{"id":311887,"date":"2016-09-14T17:24:19","date_gmt":"2016-09-14T10:24:19","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=311887"},"modified":"2016-09-14T17:24:19","modified_gmt":"2016-09-14T10:24:19","slug":"nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/","title":{"rendered":"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The Bank of Japan plans to make its controversial negative interest rate policy the centerpiece of future monetary easing, promising to weigh further cuts as expansions to asset buying near their effective limit.\n\n\">Bank of Japan berencana untuk membuat keputusan kontroversial kebijakan suku bunga negatifnya sebagai inti dari pelonggaran moneter masa depan, menjanjikan untuk menimbang pemotongan lebih lanjut sebagai ekspansi ke pembelian aset, demikian dilansir oleh Nikkei Asian Review, Rabu (14\/09).<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The plan will be included in a comprehensive assessment of its monetary policy to be compiled at a two-day meeting starting Tuesday.\n\n\">Rencananya hal ini akan dimasukkan dalam penilaian yang komprehensif dari kebijakan moneter untuk dikompilasi pada pertemuan dua hari mulai Selasa.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"Some observers had predicted that the bank would use the review as a chance to scrap negative rates in light of objections from the financial sector.\">Beberapa pengamat telah meramalkan bahwa bank akan menggunakan review sebagai kesempatan untuk memperdalam tarif negatif yang menekan sektor keuangan. <\/span><span title=\"With the economy lacking strength and prices facing downward pressure, the BOJ will instead consider taking the minus 0.1% deposit rate further into negative territory.\n\n\">Dengan ekonomi kurang kuat dan harga menghadapi tekanan ke bawah, BOJ malah akan mempertimbangkan untuk mengambil suku bunga deposito negatif 0,1% lebih jauh ke wilayah negatif.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The BOJ policy board is expected to conclude in the review that the economic benefits of the negative rate announced in January outweigh the side effects.\">Dewan kebijakan BOJ diharapkan untuk menyimpulkan dalam review bahwa manfaat ekonomi dari tingkat negatif diumumkan pada bulan Januari lebih besar daripada efek sampingnya. <\/span><span title=\"Gov. Haruhiko Kuroda and his deputy governors are unanimous on this point, and are expected to gain support from the majority of the other policy board members.\n\n\">Gubernur Haruhiko Kuroda dan wakil gubernurnya mendukung secara bulat dalam hal ini, dan diharapkan untuk mendapatkan dukungan dari mayoritas anggota dewan kebijakan lainnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"Any decision to take rates deeper below zero will require careful consideration of the yen's exchange rate and the state of the broader economy.\">Setiap keputusan untuk mengambil tarif yang lebih dalam di bawah nol akan membutuhkan pertimbangan cermat dari nilai tukar yen dan keadaan ekonomi yang lebih luas. <\/span><span title=\"And debate will likely proceed cautiously.\">Dan perdebatan kemungkinan akan dilanjutkan dengan hati-hati. <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The bank will reaffirm its commitment to monitoring the worrisome side effects of negative rates.\">Bank akan menegaskan kembali komitmennya untuk memantau efek samping yang mengkhawatirkan dari tingkat negatif. <\/span><span title=\"Dives in long-term yields have hurt returns for pensions and insurers, and have begun to weigh on consumer sentiment.\n\n\">Pendalaman dalam hasil jangka panjang telah menekan kembali untuk pensiun dan asuransi, dan telah mulai membebani sentimen konsumen.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"As a specific countermeasure, trimming purchases of Japanese government bonds with maturities longer than 25 years will be discussed.\">Sebagai penanggulangan tertentu, pemangkasan pembelian obligasi pemerintah Jepang dengan jangka waktu lebih dari 25 tahun akan dibahas. <\/span><span title=\"This aims to boost ultralong yields, giving financial institutions a better environment for earning returns.\">Ini bertujuan untuk meningkatkan hasil jangka panjang, memberikan lembaga keuangan lingkungan yang lebih baik untuk mendapatkan hasil. <\/span><span title=\"Purchases of shorter-term bonds could be increased to compensate, as some claim overall buying should be kept at the current level of 80 trillion yen ($783 billion) or so per year.\n\n\">Pembelian obligasi jangka pendek dapat ditingkatkan untuk mengimbangi, karena beberapa klaim keseluruhan pembelian harus disimpan pada tingkat saat ini 80 triliun yen ($ 783 miliar) atau lebih per tahun.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The shift to negative interest rates as the core of additional easing comes as decreased bond market liquidity makes pumping cash into the economy with expanded asset purchases more difficult.\">Pergeseran suku bunga negatif sebagai inti dari pelonggaran tambahan datang sebagai penurunan likuiditas pasar obligasi membuat memompa uang tunai ke dalam perekonomian dengan pembelian aset diperluas lebih sulit. <\/span><span title=\"As the prospects of a near-term U.S. interest rate hike retreat, the yen could appreciate, forcing the BOJ to consider more easing.\">Sebagai prospek jangka dekat tingkat kenaikan suku bunga AS mundur, yen bisa naik, memaksa BOJ untuk mempertimbangkan pelonggaran. <\/span><span title=\"Establishing the viability of further interest rate cuts would give the bank more options to draw on when necessary.