{"id":418933,"date":"2019-08-15T00:48:36","date_gmt":"2019-08-14T17:48:36","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=418933"},"modified":"2019-08-15T17:24:53","modified_gmt":"2019-08-15T10:24:53","slug":"rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/","title":{"rendered":"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman &#038; Meredanya Perang Dagang"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) Ketika stagnasi dianggap kabar baik \u2013 hal ini menumpahkan masalah bagi ekonomi \u2013 dan bagi matauang. Jerman telah melaporkan ekonominya mengalami stagnasi selama 12 bulan sampai dengan bulan Juni setelah berkontraksi 0.1% di kuartal kedua. Survei yang memprediksi ke depan dan dianggap sebagai \u201csoft data\u201d sekarang telah dikonfirmasi oleh bukti-bukti dari aktifitas yang telah terjadi (\u201cHard data\u201d).<\/p>\n<p>Melihat kepada survey saat ini dan angka-angka pada kuartal berjalan, ekonomi dari negara dengan perekonomian terbesar di zona euro kemungkinan sedang menuju ke resesi yang didepan mata \u2013 didefinisikan sebagai kontraksi selama dua kuartal berturut-turut.<\/p>\n<p>Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa ekonomi Jerman sedang memasuki fase yang sulit, menambahkan bahwa,\u201dKami akan bereaksi bergantung kepada situasi\u201d. Perkataannya kelihatannya membuka pintu buat stimulus fiskal \u2013 meninggalkan kebijakan yang hemat dan perjuangan untuk \u201cbalance budget\u201d.<\/p>\n<p>Malapetaka ekonomi Jerman bisa disalahkan kepada perlambatan global dan jatuhnya permintaan dari Cina. Negara dengan perekonomian kedua terbesar di dunia ini telah melaporkan pertumbuhan hasil industri yang mengecewakan pada bulan Juli sebesar 4.8% YoY \u2013 terendah dalam lebih dari satu dekade. Sementara perlambatan pertumbuhan ekonomi Cina sebagian disebabkan oleh perang dagang dengan Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Gedung Putih mengumumkan penundaan dari sebagian tarif baru atas impor barang-barang Cina dari tanggal 1 September ke 15 Desember \u2013 untuk melonggarkan penderitaan bagi para pembelanja (shoppers) AS menjelang Natal \u2013 di dalam pemutaran balik dari pengenaan pajak yang dramatis kurang dari dua minggu yang lalu. Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa kebijakan tarif nya hanya menyakiti Cina. Pembalikan yang dilakukan oleh Trump ini telah mendorong naik saham-saham dan mengirim dolar AS ke tempat yang lebih tinggi karena kemungkinan untuk the Fed memangkas tingkat suku bunga telah jatuh. Di Eropa, Senat Itali bersiap untuk mengadakan pemungutan suara mosi tidak percaya pada tanggal 20 Agustus dengan prospek akan pemilihan yang baru. Politik di Itali kemungkinan akan menjadi penggerak utama sementara spekulasi mengenai resesi di zona Euro dan ketegangan perdagangan tetap menjadi sorotan.<\/p>\n<p>Secara tehnikal, apabila turun terus maka pasangan matauang ini akan berhadapand dengan \u201csupport\u201d terdekat di 1.1135 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1101 dan kemudian 1.1027. Sebaliknya apabila berbalik naik akan bertemu dengan \u201cresistance\u201d terdekat di 1.1200 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1225 dan kemudian 1.1250.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) Ketika stagnasi dianggap kabar baik \u2013 hal ini menumpahkan masalah bagi ekonomi \u2013 dan bagi matauang. Jerman telah melaporkan ekonominya mengalami stagnasi selama 12 bulan sampai dengan bulan Juni setelah berkontraksi 0.1% di kuartal kedua. Survei yang memprediksi ke depan dan dianggap sebagai \u201csoft data\u201d sekarang telah dikonfirmasi oleh bukti-bukti dari aktifitas yang telah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":212425,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[589,6655,6695,417,555,6705,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-418933","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman &amp; Meredanya Perang Dagang - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman &amp; Meredanya Perang Dagang - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews-Forex) Ketika stagnasi dianggap kabar baik \u2013 hal ini menumpahkan masalah bagi ekonomi \u2013 dan bagi matauang. Jerman telah melaporkan ekonominya mengalami stagnasi selama 12 bulan sampai dengan bulan Juni setelah berkontraksi 0.1% di kuartal kedua. Survei yang memprediksi ke depan dan dianggap sebagai \u201csoft data\u201d sekarang telah dikonfirmasi oleh bukti-bukti dari aktifitas yang telah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-14T17:48:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-15T10:24:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/\",\"name\":\"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman & Meredanya Perang Dagang - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-14T17:48:36+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-15T10:24:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman &#038; Meredanya Perang Dagang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman & Meredanya Perang Dagang - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman & Meredanya Perang Dagang - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews-Forex) Ketika stagnasi dianggap kabar baik \u2013 hal ini menumpahkan masalah bagi ekonomi \u2013 dan bagi matauang. Jerman telah melaporkan ekonominya mengalami stagnasi selama 12 bulan sampai dengan bulan Juni setelah berkontraksi 0.1% di kuartal kedua. Survei yang memprediksi ke depan dan dianggap sebagai \u201csoft data\u201d sekarang telah dikonfirmasi oleh bukti-bukti dari aktifitas yang telah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2019-08-14T17:48:36+00:00","article_modified_time":"2019-08-15T10:24:53+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/","name":"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman & Meredanya Perang Dagang - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg","datePublished":"2019-08-14T17:48:36+00:00","dateModified":"2019-08-15T10:24:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/eurousd-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/08\/15\/rekomendasi-eurusd-turun-ke-arah-1-1150-dengan-bertumbuhnya-ketakutan-atas-resesi-jerman-meredanya-perang-dagang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"EUR\/USD Turun Ke Bawah 1.1150 Dengan Bertumbuhnya Ketakutan Atas Resesi Jerman &#038; Meredanya Perang Dagang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=418933"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418933\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":419043,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/418933\/revisions\/419043"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/212425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=418933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=418933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=418933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}