{"id":446271,"date":"2020-06-29T00:05:46","date_gmt":"2020-06-28T17:05:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=446271"},"modified":"2020-06-28T19:58:22","modified_gmt":"2020-06-28T12:58:22","slug":"rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/","title":{"rendered":"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) GBP\/USD turun 0,15%\u00a0 pada posisi 1,2407 yang melanjutkan bearish 2 hari berturut sebelumnya karena naiknya dolar AS. Optimisme mengenai Brexit dan angka-angka makro ekonomi Inggris yang bagus memberikan dukungan bagi kenaikan pasangan matauang GBP\/USD. Namun kasus coronavirus di AS memicu pembelian terhadap dolar AS yang safe-haven sehingga memberikan tekanan turun terhadap pasangan matauang ini.<\/p>\n<p>Minggu lalu, data makro ekonomi Inggris yang jauh lebih baik daripada yang diperkirakan yang mendorong naik Poundsterling. Aktifitas manufaktur Inggris bergerak naik kembali ke teritori ekspansi dengan PMI sementar muncul di 50.1 untuk bulan Juni. Selain itu ukuran aktifitas jasa Inggris juga melampaui perkiraan konsensus dan memanjat ke 47 di bulan Juni dibandingkan dengan angka final bulan sebelumnya di 29.<\/p>\n<p>Financial Times melaporkan bahwa Uni Eropa siap berkompromi dengan Inggris atas isu \u201clevel-playing field\u201d yang sensitif. Pembicaraan antara London dengan Brusel akan selesai pada hari Senin sementara waktu terus berjalan menuju deadline di akhir tahun.<\/p>\n<p>Di AS, pasar saham terangkat sebagian karena perdagangan semalam setelah \u201ctweet\u201d dari Presiden Trump yang mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan fase kesatu AS \u2013 Cina masih berjalan dengan baik. Namun, kenaikan saham tidak berlangsung lama karena indeks saham AS segera berada pada tekanan jual, dengan ketakutan memuncak setelah AS melaporkan angka kasus terbaru coronavirus yang terbesar dalam satu hari. Hal ini memicu keprihatinan terhadap kesehatan ekonomi AS. Semakin lama pandemik diluar kontrol, semakin lama ekonomi bisa kembali. Hal ini memicu pembelian terhadap dolar AS yang safe-haven.<\/p>\n<p>Minggu ini, Uni Eropa dan Inggris akan menyelesaikan pembicaraannya mengenai hubungan dimasa yang akan datang pada hari Senin. Ini adalah ronde pertama dari negosiasi setelah PM Boris Johnson mengadakan pembicaraan lewat telpon dengan rekan-rekan Eropanya. Optimisme untuk terjadinya terobosan akan teruji. Jika tidak ada perkembangan baik untuk terjadinya terobosan, maka sterling akan terpukul.<\/p>\n<p>Data makro ekonomi Inggris yang akan keluar antara lain adalah angka final GDP untuk kuartal pertama. Inggris kemungkinan akan mengkonfirmasi kontraksi sebesar 2% yang relatif moderat dibandingkan dengan apa yang akan terjadi pada kuartal yang kedua.<\/p>\n<p>Angka final PMI dan pidato dari beberapa pejabat BoE serta statistik coronavirus Inggris diantara yang penting pada minggu ini. Langkah-langkah pelonggaran selanjutnya sangat tergantung kepada perkembangan dari statistik coronavirus.<\/p>\n<p>Dari AS, perkembangan coronavirus, baik pasien rumah sakit maupun angka kematian adalah hal yang kritikal bagi respon gubernur dan bagi sentimen pasar. Perkembangan yang memburuk akan membebani pasar saham dan mendorong dolar AS naik.<\/p>\n<p>Hubungan AS dengan Cina tetap tegang meskipun agak tenggelam. Apabila ada kasus baru baik karena Huawei atau Hong Kong, hal ini bisa menghantam sentimen pasar. Namun sepanjang kesepakatan perdagangan fase kesatu tetap terpelihara kemungkinan tidak akan terjadi aksi jual.<\/p>\n<p>Dari kalender ekonomi AS, Consumer Confidence untuk bulan Juni kemungkinan menunjukkan penurunan atau tidak ada pemulihan yang signifikan. Naiknya kasus Covid-19 kemungkinan sudah menakutkan orang untuk keluar rumah dan hal ini bisa terefleksi di dalam survey.<\/p>\n<p>Angka employment dari ADP untuk bulan Juni kemungkinan menunjukkan kenaikan jutaan pekerjaan karena kenaikan pekerjaan di pemerintahan pada bulan lalu belum sempat dilaporkan dan akan dimasukkan dalam laporan bulan ini.<\/p>\n<p>ISM Manufacturing PMI juga diperkirakan akan bergerak maju, meskipun masih dibawah angka 50.