\"NIKKEI \tNikkei 225 Index \t15938.73\n\">Nikkei 225 terpantau berada pada posisi 15.938,73, turun <\/span><span title=\"\t-146.71 \t-0.91%\n\">-146,71 poin atau -0,91%<br \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\">Indeks <span title=\"ASX 200 \tS&amp;P\/ASX 200 \t4776.30\n\">ASX 200 S &amp; P berada pada posisi 4.776,30, turun <\/span><span title=\"\t-55.78 \t-1.15%\n\">-55,78 poin atau -1,15%<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Kathy Lien, managing director of FX Strategy for BK Asset Management said in a note on Wednesday that many investors were wondering if the Bank of Japan (BOJ) would intervene to halt the slide in the yen.\">Kathy Lien, direktur Strategy FX untuk BK Asset Management mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Rabu bahwa banyak investor yang bertanya-tanya apakah Bank of Japan (BOJ) akan melakukan intervensi untuk menghentikan pelemahan dalam yen. <\/span><span title=\"The dollar-yen pair has fallen 700 pips in the past seven trading days and Lien said that was not because the market was optimistic on Japan's economy.\n\n\">Pasangan dolar-yen telah jatuh 700 pips dalam tujuh hari terakhir perdagangan dan Lien mengatakan bahwa itu bukan karena pasar optimis terhadap perekonomian Jepang.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"A stronger yen hurts corporate profitability, which in turn hurts the Japanese economy, Lien said.\n\n\">Penguatan yen menekan profitabilitas perusahaan, yang pada gilirannya merugikan ekonomi Jepang. <\/span><span title=\"On Wednesday, the pair traded 0.14 percent lower at 114.97 after market open.\">Pada hari Rabu, pasangan ini diperdagangkan 0,14 persen lebih rendah pada 114,97 setelah pasar dibuka. Saham <\/span><span title=\"Major exporters including Toyota, Nissan, Honda and Sony traded mixed, between down 1.06 percent and up 1.17 percent.\n\">eksportir utama termasuk Toyota, Nissan, Honda dan Sony diperdagangkan bervariasi, antara turun 1,06 persen dan naik 1,17 persen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Major exporters including Toyota, Nissan, Honda and Sony traded mixed, between down 1.06 percent and up 1.17 percent.\n\"><span title=\"In Japan, banking stocks continued their downward slide, with shares of Mitsubishi UFJ down 3.71 percent, SMFG down 2.06 percent and Mizuho Financial shedding 1.82 percent, as concerns remain over their profitability in a negative interest rate environment.\n\n\">Di Jepang, saham perbankan terus melemah, dengan saham Mitsubishi UFJ turun 3,71 persen, saham SMFG turun 2,06 persen dan saham Mizuho Financial turun 1,82 persen, karena kekhawatiran tetap atas profitabilitas mereka di lingkungan suku bunga negatif.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Banking stocks in Australia were swept up in the banking sell-off in Europe and the U.S., with Australia's so-called Big Four banks - NAB, Commonwealth Bank of Australia, ANZ and Westpac - trading mixed between down 2.41 and up 0.22 percent.\n\n\">Demikian juga saham perbankan di Australia terpengaruh pelemahan bursa di Eropa dan AS, dengan apa yang disebut Big Four bank Australia &#8211; NAB, Commonwealth Bank of Australia, ANZ dan Westpac &#8211; perdagangan mixed antara turun 2,41 dan naik 0,22 persen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Leading the pack was CBA, which traded up as much as 2.62 percent before retracing most of the gains;\">Sementara saham CBA, yang diperdagangkan naik sebanyak 2,62 persen sebelum menapak sebagian besar keuntungan; <\/span><span title=\"the company reported a 4 percent gain in fiscal first-half cash profit, in line with expectations.\">perusahaan melaporkan keuntungan 4 persen pada laba semester pertama kas fiskal, sesuai dengan harapan. K<\/span><span title=\"Cash profit for six months ended December 31 rose to A$4.80 billion ($3.39 billion) compared with A$4.62 billion a year earlier.\n\n\">euntungan kas untuk enam bulan yang berakhir 31 Desember naik menjadi A $ 4,80 miliar ($ 3,39 miliar) dibandingkan dengan A $ 4,62 miliar tahun sebelumnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Oil prices were up in Asian trading hours, with U.S. crude futures gaining 1.79 percent to $28.43 a barrel, after dropping 4.18 percent during U.S. hours.