{"id":471685,"date":"2021-02-15T00:03:05","date_gmt":"2021-02-14T17:03:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=471685"},"modified":"2021-02-15T07:15:46","modified_gmt":"2021-02-15T00:15:46","slug":"rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/","title":{"rendered":"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Vibiznews \u2013 Forex) Pasangan EUR\/USD berhasil naik mencapai 1.2149 namun tidak bisa mempertahankan keuntungannya diatas angka 1.2100. Kenaikan ini tidak ada hubungannya dengan matauang bersama Eropa, melainkan karena melemahnya dollar AS. Matauang Amerika jatuh setelah rilis laporan NFP yang mengecewakan dan terus lemah sepanjang minggu lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sesi sebelumnya ditutup pada posisi tertinggi sepekan lebih di 1.2149,\u00a0 posisi EUR\/USD bergerak bearish sejak awal sesi Asia ke 1.2095. Tenaga rally kurs euro tidak berlanjut lagi oleh merosotnya perdagangan aset risiko yang menguntungkan posisi dolar AS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yield<\/em> hutang pemerintah AS membumbung naik, sebagai tanda naiknya optimisme yang kebanyakan berhubungan dengan akan diloloskannya paket stimulus AS. <em>Yields<\/em> obligasi jangka panjang mencapai level yang terjadi pada bulan Maret 2020 tapi dengan cepat turun Kembali setelahnya. Optimisme memudar pada saat mengakhiri minggu lalu sehingga dollar AS Kembali turun mendekati kerendahan mingguannya. Hal ini membawa EUR\/USD naik kembali keatas 1.2100 di level 1.2120, masih dibawah posisi tertinggi dalam sepekan yang dicapai sebelumnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_469825\" aria-describedby=\"caption-attachment-469825\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/t.me\/vibiznewsforex_gold\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-469825 size-medium\" src=\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"176\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-600x352.jpg 600w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-768x451.jpg 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-1024x601.jpg 1024w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-696x408.jpg 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-1068x627.jpg 1068w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-716x420.jpg 716w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn.jpg 1558w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-469825\" class=\"wp-caption-text\">Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Amerika Serikat terus menambah usaha vaksinasi ke publik namun usaha untuk mendorong ekonomi mandek. Senat habis waktunya hanya untuk mengurusi hal yang tidak perlu, impeachment. Ditengah prospek melambatnya pertumbuhan, investor akhirnya kembali membeli obligasi AS sehingga mendorong turun imbal hasil obligasi dan juga dollar AS. Korelasi antara dollar AS dengan kembalinya investor ke hutang AS tetap signifikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jerome Powell, Gubernur Federal Reserve AS juga memberikan kontribusi bagi turunnya dollar AS. Powell mengulangi jaminannya untuk mendukung ekonomi dan mengabaikan setiap potensi kenaikan di dalam inflasi sebagai sesuatu yang tidak berarti banyak. Sementara angka CPI AS untuk bulan Januari juga memang meleset daripada yang diperkirakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Powell juga berjanji untuk melakukan segala sesuatu untuk mencapai \u201cfull employment\u201d dan memburuknya klaim pengangguran mingguan AS menunjukkan bahwa jalan menuju \u201cfull employment\u201d masih panjang. Hal ini berarti the Fed kemungkinan masih akan terus membeli obligasi dan mendorong turun dollar AS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Minggu ini, di Eropa, Jerman akan mempublikasikan angka inflasi bulan Januari final yang diperkirakan memberikan konfirmasi di 1.6% YoY. Pada hari Selasa, Uni Eropa akan mempublikasikan perkiraan pendahuluan dari GDP kuartal ke empat yang diperkirakan kontraksi di \u2013 0.7%, sementara Jerman akan merilis survey ZEW bulan Februari. Pada akhir minggu, market akan merilis perkiraan pendahuluan dari PMI bulan Februari untuk Uni Eropa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data yang keluar kemungkinan akan meneguhkan pertumbuhan ekonomi yang melambat sehubungan dengan diberlakukannya lockdown karena meningkatnya infeksi virus corona.