<\/p>\n<p>Risalah pertemuan dari the Fed kemungkinan akan merefleksikan kekuatiran dari the Fed yang bisa mengambil langkah-langkah stimulus tambahan.<\/p>\n<p>Non-Farm Payrolls akan dikeluarkan pada hari Kamis karena pada hari Jumat AS akan merayakan hari kemerdekaannya. Setelah kenaikan sekitar 2,5 juta pekerjaan pada bulan Mei, diperkirakan pada bulan Juni akan naik beberapa juta lagi. Tingkat pengangguran diperkirakan akan turun lagi meskipun masih diatas 10%.<\/p>\n<p>GBP\/USD berusaha naik mengambil kembali \u201cuptrend support line\u201d yang telah hilang, namun mengalami kegagalan. Momentum mengarah naik, namun sudah mereda. Secara keseluruhan mengarah turun dengan \u201csupport\u201d terdekat menunggu di 1.2288 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2240 dan kemudian 1.2160. Sedangkan \u201cresistance\u201d terdekat menunggu di 1.2360 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2411 dan kemudian 1.2460.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) GBP\/USD turun 0,15%\u00a0 pada posisi 1,2407 yang melanjutkan bearish 2 hari berturut sebelumnya karena naiknya dolar AS. Optimisme mengenai Brexit dan angka-angka makro ekonomi Inggris yang bagus memberikan dukungan bagi kenaikan pasangan matauang GBP\/USD. Namun kasus coronavirus di AS memicu pembelian terhadap dolar AS yang safe-haven sehingga memberikan tekanan turun terhadap pasangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":214475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91,21],"tags":[589,6655,6695,417,555,9453,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-446271","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","category-recommendation","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita-2","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Forex) GBP\/USD turun 0,15%\u00a0 pada posisi 1,2407 yang melanjutkan bearish 2 hari berturut sebelumnya karena naiknya dolar AS. Optimisme mengenai Brexit dan angka-angka makro ekonomi Inggris yang bagus memberikan dukungan bagi kenaikan pasangan matauang GBP\/USD. Namun kasus coronavirus di AS memicu pembelian terhadap dolar AS yang safe-haven sehingga memberikan tekanan turun terhadap pasangan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-28T17:05:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-06-28T12:58:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/\",\"name\":\"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2020-06-28T17:05:46+00:00\",\"dateModified\":\"2020-06-28T12:58:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Forex) GBP\/USD turun 0,15%\u00a0 pada posisi 1,2407 yang melanjutkan bearish 2 hari berturut sebelumnya karena naiknya dolar AS. Optimisme mengenai Brexit dan angka-angka makro ekonomi Inggris yang bagus memberikan dukungan bagi kenaikan pasangan matauang GBP\/USD. Namun kasus coronavirus di AS memicu pembelian terhadap dolar AS yang safe-haven sehingga memberikan tekanan turun terhadap pasangan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2020-06-28T17:05:46+00:00","article_modified_time":"2020-06-28T12:58:22+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/","name":"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg","datePublished":"2020-06-28T17:05:46+00:00","dateModified":"2020-06-28T12:58:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/gbp2-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2020\/06\/29\/rekomendasi-forex-gbp-usd-29-juni-3-juli-2020-bearish-masih-memimpin\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi Forex GBP\/USD 29 Juni \u2013 3 Juli 2020: Bearish Masih Memimpin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/446271","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=446271"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/446271\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":446273,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/446271\/revisions\/446273"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/214475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=446271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=446271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=446271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}