{"id":413861,"date":"2019-06-06T10:45:45","date_gmt":"2019-06-06T03:45:45","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=413861"},"modified":"2019-06-06T11:48:00","modified_gmt":"2019-06-06T04:48:00","slug":"gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/","title":{"rendered":"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) GBP\/USD turun dari ketinggian dan diperdagangkan dibawah 1.2700. ISM Non-Manufacturing PMI AS mengalahkan yang diperkirakan setelah keluarnya data ADP NFP yang mengecewakan. Namun, ketidakpastian Brexit membatasi pergerakan poundsterling.<\/p>\n<p>GBP\/USD kemungkinan telah berhenti kuatir mengenai Brexit dan menemukan alasan untuk bangkit. Penggerak naik yang terbaru datang dari data Inggris. The Markit\/CIPS services purchasing managers&#8217; index (PMI) Inggris telah naik menjadi 51 \u2013 tidak hanya mengatasi yang diperkirakan namun juga menghentikan tren turun dari PMI sebelumnya. Angka diatas 50 menunjukkan ekspansi di sektor terbesar di Inggris\u00a0 &#8211; membawa GBP\/USD ke level tertinggi dalam seminggu.<\/p>\n<p>Pasangan matauang ini juga menikmati kelemahan dolar AS. Gubernur Federal Reserve Jerome Powell telah bergeser dari janji \u201csabar\u201d mengenai tingkat bunga dengan mengatakan the Fed akan bertindak sebagaimana pantasnya \u2013 kelihatannya membuka pintu terhadap pemangkasan tingkat bunga.<\/p>\n<p>Cina telah mengenakan denda kepada perusahaan Ford Amerika karena melanggar undang-undang anti\u00a0 monopoli dan AS sedang mencari diversifikasi dari ketergantungan terhadap impor \u201crare earth\u201d Cina. Kedua perkembangan itu adalah yang terbaru di dalam pertikaian dagang dari kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia.<\/p>\n<p>Sebagaimana telah disebutkan diatas, poundsterling telah mengabaikan Brexit. Borish Johnson \u2013 kandidat terunggul untuk menggantikan posisi Perdana Menteri Theresa May mengatakan bahwa Partai Konservatif akan menghadapi pemusnahan jika Inggris tidak meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu sekarang 31 Oktober.<\/p>\n<p>EUR\/USD kembali turun setelah keluarnya data dari Amerika Serikat dimana angka ISM Non-Manufacturing PMI AS yang bagus kembali membuat turun EUR\/USD ke arah 1.1220. Purchasing Manager Index (PMI) untuk sektor jasa dari Institute for Supply Management (ISM) muncul diatas prediksi median 55.5 di 56.9 dan lebih tinggi daripada angka sebelumnya di 55.5. Selain itu, employment sub-index yang spesifik juga meregister angka 58.1, suatu lompatan yang besar dari angka bulan April 53.7 yang merupakan terendah selama dua tahun.<\/p>\n<p>Bagusnya data ISM Non-Manufacturing PMI AS menggantikan kekecewaan atas laporan employment nasional AS dari ADP untuk bulan Mei yang keluar sebelumnya, yang menunjukkan hanya ada pertambahan sebanyak 27000 pekerjaan pada bulan April. Sementara angka yang diperkirakan adalah sebesar 173.000.<\/p>\n<p>Secara tehnikal, penurunan lebih lanjut dari pasangan matauang ini akan berhadapan dengan \u201csupport\u201d terdekat di 1.2640 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan yang berikutnya di 1.2605 dan akhirnya 1.2560. Sebaliknya kenaikan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan \u201cresistance\u201d terdekat di 1.2750 yang apabila berhasil dilewati akan bertemu dengan yang berikutnya di 1.2815 dan akhirnya 1.2870.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) GBP\/USD turun dari ketinggian dan diperdagangkan dibawah 1.2700. ISM Non-Manufacturing PMI AS mengalahkan yang diperkirakan setelah keluarnya data ADP NFP yang mengecewakan. Namun, ketidakpastian Brexit membatasi pergerakan poundsterling. GBP\/USD kemungkinan telah berhenti kuatir mengenai Brexit dan menemukan alasan untuk bangkit. Penggerak naik yang terbaru datang dari data Inggris. The Markit\/CIPS services purchasing managers&#8217; index [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":124946,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[589,6655,6695,417,555,6705,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-413861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews-Forex) GBP\/USD turun dari ketinggian dan diperdagangkan dibawah 1.2700. ISM Non-Manufacturing PMI AS mengalahkan yang diperkirakan setelah keluarnya data ADP NFP yang mengecewakan. Namun, ketidakpastian Brexit membatasi pergerakan poundsterling. GBP\/USD kemungkinan telah berhenti kuatir mengenai Brexit dan menemukan alasan untuk bangkit. Penggerak naik yang terbaru datang dari data Inggris. The Markit\/CIPS services purchasing managers&#8217; index [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-06T03:45:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-06-06T04:48:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"540\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/\",\"name\":\"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-06-06T03:45:45+00:00\",\"dateModified\":\"2019-06-06T04:48:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":540},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews-Forex) GBP\/USD turun dari ketinggian dan diperdagangkan dibawah 1.2700. ISM Non-Manufacturing PMI AS mengalahkan yang diperkirakan setelah keluarnya data ADP NFP yang mengecewakan. Namun, ketidakpastian Brexit membatasi pergerakan poundsterling. GBP\/USD kemungkinan telah berhenti kuatir mengenai Brexit dan menemukan alasan untuk bangkit. Penggerak naik yang terbaru datang dari data Inggris. The Markit\/CIPS services purchasing managers&#8217; index [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2019-06-06T03:45:45+00:00","article_modified_time":"2019-06-06T04:48:00+00:00","og_image":[{"width":800,"height":540,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/","name":"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","datePublished":"2019-06-06T03:45:45+00:00","dateModified":"2019-06-06T04:48:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","width":800,"height":540},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/06\/gbpusd-turun-kebawah-1-2700-karena-data-as-yang-lebih-baik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"GBP\/USD Turun Kebawah 1.2700 Karena Data AS Yang Lebih Baik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/413861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=413861"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/413861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":413863,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/413861\/revisions\/413863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=413861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=413861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=413861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}