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Amerika Serikat, sidang atas Trump tetap berlanjut di Washington namun diperkirakan akan segera berakhir dalam beberapa hari lagi. Bahkan sebelum diambil keputusan, orang sudah tahu bahwa Trump akan dibebaskan karena tidak cukup banyak Republikan yang setuju dengan impeachment. Berita \u2013 berita mengenai stimulus akan kembali menguasai pasar dan mempengaruhi pergerakan harga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah paket stimulus akan keluar senilai yang diusulkan $1.9 triliun? Kemungkinan tidak. Namun nilai yang mendekati ini dan diatas $1 triliun sudah akan memuaskan pasar saham. Saat ini diperkirakan nilai yang sudah diperhitungan dalam harga di pasar adalah sebesar $1.5 triliun. Bagi dollar AS, semakin besar nilainya berarti semakin tinggi tingkat pertumbuhan ekonomi yang bisa dicapai sehingga mendorong naik dollar AS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Amerika Serikat terus mempercepat kampanye vaksinnya. Sebelumnya perkiraan 50% jumlah populasi telah divaksinasi adalah pada pertengahan Juli. Sekarang diperkirakan di akhir Juni sudah\u00a0 tercapai 50% dari populasi telah divaksin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Angka penjualan ritel bulan Januari diperkirakan akan berdampak yang substansial. Expenditure turun jauh di bulan November dan Desember tahun lalu, meskipun ada liburan Natal dan akhir\/awal tahun. Namun pada bulan Januari diperkirakan akan mengalami kenaikan sebagian karena stimulus yang keluar dari kongres pada akhir Desember.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Risalah pertemuan FOMC the Fed juga diperhatikan pasar. Setiap tanda \u2013 tanda akan dilakukannya pengurangan kecepatan pembelian obligasi akan mendorong naik dollar AS dan sebaliknya.\u00a0 Klaim pengangguran mingguan juga akan diamati dengan seksama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSupport\u201d terdekat menunggu di 1.2090 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2050 dan kemudian 1.2000.\u00a0 \u201cResistance\u201d terdekat menunggu di 1.2170\u00a0 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2215 dan kemudian 1.2260.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasangan matauang ini bisa menjadi \u201cbearish\u201d apabila \u201csupport\u201d di 1.1970 berhasil ditembus, maka akan bisa turun sampai ke 1.1880. Sedangkan apabila berhasil naik menembus keatas 1.2260, bisa terus naik mengetes level 1.2349.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner\u00a0 Vibiz Consulting<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) Pasangan EUR\/USD berhasil naik mencapai 1.2149 namun tidak bisa mempertahankan keuntungannya diatas angka 1.2100. Kenaikan ini tidak ada hubungannya dengan matauang bersama Eropa, melainkan karena melemahnya dollar AS. Matauang Amerika jatuh setelah rilis laporan NFP yang mengecewakan dan terus lemah sepanjang minggu lalu. Setelah sesi sebelumnya ditutup pada posisi tertinggi sepekan lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91,21],"tags":[589,6655,6695,417,555,9453,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-471685","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-forex","category-recommendation","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita-2","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Forex) Pasangan EUR\/USD berhasil naik mencapai 1.2149 namun tidak bisa mempertahankan keuntungannya diatas angka 1.2100. Kenaikan ini tidak ada hubungannya dengan matauang bersama Eropa, melainkan karena melemahnya dollar AS. Matauang Amerika jatuh setelah rilis laporan NFP yang mengecewakan dan terus lemah sepanjang minggu lalu. Setelah sesi sebelumnya ditutup pada posisi tertinggi sepekan lebih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-14T17:03:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-02-15T00:15:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/\",\"name\":\"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg\",\"datePublished\":\"2021-02-14T17:03:05+00:00\",\"dateModified\":\"2021-02-15T00:15:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Forex) Pasangan EUR\/USD berhasil naik mencapai 1.2149 namun tidak bisa mempertahankan keuntungannya diatas angka 1.2100. Kenaikan ini tidak ada hubungannya dengan matauang bersama Eropa, melainkan karena melemahnya dollar AS. Matauang Amerika jatuh setelah rilis laporan NFP yang mengecewakan dan terus lemah sepanjang minggu lalu. Setelah sesi sebelumnya ditutup pada posisi tertinggi sepekan lebih [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2021-02-14T17:03:05+00:00","article_modified_time":"2021-02-15T00:15:46+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/","name":"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg","datePublished":"2021-02-14T17:03:05+00:00","dateModified":"2021-02-15T00:15:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/telegramvbn-300x176.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/02\/15\/rekomendasi-eur-usd-15-19-februari-2021-tergantung-politik-dan-matauang-as\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi EUR\/USD 15 \u2013 19 Februari 2021: Tergantung Politik dan Matauang AS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/471685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=471685"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/471685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":471711,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/471685\/revisions\/471711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=471685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=471685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=471685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}