\">Sedangkan harga minyak mentah naik di perdagangan Asia, dengan minyak mentah berjangka AS naik 1,79 persen ke $ 28,43 per barel, setelah turun 4,18 persen pada jam AS. Harga minyak mentah <\/span><span title=\"Global benchmark Brent, which had not yet began trading, fell $2.04, or 6.17 percent, to $30.85 during overnight trade.\n\n\">patokan global Brent, yang belum mulai diperdagangkan, turun US $ 2.04, atau 6.17 persen, ke $ 30,85 pada perdagangan semalam.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Energy plays across Asia traded mixed, with Santos down 4.41 percent, Woodside Petroleum dropping 2.17 percent and Inpex shedding 0.24 percent.\">Saham energi di seluruh Asia diperdagangkan mixed, dengan saham Santos turun 4,41 persen, saham Woodside Petroleum turun 2,17 persen di bursa Australia. Sedangkan di Jepang, saham Inpex turun 0,24 persen, dan saham <\/span><span title=\"Tokyo-based Cosmo Energy was up 8.52 percent.\n\n\">Cosmo Energy naik 8,52 persen.<br \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Asia masih berpotensi melemah terbatas dengan tekanan pada saham-saham perbankan. Penguatan Yen dengan pelemahan dollar AS juga masih menjadi potensi pelemahan bursa Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Freddy\/VBN\/VMN\/Analyst Vibiz Research Center<\/em><\/span><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em> Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bursa Asia hari Rabu pagi ini (10\/02), melanjutkan pelemahan mengikuti pelemahan di Bursa Wall Street semalam. Indeks ASX 200 turun 1,31 persen, memperpanjang penurunan 2,88 persen Selasa, tertekan pelemahan sektor energi, material dan keuangan, yang masing-masing turun 1,97, 1,87, dan 1,05 persen. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 awalnya dibuka 0,38 persen lebih tinggi, tapi dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":121733,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[2271,1475,35],"class_list":["post-264367","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-index-options","tag-bursa-asia","tag-indeks-asx-200","tag-indeks-nikkei"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bursa Asia hari Rabu pagi ini (10\/02), melanjutkan pelemahan mengikuti pelemahan di Bursa Wall Street semalam. Indeks ASX 200 turun 1,31 persen, memperpanjang penurunan 2,88 persen Selasa, tertekan pelemahan sektor energi, material dan keuangan, yang masing-masing turun 1,97, 1,87, dan 1,05 persen. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 awalnya dibuka 0,38 persen lebih tinggi, tapi dengan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-02-10T02:30:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/\",\"name\":\"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg\",\"datePublished\":\"2016-02-10T02:30:13+00:00\",\"dateModified\":\"2016-02-10T02:30:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan - Vibiznews.com","og_description":"Bursa Asia hari Rabu pagi ini (10\/02), melanjutkan pelemahan mengikuti pelemahan di Bursa Wall Street semalam. Indeks ASX 200 turun 1,31 persen, memperpanjang penurunan 2,88 persen Selasa, tertekan pelemahan sektor energi, material dan keuangan, yang masing-masing turun 1,97, 1,87, dan 1,05 persen. Di Jepang, Indeks Nikkei 225 awalnya dibuka 0,38 persen lebih tinggi, tapi dengan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-02-10T02:30:13+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/","name":"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg","datePublished":"2016-02-10T02:30:13+00:00","dateModified":"2016-02-10T02:30:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/asia-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/10\/bursa-asia-dibuka-melemah-saham-perbankan-masih-tertekan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bursa Asia Dibuka Melemah, Saham Perbankan Masih Tertekan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/264367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=264367"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/264367\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=264367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=264367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=264367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}