{"id":290139,"date":"2016-06-13T08:25:15","date_gmt":"2016-06-13T01:25:15","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=290139"},"modified":"2016-06-13T08:25:15","modified_gmt":"2016-06-13T01:25:15","slug":"peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/","title":{"rendered":"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Soaring corporate debt is a serious and worsening problem in China that needs to be tackled quickly if Beijing wants to avoid potential systemic risk to itself and the global economy, a senior International Monetary Fund official warned.\n\n\">Melonjaknya utang perusahaan adalah masalah serius dan memburuk di Tiongkok yang perlu ditangani dengan cepat jika pemerintah Beijing ingin menghindari risiko sistemik potensial untuk dirinya sendiri dan ekonomi global, demikian peringatan pejabat senior Dana Moneter Internasional (IMF).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"While China's total debt of around 225% of gross domestic product isn't particularly high by global standards, its corporate debt at approximately 145% of GDP is high by any measure, the multilateral lending agency said.\n\n\">Sementara total utang Tiongkok dari sekitar 225% dari produk domestik bruto tidak terlalu tinggi dengan standar global, utang korporasi sekitar 145% dari GDP adalah tinggi dengan ukuran apa pun, kata IMF.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"&quot;Mounting corporate debt is a key fault line in the Chinese economy,&quot; David Lipton, the Fund's first deputy managing director, said at a conference in China on Saturday.\">&#8220;Lonjakan utang perusahaan adalah garis kunci kesalahan dalam perekonomian Tiongkok,&#8221; David Lipton, wakil direktur pertama IMF, mengatakan pada konferensi di Tiongkok, Sabtu (11\/06). <\/span><span title=\"&quot;Corporate debt remains a serious\u2014and growing\u2014problem that must be addressed immediately and with a commitment to serious reforms.&quot;\n\n\">&#8220;Utang Perusahaan tetap serius dan tumbuh, ini masalah yang harus segera diatasi dan dengan komitmen melalui reformasi yang serius.&#8221;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"A defining characteristic of China's mounting liability problem is its state-owned enterprises, which by IMF calculations account for around 55% of corporate debt but only produce 22% of economic output.\">Hal utama dari masalah kewajiban Tiongkok adalah perusahaan milik negara, yang oleh IMF dijelaskan bahwa perhitungan untuk sekitar 55% dari utang perusahaan tetapi hanya menghasilkan 22% dari produksi ekonomi. <\/span><span title=\"Last year, SOE profits fell 6.7% year on year while their total revenue fell 5.4%, according to Chinese government data.\n\n\">Tahun lalu, keuntungan BUMN turun 6,7% dari tahun sebelumnya, sementara total pendapatan mereka turun 5,4%, menurut data pemerintah Tiongkok.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"In an environment of slowing economic growth\u2014China's economy grew 6.7% in the first quarter, its slowest pace since the global financial crisis\u2014declining earnings and rising debt undermine the ability of companies to pay suppliers or service their debt, leaving banks holding more nonperforming\">Pertumbuhan ekonomi Tiongkok melambat, tumbuh 6,7% pada kuartal pertama, laju paling lambat sejak krisis keuangan, dengan menurunnya pendapatan dan meningkatnya utang yang melemahkan kemampuan perusahaan untuk membayar pemasok atau penyedia utang mereka, membuat bank global memegang lebih banyak <\/span><span title=\"loans, according to Mr. Lipton.\">pinjaman bermasalah, menurut Lipton. <\/span><span title=\"China's potential level of bad corporate-debt is at a &quot;conservative estimate&quot; equal to around 7% of GDP, the IMF said.\n\n\">Tingkat potensial utang buruk perusahaan Tiongkok adalah pada &#8220;perkiraan konservatif&#8221; sama dengan sekitar 7% dari PDB, kata IMF.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"&quot;The past year's credit boom is just extending the problem,&quot; Mr. Lipton said in a speech at the China Economic Society Conference on Sustainable Development in China and the World in the southern city of Shenzhen.\">&#8220;Booming kredit tahun lalu hanya memperpanjang masalah,&#8221; kata Lipton dalam pidato di the China Economic Society Conference on Sustainable Development in China and the World di selatan kota Shenzhen. <\/span><span title=\"&quot;Already many SOEs are essentially on life support.&quot;\n\n\">&#8220;Sudah banyak dukungan buat BUMN pada umumnya.&#8221;<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Debt-for-equity conversion may play a role in addressing the debt buildup, but banks must have the authority to distinguish between firms worth saving and those that should be allowed to fail, otherwise their equity will have no value, he said.\">Konversi Debt-for-equity mungkin memainkan peran dalam mengatasi penumpukan utang, tetapi bank harus memiliki kewenangan untuk membedakan antara perusahaan yang layak diselamatkan dan yang diperbolehkan untuk gagal, jika tidak ekuitas mereka akan memiliki nilai, katanya. <\/span><span title=\"Any use of public asset-management companies, meanwhile\u2014a vehicle Beijing has used in the past\u2014should ensure they work down bad loans rather than simply warehouse them, he said.