{"id":415499,"date":"2019-06-28T09:18:37","date_gmt":"2019-06-28T02:18:37","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=415499"},"modified":"2019-06-28T10:32:50","modified_gmt":"2019-06-28T03:32:50","slug":"gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/","title":{"rendered":"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) GBP\/USD diperdagangkan dibwah 1.2700, sedikit berubah. Boris Johnson telah berkomitmen untuk meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu Oktober dengan atau tanpa kesepakatan namun berkata kemungkinan bagi tidak adanya kesepakatan adalah rendah. GDP AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan.<\/p>\n<p>Pasangan matauang ini memperpanjang momentum \u201csideways\u201d selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis kemarin dan nampaknya tidak terpengaruh oleh komentar Johnson yang mengejutkan bahwa kemungkinan dari terjadinya Brexit tanpa kesepakatan adalah \u201csejuta banding satu\u201d.<\/p>\n<p>Sementara itu, South China Morning Post melaporkan di Asia bahwa AS dan Cina secara tentatif setuju untuk mengadakan gencatan senjata menjelang pertemuan G20 pada akhir minggu.<\/p>\n<p>Berita ini mengangkat saham-saham Asia dan dipandang sebagai<\/p>\n<p>melonggarkan tekanan terhadap Federal Reserve untuk memangkas tingkat bunga, yang terus memberikan dukungan terhadap dolar AS dan memberikan tekanan terhadap pasangan matauang GBP\/USD.<\/p>\n<p>Amerika Serikat merilis data GDP kuartal pertama, yang muncul pada angka 3.1% sesuai dengan yang diperkirakan, dan inflasi PCE kuartal pertama direvisi naik menjadi 0.5%. Inflasi lebih kuat daripada yang diperkirakan dengan Personal Consumption Expenditures (PCE) Index meningkat 1.2% di dalam tiga bulan pertama dari tahun ini, naik dari perkiraan awal 1.0%. GDP Price Index naik 1%, naik dari perkiraan awal 0.8%.<\/p>\n<p>Investasi bisnis juga lebih kuat dari pada yang diperkirakan meningkat 4.4%, naik dari perkiraan sebelumnya 2.3%.<\/p>\n<p>Perdagangan juga bercampur dengan ekspor meningkat 5.4% pada kuartal pertama, naik dari perkiraan sebelumnya 4.8%, sementara, impor sedikit lebih kuat daripada yang diperkirakan, menunjukkan angka negatif sebesar 1.9%, naik dari perkiraan sebelumnya -2.4%.<\/p>\n<p>Amerika Serikat juga mempublikasikan angka pengangguran mingguan untuk minggu yang berakhir pada tanggal 21 Juni yang tanpa diduga naik menjadi 227.000.<\/p>\n<p>Klaim pengangguran AS naik 10.000. Ekspektasi konsensus yang dikompilasi dari berbagai organisasi baru memperkirakan klaim pengangguran awal disekitar 216.000 sampai 220.000. Pemerintah merevisi penghitungan minggu lalu menjadi 217.000 dari sebelumnya yang dilaporkan sebanyak 216.000.<\/p>\n<p>Secara tehnikal, \u201csupport\u201d awal menunggu di 1.2655 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2600 dan kemudian 1.2506. Sedangkan \u201cresistance\u201d awal menunggu di 1.2700 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.12760 dan kemudian 1.2800.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) GBP\/USD diperdagangkan dibwah 1.2700, sedikit berubah. Boris Johnson telah berkomitmen untuk meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu Oktober dengan atau tanpa kesepakatan namun berkata kemungkinan bagi tidak adanya kesepakatan adalah rendah. GDP AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan. Pasangan matauang ini memperpanjang momentum \u201csideways\u201d selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis kemarin dan nampaknya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":124946,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[589,6655,6695,417,555,6705,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-415499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews-Forex) GBP\/USD diperdagangkan dibwah 1.2700, sedikit berubah. Boris Johnson telah berkomitmen untuk meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu Oktober dengan atau tanpa kesepakatan namun berkata kemungkinan bagi tidak adanya kesepakatan adalah rendah. GDP AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan. Pasangan matauang ini memperpanjang momentum \u201csideways\u201d selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis kemarin dan nampaknya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-28T02:18:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-06-28T03:32:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"540\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/\",\"name\":\"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-06-28T02:18:37+00:00\",\"dateModified\":\"2019-06-28T03:32:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":540},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews-Forex) GBP\/USD diperdagangkan dibwah 1.2700, sedikit berubah. Boris Johnson telah berkomitmen untuk meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu Oktober dengan atau tanpa kesepakatan namun berkata kemungkinan bagi tidak adanya kesepakatan adalah rendah. GDP AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan. Pasangan matauang ini memperpanjang momentum \u201csideways\u201d selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis kemarin dan nampaknya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2019-06-28T02:18:37+00:00","article_modified_time":"2019-06-28T03:32:50+00:00","og_image":[{"width":800,"height":540,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/","name":"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","datePublished":"2019-06-28T02:18:37+00:00","dateModified":"2019-06-28T03:32:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/GBP-pixabay-1-1.jpg","width":800,"height":540},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/06\/28\/gbpusd-konsolidasi-disekitar-1-2700-ditengah-komentar-johnson-yang-kontradiktif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"GBP\/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=415499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":415507,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/415499\/revisions\/415507"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=415499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=415499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=415499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}