{"id":274585,"date":"2016-03-29T13:42:55","date_gmt":"2016-03-29T06:42:55","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=274585"},"modified":"2016-03-29T13:42:55","modified_gmt":"2016-03-29T06:42:55","slug":"pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/","title":{"rendered":"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"U.S. consumer spending barely rose in February and inflation retreated, suggesting the Federal Reserve could remain cautious about raising interest rates this year even as the labor market rapidly tightens.\n\n\">Belanja konsumen AS hampir tidak naik pada bulan Februari dan inflasi mundur, menunjukkan Federal Reserve tetap berhati-hati untuk menaikkan suku bunga tahun ini bahkan sebagai pasar tenaga kerja kuat.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Monday's report from the Commerce Department also showed consumer spending in January was not as strong as previously reported.\">Laporan Senin dari Departemen Perdagangan juga menunjukkan belanja konsumen pada bulan Januari tidak sekuat seperti yang dilaporkan sebelumnya. <\/span><span title=\"That, together with other data showing a widening in the goods trade deficit in February, indicated economic growth remained sluggish in the first quarter.\n\n\">Bersama-sama dengan data lain yang menunjukkan pelebaran defisit perdagangan barang pada bulan Februari, menunjukkan pertumbuhan ekonomi masih lesu pada kuartal pertama.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Consumer spending edged up 0.1 percent as households cut back on goods purchases after a downwardly revised 0.1 percent gain in January.\">Belanja konsumen naik 0,1 persen karena rumah tangga mengurangi pembelian barang setelah naik direvisi turun 0,1 persen pada Januari. <\/span><span title=\"Consumer spending, which accounts for more than two-thirds of U.S. economic activity, was previously reported to have increased 0.5 percent in January.\n\n\">Belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua-pertiga dari kegiatan ekonomi AS, itu sebelumnya dilaporkan telah meningkat 0,5 persen pada Januari.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lihat : <a title=\"Ekonomi AS Q4-2015 Tumbuh 1,4% Didukung Belanja Konsumen\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2016\/03\/25\/ekonomi-as-q4-2105-tumbuh-14-didukung-belanja-konsumen\/\" rel=\"bookmark\">Ekonomi AS Q4-2015 Tumbuh 1,4% Didukung Belanja Konsumen<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"When adjusted for inflation, consumer spending rose 0.2 percent.\">Ketika disesuaikan dengan inflasi, belanja konsumen naik 0,2 persen. <\/span><span title=\"Inflation-adjusted consumer spending for January was revised down to show it unchanged rather than the 0.4 percent rise that was previously reported.\n\n\">Belanja konsumen disesuaikan dengan inflasi untuk Januari direvisi turun untuk menunjukkan hal itu tidak berubah dibandingkan kenaikan 0,4 persen yang dilaporkan sebelumnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Given labor market strength and cheap gasoline, economists speculated that consumption had been hampered by a massive stock market sell-off at the start of the year which eroded consumer confidence.\n\n\">Mengingat kekuatan pasar tenaga kerja dan bensin murah, ekonom berspekulasi bahwa konsumsi telah terhambat oleh penurunan besar pasar saham pada awal tahun yang mengikis kepercayaan konsumen.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"In a separate report, the Commerce Department said the advance goods trade deficit widened to $62.9 billion in February from $62.2 billion, rising for a fourth straight month as an increase in exports was offset by a gain in imports.\n\n\">Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan mengatakan defisit perdagangan barang melebar ke $ 62,9 miliar pada bulan Februari dari $ 62,2 miliar, naik untuk bulan keempat berturut-turut sebagai peningkatan ekspor diimbangi oleh keuntungan di impor.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"The government will publish February's trade data, which includes services, on April 5.\n\n\">Pemerintah akan menerbitkan data perdagangan bulan Februari, yang meliputi jasa, pada 5 April.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"In the wake of the consumer spending and trade data, economists slashed their first-quarter gross domestic product growth estimates by as much as half a percentage point to as low as a 0.9 percent annualized rate.\">Dalam memperbaiki belanja konsumen dan data perdagangan, ekonom memangkas perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto kuartal pertama mereka sebanyak setengah persentase poin ke level sebagai tingkat tahunan 0,9 persen. <\/span><span title=\"The economy grew at a 1.4 percent pace in the fourth quarter.