\">Setiap penggunaan perusahaan aset manajemen publik, sementara itu-kendaraan Beijing telah digunakan di masa lalu-harus memastikan mereka bekerja menurunkan kredit macet katanya. <\/span><span title=\"Mr. Lipton also questioned Beijing's proposed idea of merging weak and stronger state companies, which he said doesn't solve the problem but instead undermines the better company's profitability.\n\n\">Lipton juga mempertanyakan ide yang diusulkan Beijing penggabungan perusahaan negara yang lemah dan kuat, yang katanya tidak memecahkan masalah melainkan merusak profitabilitas perusahaan yang lebih baik.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"China, which went through a debt crisis at the beginning of this century, could face a similar threat again less than two decades later.\">Tiongkok yang mengalami krisis utang pada awal abad ini, bisa menghadapi ancaman serupa lagi kurang dari dua dekade kemudian. <\/span><span title=\"&quot;If a country doesn't address the governance issues at the heart of a debt problem, then that problem will inevitably recur,&quot; Mr. Lipton said.\">&#8220;Jika suatu negara tidak membahas isu-isu pemerintahan di jantung masalah utang, maka masalah itu mau tidak mau akan terulang,&#8221; kata Lipton. <\/span><span title=\"&quot;The lesson that China needs to internalize, if it is to avoid a repeating cycle of credit growth, indebtedness, and corporate restructuring, is to improve corporate governance,&quot; he added.\n\n\">&#8220;Pelajaran bahwa Tiongkok perlu internalisasi, jika itu adalah untuk menghindari siklus berulang pertumbuhan kredit, utang, dan restrukturisasi perusahaan, adalah untuk meningkatkan tata kelola perusahaan,&#8221; tambahnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"That includes enhanced rule of law, transparent accounting systems, improved implementation and an end to subsidies that favor well-connected players, he added.\n\n\">Hal itu termasuk aturan di tingkatan hukum, sistem akuntansi yang transparan, peningkatan implementasi dan mengakhiri subsidi, tambahnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 8pt;\"><em>Doni\/VBN\/VMN\/Analyst Vibiz Research Center<br \/>\nEditor : Asido Situmorang<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melonjaknya utang perusahaan adalah masalah serius dan memburuk di Tiongkok yang perlu ditangani dengan cepat jika pemerintah Beijing ingin menghindari risiko sistemik potensial untuk dirinya sendiri dan ekonomi global, demikian peringatan pejabat senior Dana Moneter Internasional (IMF). Sementara total utang Tiongkok dari sekitar 225% dari produk domestik bruto tidak terlalu tinggi dengan standar global, utang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":147632,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29,17],"tags":[889,1241],"class_list":["post-290139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-economy-business","category-popular_news","tag-ekonomi-tiongkok","tag-utang-tiongkok"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Melonjaknya utang perusahaan adalah masalah serius dan memburuk di Tiongkok yang perlu ditangani dengan cepat jika pemerintah Beijing ingin menghindari risiko sistemik potensial untuk dirinya sendiri dan ekonomi global, demikian peringatan pejabat senior Dana Moneter Internasional (IMF). Sementara total utang Tiongkok dari sekitar 225% dari produk domestik bruto tidak terlalu tinggi dengan standar global, utang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-06-13T01:25:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/\",\"name\":\"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg\",\"datePublished\":\"2016-06-13T01:25:15+00:00\",\"dateModified\":\"2016-06-13T01:25:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global - Vibiznews.com","og_description":"Melonjaknya utang perusahaan adalah masalah serius dan memburuk di Tiongkok yang perlu ditangani dengan cepat jika pemerintah Beijing ingin menghindari risiko sistemik potensial untuk dirinya sendiri dan ekonomi global, demikian peringatan pejabat senior Dana Moneter Internasional (IMF). Sementara total utang Tiongkok dari sekitar 225% dari produk domestik bruto tidak terlalu tinggi dengan standar global, utang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-06-13T01:25:15+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/","name":"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg","datePublished":"2016-06-13T01:25:15+00:00","dateModified":"2016-06-13T01:25:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/01\/chinaa-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/06\/13\/peringatan-imf-lonjakan-utang-membahayakan-ekonomi-tiongkok-dan-global\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=290139"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290139\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/147632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=290139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=290139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=290139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}