{"id":265261,"date":"2016-02-15T08:32:37","date_gmt":"2016-02-15T01:32:37","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=265261"},"modified":"2016-02-15T08:32:37","modified_gmt":"2016-02-15T01:32:37","slug":"indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/","title":{"rendered":"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan awal pekan Senin (15\/02) dibuka rebound, membalas anjlok hari Jumat kemarin, terpantau membukukan kenaikan 633,82 poin atau 4,24 <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"The Nikkei 225 was back in positive territory, up 334 points, or 1.8 percent, at 18,899, with financial sectors seeing the biggest gains in morning trade.\n\n\"><span title=\"The Nikkei 225 was up 421 points, or 2.21 percent, at 19,471 with most sectors trading in the green.\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The benchmark is on track to lose 4.5% in December, having closed above 20000 at the beginning of the month.\n\n\"><span title=\"The Japanese market traded down, with the benchmark Nikkei 225 shaving off 70 points, or 0.37 percent, to 18,803.\n\n\"><span title=\"The Japanese market maintained its momentum as the benchmark Nikkei 225 index looks set for its fourth consecutive year of higher gains in 2015. The index was up 95 points, or 0.5 percent, at 19,081 with majority of the sectors in the green.\n\n\"><span title=\"In Japan and South Korea, markets traded mixed with the Nikkei 225 down 0.27 percent at 18,400.27 and the Kospi flat at 1,920.36.\n\n\">persen di <\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span><\/span>15,586.43. Penguatan indeks Nikkei terdorong pelemahan Yen dan kinerja positif saham perbankan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lihat :<a title=\"Penguatan Yen dan Kebijakan Suku Bunga Negatif Menekan Akhir Bursa Jepang\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2016\/02\/10\/penguatan-yen-dan-kebijakan-suku-bunga-negatif-menekan-akhir-bursa-jepang\/\" rel=\"bookmark\">Bursa Jepang Akhir Pekan Anjlok, Kebijakan Suku Bunga Negatif Belum Berhasil<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pagi ini dirilis hasil pertumbuhan ekonomi tiga bulan terakhir 2015, dimana <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Japan\u2019s economy contracted in the final three months of 2015 as the nation struggles to break free of a cycle of expansion and contraction despite more than three years of the Abenomics program.\n\n\">ekonomi Jepang berkontraksi dalam tiga bulan terakhir tahun 2015. <\/span><span title=\"Gross domestic product shrank an annualized 1.4 percent in the three months ended Dec. 31, following a revised 1.3 percent gain in the third quarter, the Cabinet Office said on Monday in Tokyo.\">Produk domestik bruto turun negatif 1,4 persen secara tahunan dalam tiga bulan yang berakhir 31 Desember, turun jauh dari kenaikan revisi 1,3 persen pada kuartal ketiga, demikian rilis dari Kantor Kabinet Jepang pada hari Senin (15\/02) di Tokyo. <\/span><span title=\"The median estimate of 33 economists surveyed by Bloomberg News was for a 0.8 percent decline.\n\n\">Estimasi median dari 33 ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah penurunan 0,8 persen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil buruk pertumbuhan ekonomi ini melemahkan kurs Yen terhadap dollar AS. <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Major exporters such as Toyota, Nissan, and Honda gained between 5.10 and 5.73 percent on the back of a stronger dollar-yen pair, which was up 0.29 percent at 113.51.\">Pasangan dolar-yen, yang naik 0,29 persen pada 113,51. <\/span><span title=\"Last week, it fell as low as the 111-mark.\">Pekan lalu, jatuh serendah pada 111. <\/span><span title=\"A weaker yen is a positive for exporters as this increases their overseas revenue when converted into local currency.\n\n\">Pelemahan yen adalah positif bagi eksportir karena hal ini meningkatkan pendapatan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Major exporters such as Toyota, Nissan, and Honda gained between 5.10 and 5.73 percent on the back of a stronger dollar-yen pair, which was up 0.29 percent at 113.51.\">Pada awal perdagangan saham hari ini, saham-saham eksportir utama bukukan kenaikan. Saham Toyota, Nissan, dan Honda naik antara 5,10 persen hingga 5,73 persen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Japanese banks, which have seen heavy sell-off since the Bank of Japan's surprise decision to introduce negative interest rates toward the end of January, rallied with Mitsubishi UFJ up 6.74 percent, SMFG gaining 6.77 percent, Mizuho Financial up 6.06 percent, and Nomura up\">Saham-saham perbankan Jepang, yang telah turun tajam sejak keputusan mengejutkan Bank of Japan untuk memperkenalkan suku bunga negatif pada akhir Januari, rally dengan saham Mitsubishi UFJ naik 6,74 persen, saham SMFG naik 6,77 persen, saham Mizuho Financial naik 6,06 persen, dan saham Nomura naik <\/span><span title=\"7.64 percent.