{"id":430491,"date":"2020-01-16T22:47:08","date_gmt":"2020-01-16T15:47:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=430491"},"modified":"2020-01-16T22:47:08","modified_gmt":"2020-01-16T15:47:08","slug":"pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/","title":{"rendered":"Pengaruh Perjanjian Dagang AS &#8211; Cina terhadap Pasar Komoditas"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) \u2013\u00a0 Dibawah ini akan dibahas pengaruh penandatanganan perjanjian dagang AS \u2013 Cina terhadap komoditas AS yang diimpor oleh Cina.<\/p>\n<p>Setelah 18 bulan proses negosiasi untuk menghentikan perang dagang antara AS dan China, maka telah ditanda-tangani perjanjian tahap pertama pada Rabu 15 Januari 2020.<\/p>\n<p>Cina dan Amerika Serikat telah menyetujui perjanjian perdagangan Tahap 1 pada 15 Januari tetapi Beijing belum mengurangi atau menghapuskan tarif pada komoditas apalagi untuk energi.<\/p>\n<p>Dengan penandatangan perjanjian tersebut maka Cina mempunyai komitmen untuk mengabaikan atau menyesuaikan tariff bea masuk dari komoditas AS. Pada akhir tahun lalu AS menurunkan bea masuk dan Cina membalasnya dengan menunda pembebanan sampai 15 Desember.<\/p>\n<p>Sebelum 15 Desember 2019 kesepakatan untuk jagung, sorghum, gandum, etanol dan \u00a0katoda tembaga \u00a0diberikan bea masuk tambahan 10% untuk\u00a0 barang-barang yang dikirim ke Cina.<\/p>\n<p>Propana, kapas, aluminium bekas, tembaga bekas, magnet dikenakan tambahan bea masuk 5%.<\/p>\n<p>Adapun perincian komoditas- komoditasnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Minyak Mentah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Cina mengenakan tariff 5% untuk pengiriman minyak mentah sejak 1 September 2019, sejak minyak AS menjadi target perang dagang setahun lalu. Namun tariff\u00a0 5% tidak berlaku dengan perjanjian fase 1.<\/p>\n<p>Cina adalah importir minyak mentah terbesar sejak 2018 telah mengurangi pengiriman dari rekor di 2018.<\/p>\n<p>Data impor Cina menurut bea cukai impor minyak mentah 11 bulan 2019 turun ke hampir setengah tahun 6.35 juta ton.<\/p>\n<p>Pada penutupan pasar hari Rabu Harga minyak Brent futures yang juga acuan harga internasional turun 49 sen, atau 0,8%,\u00a0 menjadi\u00a0 $ 64,00 per barel, demikian juga harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 42 sen, atau 0,7%, menjadi menetap di $ 57,81 per barel. Harga minyak tanah turun karena persediaan yang meningkat<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Propana<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Cina sudah menghapus tambahan tariff 5% untuk pengiriman propana AS yang mulai diberlakukan sejak 1 Desember 2019.<\/p>\n<p>Bea masuk 25%\u00a0 yang dikenakan Cina terhadap propana AS sejak 23\u00a0 Agustus 2018 tetap diberlakukan. Tidak ada keringan baru\u00a0 yang berlaku sejak 15 Januari.<\/p>\n<p>Perusahaan Cina memproses petrokimia menjadi propiline.Impor di 2018 diperkirakan $2 milyar. Pengenaan tariff tersebut nyaris membunuh bisnis propane pada 11 bulan pertama 2019, dengan import dari AS 2,443 ton.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>LIQUEFIED NATURAL GAS (LNG)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Cina mengenakan 10% tariff terhadap LNG dari AS sejak September 2018, dan dinaikkan menjadi 25% di Juni 2019.\u00a0 Bea masuk tetap setelah 15 Januari.<\/p>\n<p>Impor dari LNG dari AS untuk 11 bulan pertama 2019 sebesar 258,955 ton, turun dari 2.15 juta ton di 2018, menurut bea cukai Cina. Impor dari AS sangat kecil dibandingkan impor LNG total sebesar 53.85 juta ton.<\/p>\n<p>Harga gas Alam turun\u00a0 terendah 1 minggu karena suhu udara di AS meningkat, Harga gas alam ditutup turun hari Rabu turun 6.7 sen (3.06%)<\/p>\n<ul>\n<li><strong>METHANOL, ETHYLENE GLYCOL (MEG)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Cina mengenakan bea masuk 25% untuk methanol dan MEG di Juni 2019. Tidak diubah dengan perjanjian 15 Januari 2020.<\/p>\n<p>Impor methanol AS dari Januari \u2013 Nopember 2019 turun menjadi109 ton dibanding 75,118\u00a0 ton pada tahun 2018.<\/p>\n<p>Impor\u00a0 Cina hanya 69,600 ton MEG dari AS untuk 11 bulan pertama 2019, dibanding 147,890 ton setahun di 2018.<\/p>\n<p>Impor dari AS adalah hanya sedikit \u00a0dari impor Januari \u2013 Nopember 2019\u00a0 sebesar 9.7 juta ton dan dari \u00a0impor MEG 9.03 juta ton.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kedelai<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Tidak ada bea masuk yang diubah \u00a0pada tanggal 15 Januari untuk kedelai namun ada pembebasan tariff \u00a0pada bulan-bulan ini.<\/p>\n<p>Bea masuk 25% dikenakan untuk impor kedelai AS sejak Juli\u00a0 2018 sempat menghentikan semua pembelian dari \u00a0pembeli komersiil, tapi pabrik Cina kembali membeli dari pasar AS\u00a0 setelah terjadinya genjatan senjata pada Desember 2018.\u00a0 Pengenaan bea masuk tambahan 5% \u00a0berlaku sejak September . Pemerintah Cina akhirnya memberikan pembebasan\u00a0 bea masuk untuk impor kedelai AS.<\/p>\n<p>Cina membeli 13.85 juta ton kedelai AS dari Januari \u2013 Nopember turun 16.4% dari periode yang sama di 2018.<\/p>\n<p>Harga kedelai Maret di CBOT turun 13.50 sen menjadi $9.2875 per bushel pada penutupan pasar hari Rabu, karena peningkatan produksi<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Daging Babi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Impor daging babi dikenakan 72% setelah dimasukkan 12% \u00a0tambahan\u00a0 untuk negara favorit . Bea masuk ini tidak ikut berubah pada 15 Januari, tapi Cina akan meningkatkan impor daging AS.<\/p>\n<p>Berjangkitnya flu babi\u00a0 di Cina mematikan banyak babi dan membuat harga daging lokal meningkat mencapai rekor.