{"id":427637,"date":"2019-12-16T00:05:49","date_gmt":"2019-12-15T17:05:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=427637"},"modified":"2019-12-14T19:10:17","modified_gmt":"2019-12-14T12:10:17","slug":"eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/","title":{"rendered":"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas?"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) Suatu minggu yang sangat sibuk sempat mengangkat pasangan EUR\/USD diperdagangkan dekat 4 bulan ketinggian di 1.1199. Tidak ada event besar yang mengecewakan yang memukul pasangan matauang ini.<\/p>\n<p>Pertama, Federal Reserve AS yang mempertahankan tingkat bunga tetap tidak berubah, setelah tiga kali pemotongan. Namun Gubernur Powell memberikan sikap yang lebih \u201cdovish\u201d daripada yang diantisipasikan. Meskipun masih optimis mengenai perkembangan ekonomi, Powell menunjukkan bahwa inflasi yang lemah akan berarti tingkat bunga yang rendah yang lebih lama. Dolar AS mengalami tekanan dengan komentar dari Powell ini.<\/p>\n<p>Kemudian, giliran Christine Lagarde yang memulai debutnya sebagai kepala ECB. Sebagaimana yang telah diperkirakan, ECB juga mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah, walaupun dia menyuarakan hal yang lebih optimis daripada pendahulunya, Mario Draghi. Pasar menyambut baik dan membuat EUR\/USD naik lebih lanjut.<\/p>\n<p>Dari medan perang dagang, Presiden Trump mengirimkan tweet bahwa AS dan Cina sama-sama sangat menginginkan kesepakatan perdagangan, laporan-laporan i dari outlet berita utama mengatakan tentang sudah sangat dekatnya kesepakatan perdagangan antara AS dengan Cina. Berita-berita terbaru kebanyakan melaporkan bahwa Presiden Trump telah menandatangani persetujuan tahap pertama, namun dari Cina muncul berita-berita yang menunjukkan bahwa Cina belum menerima kesepakatan perdagangan. Ditambah lagi tweet dari Presiden Trump yang menyangkal cerita mengenai tarif dengan mengatakan itu sebagai berita bohong. Walaupun demikian, pejabat dari China&#8217;s State Council Information Office, mengumumkan bahwa mereka setuju dengan AS dalam konteks fase pertama kesepakatan perdagangan. Wakil menteri perdagangan Cina mengumumkan bahwa AS akan memfollow-up janjinya untuk membatalkan tarif berdasarkan basis fase pertama. Sentimen pasar yang sudah jatuh kembali bangkit meskipun cerita masih jauh dari selesai.<\/p>\n<p>Sementara itu di Inggris, partai Konservatif menang mutlak, dengan Perdana Menteri Boris Johnson mengamankan 364 kursi, membuka pintu untuk Brexit diselesaikan pada akhir dari Januari 2020 dan ini mengangkat sentimen pasar lebih jauh.<\/p>\n<p>Ketidakpastian masih jauh dari selesai, namun paling tidak kesepakatan perdagangan fase pertama antara AS dengan Cina dan hasil pemilu Inggris telah banyak membuatnya berkurang. Hal ini seharusnya membawa kepada kenaikan volatilitas \u201cintraday\u201d, mungkin tidak dalam minggu-minggu ini karena pasar sedang memasuki sentimen liburan, namun menunjukkan permulaan yang baik untuk 2020.<\/p>\n<p>Secara tehnikal EUR\/USD masih cenderung \u201cbullish\u201d meskipun tidak kuat. \u201cSupport\u201d terdekat berada di 1.1093 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1065 dan kemudian 1.0991. Sedangkan \u201cresistance\u201d terdekat berada pada 1.1167 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1213 dan kemudian 1.1287.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Forex) Suatu minggu yang sangat sibuk sempat mengangkat pasangan EUR\/USD diperdagangkan dekat 4 bulan ketinggian di 1.1199. Tidak ada event besar yang mengecewakan yang memukul pasangan matauang ini. Pertama, Federal Reserve AS yang mempertahankan tingkat bunga tetap tidak berubah, setelah tiga kali pemotongan. Namun Gubernur Powell memberikan sikap yang lebih \u201cdovish\u201d daripada yang diantisipasikan. Meskipun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91],"tags":[589,6655,6695,417,555,9453,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-427637","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-forex","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita-2","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas? - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas? - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews-Forex) Suatu minggu yang sangat sibuk sempat mengangkat pasangan EUR\/USD diperdagangkan dekat 4 bulan ketinggian di 1.1199. Tidak ada event besar yang mengecewakan yang memukul pasangan matauang ini. Pertama, Federal Reserve AS yang mempertahankan tingkat bunga tetap tidak berubah, setelah tiga kali pemotongan. Namun Gubernur Powell memberikan sikap yang lebih \u201cdovish\u201d daripada yang diantisipasikan. Meskipun [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-12-15T17:05:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-12-14T12:10:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/\",\"name\":\"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas? - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-12-15T17:05:49+00:00\",\"dateModified\":\"2019-12-14T12:10:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas? - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas? - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews-Forex) Suatu minggu yang sangat sibuk sempat mengangkat pasangan EUR\/USD diperdagangkan dekat 4 bulan ketinggian di 1.1199. Tidak ada event besar yang mengecewakan yang memukul pasangan matauang ini. Pertama, Federal Reserve AS yang mempertahankan tingkat bunga tetap tidak berubah, setelah tiga kali pemotongan. Namun Gubernur Powell memberikan sikap yang lebih \u201cdovish\u201d daripada yang diantisipasikan. Meskipun [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2019-12-15T17:05:49+00:00","article_modified_time":"2019-12-14T12:10:17+00:00","author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/","name":"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas? - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"datePublished":"2019-12-15T17:05:49+00:00","dateModified":"2019-12-14T12:10:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2019\/12\/16\/eur-usd-berkurangnya-ketidakpastian-kembalinya-volatilitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"EUR\/USD Berkurangnya Ketidakpastian, Kembalinya Volatilitas?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/427637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=427637"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/427637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":427639,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/427637\/revisions\/427639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=427637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=427637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=427637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}