\n\">Ekonomi tumbuh pada kecepatan 1,4 persen pada kuartal keempat.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Inflation moderated last month, with a price index for consumer spending dipping 0.1 percent after nudging up 0.1 percent in January.\">Inflasi turun bulan lalu, dengan indeks harga untuk belanja konsumen turun 0,1 persen setelah sempat naik 0,1 persen pada Januari. <\/span><span title=\"In the 12 months through February, the personal consumption expenditures (PCE) price index increased 1.0 percent after rising 1.2 percent in January.\n\n\">Dalam 12 bulan sampai Februari, indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) harga naik 1,0 persen setelah naik 1,2 persen pada Januari.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Excluding food and energy, prices gained 0.1 percent after advancing 0.3 percent in January.\">Termasuk makanan dan energi, harga naik 0,1 persen setelah naik 0,3 persen pada Januari. <\/span><span title=\"In the 12 months through February, the so-called core PCE price index increased 1.7 percent after a similar increase in January.\n\n\">Dalam 12 bulan sampai Februari, yang disebut indeks harga PCE inti meningkat 1,7 persen setelah kenaikan serupa pada bulan Januari.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"The core PCE is the Fed's preferred inflation measure and is running below its 2 percent target.\">Inti PCE adalah disukai Fed sebagai ukuran inflasi dan berjalan di bawah target 2 persen. <\/span><span title=\"The slowdown in the monthly core PCE reading came after Fed Chair Janet Yellen recently expressed skepticism over the sustainability of the gains in core inflation measures.\n\n\">Perlambatan inti PCE dalam pembacaan bulanan datang setelah Ketua Fed Janet Yellen baru-baru ini menyatakan keraguan atas kesinambungan dari keuntungan dalam langkah-langkah inflasi inti.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lihat : <a title=\"Keuntungan Perusahaan AS Anjlok Tergerus Penguatan Dollar Dan Penurunan Minyak\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2016\/03\/25\/keuntungan-perusahaan-as-anjlok-tergerus-penguatan-dollar-dan-penurunan-minyak\/\" rel=\"bookmark\">Keuntungan Perusahaan AS Anjlok Tergerus Penguatan Dollar Dan Penurunan Minyak<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Yellen told reporters this month &quot;there may be some transitory factors&quot; behind the run-up in prices.\">Yellen mengatakan kepada wartawan bulan ini &#8220;mungkin ada beberapa faktor sementara&#8221; di balik kenaikan harga. <\/span><span title=\"Still, the annual core PCE rate held above the level that central bank policymakers expected it to be by the end of this year.\n\n\">Namun, tingkat PCE inti tahunan yang diadakan di atas tingkat yang pembuat kebijakan bank sentral harapkan untuk terjadi pada akhir tahun ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"The still-soft inflation suggests the U.S. central bank will continue to gradually raise interest rates this year.\">Inflasi masih lembut menunjukkan bank sentral AS akan terus secara bertahap menaikkan suku bunga tahun ini. <\/span><span title=\"New Fed projections published this month showed policymakers expect two quarter-point rate hikes by year-end, half the number seen in December.\n\">Proyeksi baru Fed yang diterbitkan bulan ini menunjukkan pembuat kebijakan mengharapkan dua kenaikan suku bunga seperempat poin pada akhir tahun, setengah jumlah dilihat pada bulan Desember.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"The Fed hiked its benchmark overnight interest rate in December for the first time in nearly a decade.\n\n\">The Fed menaikkan suku bunga acuan pada bulan Desember untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Consumer spending last month was held back by a 0.7 percent drop in purchases of goods.\">Belanja konsumen bulan lalu kembali digelar oleh penurunan 0,7 persen pada pembelian barang. <\/span><span title=\"Spending on services rose 0.4 percent.\n\n\">Pengeluaran untuk jasa naik 0,4 persen.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Personal income rose 0.2 percent after rising 0.5 percent in January.\">Pendapatan pribadi naik 0,2 persen setelah naik 0,5 persen pada Januari. <\/span><span title=\"The slowdown in income growth is likely temporary amid anecdotal evidence that the tightening jobs market, marked by an unemployment rate at an eight-year low of 4.9 percent and growing skills shortages, is driving up wages.