<\/p>\n<p>Bea masuk untuk daging beku AS turun menjadi 68% dari 1 Januari setelah diturunkan\u00a0 bea masuk untuk daging beku untuk semua negara.<\/p>\n<p>AS mengexport daging ke Cina dan Hongkong naik 49% dari tahun lalu sejumlah $1.18 milyar dari Januari ke Nopember \u00a02019.<\/p>\n<p>Kesimpulan :<\/p>\n<p>Penandatanganan perjanjian perdagangan fase 1 setidaknya mempersiapkan kesepakatan dagang fase berikutnya yang bisa membuat\u00a0 perdagangan Cina dan AS akan kembali pulih.<\/p>\n<p>Efek dari kesepakatan ini tidak dapat dirasakan langsung saat ini, tapi untuk beberapa komoditas dalam bulan depan akan memberikan pengaruh.<\/p>\n<p>Pengaruh dari\u00a0 kembalinya Cina membeli barang AS akan dirasakan oleh negara \u2013 negara Amerika Selatan dan Asia karena selama perang dagang Cina mengalihkan impornya ke negara-negara tersebut.<\/p>\n<p>Loni\u00a0 T \/ Analyst\u00a0 Vibiz\u00a0 Research Centre \u2013 Vibiz Consulting Group<\/p>\n<p>Editor : Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) \u2013\u00a0 Dibawah ini akan dibahas pengaruh penandatanganan perjanjian dagang AS \u2013 Cina terhadap komoditas AS yang diimpor oleh Cina. Setelah 18 bulan proses negosiasi untuk menghentikan perang dagang antara AS dan China, maka telah ditanda-tangani perjanjian tahap pertama pada Rabu 15 Januari 2020. Cina dan Amerika Serikat telah menyetujui perjanjian perdagangan Tahap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101019,"featured_media":430361,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7,2947],"tags":[6599,6555,6471,9893,3947,9891],"class_list":["post-430491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-commodity","category-market","tag-as","tag-cina","tag-kedelai","tag-lng","tag-minyak-mentah","tag-propana"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengaruh Perjanjian Dagang AS - Cina terhadap Pasar Komoditas - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengaruh Perjanjian Dagang AS - Cina terhadap Pasar Komoditas - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Commodity) \u2013\u00a0 Dibawah ini akan dibahas pengaruh penandatanganan perjanjian dagang AS \u2013 Cina terhadap komoditas AS yang diimpor oleh Cina. Setelah 18 bulan proses negosiasi untuk menghentikan perang dagang antara AS dan China, maka telah ditanda-tangani perjanjian tahap pertama pada Rabu 15 Januari 2020. Cina dan Amerika Serikat telah menyetujui perjanjian perdagangan Tahap [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-01-16T15:47:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"523\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Loni T\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Loni T\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/\",\"name\":\"Pengaruh Perjanjian Dagang AS - Cina terhadap Pasar Komoditas - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg\",\"datePublished\":\"2020-01-16T15:47:08+00:00\",\"dateModified\":\"2020-01-16T15:47:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg\",\"width\":740,\"height\":523},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengaruh Perjanjian Dagang AS &#8211; Cina terhadap Pasar Komoditas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6\",\"name\":\"Loni T\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Loni T\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/tina\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengaruh Perjanjian Dagang AS - Cina terhadap Pasar Komoditas - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengaruh Perjanjian Dagang AS - Cina terhadap Pasar Komoditas - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Commodity) \u2013\u00a0 Dibawah ini akan dibahas pengaruh penandatanganan perjanjian dagang AS \u2013 Cina terhadap komoditas AS yang diimpor oleh Cina. Setelah 18 bulan proses negosiasi untuk menghentikan perang dagang antara AS dan China, maka telah ditanda-tangani perjanjian tahap pertama pada Rabu 15 Januari 2020. Cina dan Amerika Serikat telah menyetujui perjanjian perdagangan Tahap [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2020-01-16T15:47:08+00:00","og_image":[{"width":740,"height":523,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Loni T","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Loni T","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/","name":"Pengaruh Perjanjian Dagang AS - Cina terhadap Pasar Komoditas - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg","datePublished":"2020-01-16T15:47:08+00:00","dateModified":"2020-01-16T15:47:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/wartrade3.jpg","width":740,"height":523},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/01\/16\/pengaruh-perjanjian-dagang-as-cina-terhadap-pasar-komoditas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengaruh Perjanjian Dagang AS &#8211; Cina terhadap Pasar Komoditas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6","name":"Loni T","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g","caption":"Loni T"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/tina\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/430491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101019"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=430491"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/430491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":430493,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/430491\/revisions\/430493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/430361"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=430491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=430491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=430491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}