\n\n\">7.64 persen.<br \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Japanese stocks rallied across the board after Kozo Yamamoto, a key Abe ally, suggested on Friday that Prime Minister Shinzo Abe needed to hold an emergency economic summit to discuss measures to address a global growth slowdown as well as market turbulence.\n\n\">Saham Jepang menguat di seluruh papan setelah Kozo Yamamoto, seorang sekutu utama Abe, menyarakan pada hari Jumat bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe perlu mengadakan pertemuan puncak ekonomi darurat untuk membahas langkah-langkah untuk mengatasi perlambatan pertumbuhan global serta gejolak pasar.<br \/><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau melonjak 740 poin atau 5%% pada 15,540, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 14,800.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Siang nanti akan dirilis data Industrial Production Final secara bulanan dan secara tahunan, yang diperkirakan turun dari hasil sebelumnya. Jika hasil buruk ini terealisir akan semakin menekan Yen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini, indeks diperkirakan masih berpotensi menguat terbatas merespon potensi pelemahan Yen dengan buruknya data ekonomi Jepang. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,257-14,940, dan kisaran Resistance 15,891-16,348.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Freddy\/VMN\/VBN\/Analyst Vibiz Research Center<br \/>Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan awal pekan Senin (15\/02) dibuka rebound, membalas anjlok hari Jumat kemarin, terpantau membukukan kenaikan 633,82 poin atau 4,24 persen di 15,586.43. Penguatan indeks Nikkei terdorong pelemahan Yen dan kinerja positif saham perbankan. Lihat :Bursa Jepang Akhir Pekan Anjlok, Kebijakan Suku Bunga Negatif Belum Berhasil Pagi ini dirilis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":226023,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[31,33,35],"class_list":["post-265261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-index-options","tag-bursa-jepang","tag-bursa-tokyo","tag-indeks-nikkei"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan awal pekan Senin (15\/02) dibuka rebound, membalas anjlok hari Jumat kemarin, terpantau membukukan kenaikan 633,82 poin atau 4,24 persen di 15,586.43. Penguatan indeks Nikkei terdorong pelemahan Yen dan kinerja positif saham perbankan. Lihat :Bursa Jepang Akhir Pekan Anjlok, Kebijakan Suku Bunga Negatif Belum Berhasil Pagi ini dirilis [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-02-15T01:32:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"837\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"551\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/\",\"name\":\"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png\",\"datePublished\":\"2016-02-15T01:32:37+00:00\",\"dateModified\":\"2016-02-15T01:32:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png\",\"width\":837,\"height\":551,\"caption\":\"indeks nikkei\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan - Vibiznews.com","og_description":"Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan awal pekan Senin (15\/02) dibuka rebound, membalas anjlok hari Jumat kemarin, terpantau membukukan kenaikan 633,82 poin atau 4,24 persen di 15,586.43. Penguatan indeks Nikkei terdorong pelemahan Yen dan kinerja positif saham perbankan. Lihat :Bursa Jepang Akhir Pekan Anjlok, Kebijakan Suku Bunga Negatif Belum Berhasil Pagi ini dirilis [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-02-15T01:32:37+00:00","og_image":[{"width":837,"height":551,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/","name":"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png","datePublished":"2016-02-15T01:32:37+00:00","dateModified":"2016-02-15T01:32:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/nikkei-berjangka-1.png","width":837,"height":551,"caption":"indeks nikkei"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/02\/15\/indeks-nikkei-awal-pekan-dibuka-positif-terpicu-pelemahan-yen-dan-kenaikan-saham-perbankan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indeks Nikkei Awal Pekan Dibuka Positif Terpicu Pelemahan Yen dan Kenaikan Saham Perbankan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=265261"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/265261\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/226023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=265261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=265261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=265261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}