\n\n\">Perlambatan pertumbuhan pendapatan kemungkinan sementara di tengah bukti bahwa adanya pengetatan pasar pekerjaan, ditandai dengan tingkat pengangguran di level terendah delapan tahun pada 4,9 persen dan kurangnya pertumbuhan keterampilan, adalah menaikkan upah.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Households boosted savings to a more than three-year high last month.\">Rumah tangga didorong memiliki tabungan untuk lebih dari tiga tahun bulan lalu. <\/span><span title=\"Higher savings and a firming housing market, which is bolstering household net worth, should support consumer spending this year.\n\n\">Tabungan yang lebih tinggi dan pasar perumahan kuat, yang memperkuat kekayaan bersih rumah tangga, harus mendukung belanja konsumen tahun ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"In a third report, the National Association of Realtors said contracts to buy previously owned homes increased 3.5 percent in February to a seven-month high.\n\n\">Dalam laporan ketiga, National Association of Realtors mengatakan kontrak pembelian rumah yang sebelumnya dimiliki meningkat 3,5 persen pada Februari menjadi tinggi tujuh bulan.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"&quot;As long as income growth remains steady, expect consumers to loosen their purse strings in the coming months,&quot; said Jay Morelock, an economist at FTN Financial in New York.\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\n\"><br \/><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Freddy\/VBN\/VMN\/Analyst Vibiz Research Center<\/em><\/span><br \/><span style=\"font-size: 8pt;\"><em> Editor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belanja konsumen AS hampir tidak naik pada bulan Februari dan inflasi mundur, menunjukkan Federal Reserve tetap berhati-hati untuk menaikkan suku bunga tahun ini bahkan sebagai pasar tenaga kerja kuat. Laporan Senin dari Departemen Perdagangan juga menunjukkan belanja konsumen pada bulan Januari tidak sekuat seperti yang dilaporkan sebelumnya. Bersama-sama dengan data lain yang menunjukkan pelebaran defisit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":144624,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[27,29,17],"tags":[917],"class_list":["post-274585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles-of-the-week","category-economy-business","category-popular_news","tag-pertumbuhan-ekonomi-as"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Belanja konsumen AS hampir tidak naik pada bulan Februari dan inflasi mundur, menunjukkan Federal Reserve tetap berhati-hati untuk menaikkan suku bunga tahun ini bahkan sebagai pasar tenaga kerja kuat. Laporan Senin dari Departemen Perdagangan juga menunjukkan belanja konsumen pada bulan Januari tidak sekuat seperti yang dilaporkan sebelumnya. Bersama-sama dengan data lain yang menunjukkan pelebaran defisit [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-03-29T06:42:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/\",\"name\":\"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg\",\"datePublished\":\"2016-03-29T06:42:55+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-29T06:42:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama - Vibiznews.com","og_description":"Belanja konsumen AS hampir tidak naik pada bulan Februari dan inflasi mundur, menunjukkan Federal Reserve tetap berhati-hati untuk menaikkan suku bunga tahun ini bahkan sebagai pasar tenaga kerja kuat. Laporan Senin dari Departemen Perdagangan juga menunjukkan belanja konsumen pada bulan Januari tidak sekuat seperti yang dilaporkan sebelumnya. Bersama-sama dengan data lain yang menunjukkan pelebaran defisit [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-03-29T06:42:55+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/","name":"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg","datePublished":"2016-03-29T06:42:55+00:00","dateModified":"2016-03-29T06:42:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/amerika-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/03\/29\/pertumbuhan-ekonomi-as-masih-lesu-di-kuartal-pertama\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pertumbuhan Ekonomi AS Masih Lesu Di Kuartal Pertama"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274585","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=274585"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274585\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/144624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=274585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=274585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=274585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}