\n\n\">Menetapkan kelayakan penurunan suku bunga lebih lanjut akan memberikan bank lebih banyak pilihan untuk menarik pada saat diperlukan.<\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"The BOJ will retain its target of 2% price growth, but will consider effectively abandoning a pledge to reach that target in two years.\">BOJ akan mempertahankan target pertumbuhan harga 2%, namun akan mempertimbangkan secara efektif meninggalkan janji untuk mencapai target dalam dua tahun. <\/span><span title=\"Setting a clear time frame for an easing program could be discussed to help demonstrate commitment to continued easing.\n\n\">Menetapkan kerangka waktu yang jelas untuk program pelonggaran bisa dibahas untuk membantu menunjukkan komitmen untuk pelonggaran lanjutan.<\/span><\/span><\/p>\n<p><em>Doni\/ VMN\/VBN\/ Analyst-Vibiz Research Center<\/em><br \/>\n<em>Editor: Asido Situmorang<\/em><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\" tabindex=\"-1\"><span title=\"Even if the BOJ were to label such purchases a fixture of monetary policy, buying those bonds could open Japan up to accusations of exchange-rate tampering from U.S. and European authorities, many at the bank believe.\n\n\">\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bank of Japan berencana untuk membuat keputusan kontroversial kebijakan suku bunga negatifnya sebagai inti dari pelonggaran moneter masa depan, menjanjikan untuk menimbang pemotongan lebih lanjut sebagai ekspansi ke pembelian aset, demikian dilansir oleh Nikkei Asian Review, Rabu (14\/09). Rencananya hal ini akan dimasukkan dalam penilaian yang komprehensif dari kebijakan moneter untuk dikompilasi pada pertemuan dua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29,17],"tags":[1113,731,2197],"class_list":["post-311887","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-economy-business","category-popular_news","tag-boj","tag-gubernur-bank-of-japan-boj-haruhiko-kuroda","tag-suku-bunga-negatif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bank of Japan berencana untuk membuat keputusan kontroversial kebijakan suku bunga negatifnya sebagai inti dari pelonggaran moneter masa depan, menjanjikan untuk menimbang pemotongan lebih lanjut sebagai ekspansi ke pembelian aset, demikian dilansir oleh Nikkei Asian Review, Rabu (14\/09). Rencananya hal ini akan dimasukkan dalam penilaian yang komprehensif dari kebijakan moneter untuk dikompilasi pada pertemuan dua [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-09-14T10:24:19+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Doni\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Doni\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/\",\"name\":\"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-09-14T10:24:19+00:00\",\"dateModified\":\"2016-09-14T10:24:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/939776be4cf5ccf62f5983928b997d4b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/939776be4cf5ccf62f5983928b997d4b\",\"name\":\"Doni\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a45214a423a689ac2997c070ae9ba6c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a45214a423a689ac2997c070ae9ba6c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Doni\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/doni\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif - Vibiznews.com","og_description":"Bank of Japan berencana untuk membuat keputusan kontroversial kebijakan suku bunga negatifnya sebagai inti dari pelonggaran moneter masa depan, menjanjikan untuk menimbang pemotongan lebih lanjut sebagai ekspansi ke pembelian aset, demikian dilansir oleh Nikkei Asian Review, Rabu (14\/09). Rencananya hal ini akan dimasukkan dalam penilaian yang komprehensif dari kebijakan moneter untuk dikompilasi pada pertemuan dua [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2016-09-14T10:24:19+00:00","author":"Doni","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Doni","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/","name":"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"datePublished":"2016-09-14T10:24:19+00:00","dateModified":"2016-09-14T10:24:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/939776be4cf5ccf62f5983928b997d4b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2016\/09\/14\/nikkei-boj-kemungkinan-memperdalam-suku-bunga-negatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nikkei : BOJ Kemungkinan Memperdalam Suku Bunga Negatif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/939776be4cf5ccf62f5983928b997d4b","name":"Doni","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a45214a423a689ac2997c070ae9ba6c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a45214a423a689ac2997c070ae9ba6c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Doni"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/doni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/311887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=311887"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/311887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":311891,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/311887\/revisions\/311891"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=311887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=311887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=311887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}