{"id":410643,"date":"2019-04-26T08:48:57","date_gmt":"2019-04-26T01:48:57","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=410643"},"modified":"2019-04-26T09:51:04","modified_gmt":"2019-04-26T02:51:04","slug":"gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/","title":{"rendered":"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD &#038; Ketidakpastian Brexit"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) GBP\/USD\u00a0 diperdagangkan dibawah 1.2900, pada level terendah sejak bulan Februari. PM Inggris Theresa May berhasil selamat dari usaha untuk menggusurnya dari jabatannya sekarang ini dan mempertimbangkan membawa kesepakatan Brexit ke pemungutan suara pada minggu depan. Pembicaraan lintas partai terhenti. Data ekonomi yang dirilis Amerika Serikat kemarin melampaui daripada yang diperkirakan.<\/p>\n<p>GBP\/USD menyentuh kerendahan 1.2900 pada saat berita ini ditulis, posisi terendah sejak pertengahan bulan Februari. Kekuatan USD tetap menjadi cerita utama di pasar matauang. \u201cGreenback\u201d di dukung oleh pertumbuhan ekonomi yang baik dan oleh bank sentral yang cenderung untuk tidak memangkas suku bunga. Sementara negara-negara maju lainnya tertinggal dibelakang.<\/p>\n<p>Pasar menunggu data ekonomi yang paling penting yaitu rilis pertama GDP AS untuk kuartal pertama yang jatuh tempo pada hari ini. Kemarin, telah didapatkan petunjuk yang kritikal terhadap angka GDP ini dari order \u201cdurable goods\u201d AS, yang menjadi masukan bagi laporan GDP hari ini. Order \u201cdurable goods\u201d AS mengalahkan ekspektasi pasar dengan angka umum sebesar 2.7% dan angka inti sebesar 0.4%.<\/p>\n<p>Menurut laporan resmi, order \u201cdurable goods\u201d naik 2.7% MoM, jauh lebih baik daripada yang diperkirakan kemajuan sebanyak 0.8%. Nondefense Capital Goods Orders ex Aircraft naik 1.3% dibandingkan dengan perkiraan pasar sebesar 0.1%. Meskipun Amerika Serikat merilis klaim pengangguran yang naik 230.000 pada minggu yang berakhir 19 April 19. Angka yang kuat membuat \u201cgreenback\u201d terus terpelihara pada ketinggiannya belakangan ini, walaupun tidak ada lonjakan apa-apa karena dolar AS sebagian besar telah \u201coverbought\u201d.<\/p>\n<p>Di Inggris, pembicaraan Brexit antara pemerintah dengan partai oposisi tidak menghasilkan apapun. Sebagian laporan mengatakan bahwa negosiasi sedang berada pada tepi kehancuran. Partai Buruh menyalahkan partai Konservatif karena menolak setiap kompromi.<\/p>\n<p>PM Theresa May berhasil lolos dari usaha untuk membawa kepada suara ketidak percayaan terhadap dirinya di dalam partainya sendiri. Undang-undang di dalam partai sekarang melindungi dia dari penggantian sampai bulan Desember, hari ulang tahun pertama dari usaha menggusurnya sebelumnya. Meskipun demikian para koleganya mendorong dia untuk menyiapkan tanggal berhentinya dia.<\/p>\n<p>Perdana Menteri Inggris ini dilaporkan sedang mempertimbangkan pemungutan suara berikutnya untuk kesepakatan Brexit pada minggu depan, dibawah framework legal yang baru. Pada saat sekarang ini, dia kemungkinan gagal dalam usahanya yang kemungkinan pembicaraannya akan dikubur oleh partai oposisi.<\/p>\n<p>Di dalam semuanya, dengan tidak adanya kemajuan di dalam Brexit dan kuatnya dolar AS, faktor fundamental menunjuk kepada penurunan lebih jauh dari pasangan matauang ini.<\/p>\n<p>Secara tehnikal, penurunan lebih lanjut dari GBP\/USD akan berhadapan dengan \u201csupport\u201d terdekat di 1.2830 yang apabila berhasil dilewati akan menuju ke 1.2775 yang apabila berhasil ditembus kembali akan menuju ke 1.2675. Sebaliknya apabila berbalik naik, maka pasangan matauang ini akan berhadapan dengan \u201cresistance\u201d yang terdekat di 1.2960 yang apabila berhasil dilewati akan menuju ke 1.3020 yang apabila berhasil ditembus lagi, akan bertemu dengan \u201cresistance\u201d terakhir di 1.3135 yang menahan kenaikan GBP\/USD pada pertengahan bulan April.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) GBP\/USD\u00a0 diperdagangkan dibawah 1.2900, pada level terendah sejak bulan Februari. PM Inggris Theresa May berhasil selamat dari usaha untuk menggusurnya dari jabatannya sekarang ini dan mempertimbangkan membawa kesepakatan Brexit ke pemungutan suara pada minggu depan. Pembicaraan lintas partai terhenti. Data ekonomi yang dirilis Amerika Serikat kemarin melampaui daripada yang diperkirakan. GBP\/USD menyentuh kerendahan 1.2900 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":48187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[589,6655,6695,417,555,6705,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-410643","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD &amp; Ketidakpastian Brexit - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD &amp; Ketidakpastian Brexit - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews-Forex) GBP\/USD\u00a0 diperdagangkan dibawah 1.2900, pada level terendah sejak bulan Februari. PM Inggris Theresa May berhasil selamat dari usaha untuk menggusurnya dari jabatannya sekarang ini dan mempertimbangkan membawa kesepakatan Brexit ke pemungutan suara pada minggu depan. Pembicaraan lintas partai terhenti. Data ekonomi yang dirilis Amerika Serikat kemarin melampaui daripada yang diperkirakan. GBP\/USD menyentuh kerendahan 1.2900 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-26T01:48:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-26T02:51:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/\",\"name\":\"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD & Ketidakpastian Brexit - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-04-26T01:48:57+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-26T02:51:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD &#038; Ketidakpastian Brexit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD & Ketidakpastian Brexit - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD & Ketidakpastian Brexit - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews-Forex) GBP\/USD\u00a0 diperdagangkan dibawah 1.2900, pada level terendah sejak bulan Februari. PM Inggris Theresa May berhasil selamat dari usaha untuk menggusurnya dari jabatannya sekarang ini dan mempertimbangkan membawa kesepakatan Brexit ke pemungutan suara pada minggu depan. Pembicaraan lintas partai terhenti. Data ekonomi yang dirilis Amerika Serikat kemarin melampaui daripada yang diperkirakan. GBP\/USD menyentuh kerendahan 1.2900 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2019-04-26T01:48:57+00:00","article_modified_time":"2019-04-26T02:51:04+00:00","og_image":[{"width":800,"height":600,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/","name":"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD & Ketidakpastian Brexit - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg","datePublished":"2019-04-26T01:48:57+00:00","dateModified":"2019-04-26T02:51:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/GBP-pixabay-2-1.jpg","width":800,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/04\/26\/gbpusd-menyentuh-kerendahan-2-bulan-yang-baru-karena-kuatnya-usd-ketidakpastian-brexit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"GBP\/USD Menyentuh Kerendahan 2 Bulan Yang Baru Karena Kuatnya USD &#038; Ketidakpastian Brexit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/410643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=410643"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/410643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":410645,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/410643\/revisions\/410645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=410643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=410643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=410643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}