{"id":271437,"date":"2016-03-14T13:30:28","date_gmt":"2016-03-14T06:30:28","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=271437"},"modified":"2016-03-14T13:30:28","modified_gmt":"2016-03-14T06:30:28","slug":"harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/","title":{"rendered":"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Oil prices were stable in early trading on Monday, with global oversupply and slowing economic growth weighing on markets but prospects of falling production lending crude some support.\n\n\">Harga minyak stabil pada awal perdagangan Senin (14\/03), dengan kelebihan pasokan global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi membebani pasar.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures were trading at $38.36 per barrel at 0055 GMT, down 14 cents from their last settlement, but international benchmark Brent futures were up 3 cents at $40.42 a barrel.\n\n\">Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"U.S. crude futures were trading at $38.41 per barrel at 0239 GMT, down 10 cents from their last settlement.\n\n\">$ 38,41 per barel pada 0239 GMT, turun 10 sen dari posisi terakhir<\/span><\/span>, tapi harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent naik <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"But international Brent futures were up 6 cents at $40.45 a barrel.\n\n\">6 sen menjadi $ 40,45 per barel<\/span><\/span>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lihat : <a href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-akhir-pekan-terangkat-pernyataan-eia-mingguan-naik-7\/\" target=\"_blank\">Harga Minyak Mentah Akhir Pekan Terangkat Pernyataan EIA; Mingguan Naik 7%<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Morgan Stanley said that oil prices had likely bottomed out, but warned that a slowdown in economic growth and high production would prevent sharp rises.\n\n\">Morgan Stanley mengatakan bahwa harga minyak telah cenderung melewati titik terendah, namun memperingatkan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi dan produksi yang tinggi akan mencegah kenaikan tajam.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"&quot;Oil prices now seem to have bottomed, even though they are likely to stay subdued for the rest of this year before starting to move higher in 2017,&quot; the U.S. bank said.\n\n\n\n\">&#8220;Harga minyak sekarang tampaknya telah melewati titik terendah, meskipun mereka cenderung tinggal turun untuk sisa tahun ini sebelum mulai bergerak lebih tinggi pada 2017,&#8221; kata bank AS tersebut.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Morgan Stanley also said that cheap oil had not provided the economic boost to growth that many had hoped for.\n\n\">Morgan Stanley juga mengatakan bahwa minyak murah tidak memberikan dorongan ekonomi untuk pertumbuhan bahwa banyak harapkan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"&quot;When oil prices are falling below production costs, the income gains for consumers will be smaller than the costs to producers and falling oil prices become a negative-sum game,&quot; it said.\n\n\">&#8220;Ketika harga minyak jatuh di bawah biaya produksi, keuntungan pendapatan bagi konsumen akan lebih kecil dari biaya untuk produsen dan penurunan harga minyak menjadi negatif,&#8221; katanya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"An oilfield worker fills his truck with water at a filling station before heading to a drilling site in the Permian Basin oil field on January 20, 2016 in the oil town of Andrews, Texas.\n\">Setelah kekalahan harga 70 persen antara pertengahan 2014 dan awal 2016, pasar minyak berfluktuasi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"An oilfield worker fills his truck with water at a filling station before heading to a drilling site in the Permian Basin oil field on January 20, 2016 in the oil town of Andrews, Texas.\n\">Badan Energi Internasional (IEA) pada Jumat mengatakan bahwa harga minyak telah cenderung terpuruk karena penurunan produksi di Amerika Serikat dan produsen lain di luar Timur Tengah yang didominasi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"Yet others warn that global overproduction - which sees over 1 million barrels of crude produced in excess of demand every day, leaving storage tanks filled to the rims with unsold fuel - will pull prices back down again just as it happened after a short rally in early\">Namun peringatan lain menyatakan bahwa kelebihan global yang melihat lebih dari 1 juta barel minyak mentah yang diproduksi lebih dari permintaan setiap hari, meninggalkan tangki penyimpanan diisi dengan bahan bakar yang tidak terjual, akan menarik harga kembali turun lagi seperti itu terjadi setelah rally singkat pada awal <\/span><span title=\"2015.\n\n\">2015.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span title=\"In parallel to the IEA's announcement of recovering markets, Goldman Sachs said that the recent crude price rally was premature and that prices could fall sharply in coming weeks, pulled down by record U.S. inventory builds.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\">Dalam sejajar dengan pengumuman IEA memulihkan pasar, Goldman Sachs mengatakan bahwa baru-baru ini reli harga minyak mentah adalah prematur dan bahwa harga bisa jatuh tajam dalam beberapa pekan mendatang, ditarik ke bawah oleh catatan persediaan AS yang meningkat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"So far, demand in core markets like China remains strong.\n\n\">Sejauh ini, permintaan di pasar utama seperti Tiongkok tetap kuat. <\/span><span title=\"China's January-February refinery throughput rose 4.6 percent compared to the same period a year earlier to 87.08 million tonnes (10.59 million barrels per day), official data showed on Saturday.\n\n\">Pengilangan minyak Januari-Februari Tiongkok naik 4,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 87.080.000 ton (10.590.000 barel per hari), data resmi menunjukkan pada hari Sabtu. <\/span><span title=\"The data release came shortly after China reported record daily crude imports of 8 million barrels per day.\n\n\">Rilis data muncul tak lama setelah Tiongkok melaporkan rekor impor minyak mentah setiap hari dari 8 juta barel per hari.<br \/><\/span><\/span><\/p>\n<div dir=\"ltr\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selajutnya berpotensi melemah dengan sentimen negatif kekenyangan global. Namun bisa menguat jika ada sentimen positif kemajuan dalam kesepakatan pembekuan produksi. Harga minyak diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 38,00-$ 37,50, namun jika harga naik akan menembus kisaran Resistance $ 39,00-$ 39,50.<\/p>\n<p><em><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\">Freddy\/VMN\/VBN\/Analyst Vibiz Research Center<\/span><\/em><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga minyak stabil pada awal perdagangan Senin (14\/03), dengan kelebihan pasokan global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi membebani pasar. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 38,41 per barel pada 0239 GMT, turun 10 sen dari posisi terakhir, tapi harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent naik 6 sen menjadi $ 40,45 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[1693,1695],"class_list":["post-271437","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-commodity","tag-harga-minyak-mentah-brent","tag-harga-minyak-mentah-wti"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Harga minyak stabil pada awal perdagangan Senin (14\/03), dengan kelebihan pasokan global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi membebani pasar. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 38,41 per barel pada 0239 GMT, turun 10 sen dari posisi terakhir, tapi harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent naik 6 sen menjadi $ 40,45 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-03-14T06:30:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Gas-and-Oil-Iran-Wiki-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/\",\"name\":\"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-03-14T06:30:28+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-14T06:30:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam - Vibiznews.com","og_description":"Harga minyak stabil pada awal perdagangan Senin (14\/03), dengan kelebihan pasokan global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi membebani pasar. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada $ 38,41 per barel pada 0239 GMT, turun 10 sen dari posisi terakhir, tapi harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent naik 6 sen menjadi $ 40,45 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-03-14T06:30:28+00:00","og_image":[{"width":750,"height":450,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/Gas-and-Oil-Iran-Wiki-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/","name":"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"datePublished":"2016-03-14T06:30:28+00:00","dateModified":"2016-03-14T06:30:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/14\/harga-minyak-mentah-stabil-kekenyangan-global-masih-mengancam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Harga Minyak Mentah Stabil; Kekenyangan Global Masih Mengancam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/271437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=271437"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/271437\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=271437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=271437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=271437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}