{"id":477685,"date":"2021-03-29T00:03:07","date_gmt":"2021-03-28T17:03:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=477685"},"modified":"2021-03-28T20:24:59","modified_gmt":"2021-03-28T13:24:59","slug":"rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/","title":{"rendered":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) EUR\/USD diperdagangkan turun ke bawah 1.18 di 1.1794 dengan memburuknya kondisi pandemic virus corona di Eropa dan isu mengenai belanja infrastruktur yang rancangan undang \u2013 undangnya sedang disiapkan oleh Gedung Putih.<\/p>\n<p>Covid \u2013 19 sedang naik lagi di Eropa dan hal ini membebani euro. Setelah Itali dan Perancis mengenakan restriksi yang baru terhadap kebanyakan dari populasinya, Jerman memperpanjang lockdown-nya sampai 18 April. Varian baru B 1.1.7 dari Inggris sedang memukul benua Eropa yang keras ini.<\/p>\n<p>Sementara lockdown sekarang ini berarti kembali ke normal akan semakin lama, PMI dari Markit untuk bulan Maret menunjukkan bisnis bisa melewati kesukaran pada saat sekarang ini dan mengarah ke pemulihan.<\/p>\n<p>Pertikaian mengenai vaksin AstraZeneca terus berlangsung antara Uni Eropa dengan Inggris. Ketegangan semakin meningkat dengan Eropa berada jauh dibawah Inggris dan AS dalam hal vaksinasi. Eropa baru memvaksin sekitar 10% dari polupasinya.<\/p>\n<p>Yields AS turun namun dollar AS naik. Korelasi yang belakangan ini mendominasi trading dimana setiap yields AS turun, dollar AS turun, telah memudar. Kali ini yields AS turun namun dollar AS tetap naik.<\/p>\n<p>Naiknya dollar AS disebabkan dua faktor utama. Pertama, program belanja infrastruktur yang masif senilai $3 triliun dianggap akan bisa mendorong ekonomi AS dan mendorong naiknya inflasi, yang bisa berakibat kepada Federal Reserve AS menaikkan tingkat bunga lebih cepat daripada yang direncanakan, meskipun pada saat ini Jerome Powell masih menganggap kenaikan harga bersifat sementara.<\/p>\n<p>Turunnya yields AS disebabkan dana untuk belanja infrastruktur sebagian akan dibiayai dari kenaikan pajak. Bertambahnya revenue berarti berkurangnya penerbitan hutang dan berkurangnya supply berarti naiknya harga treasury AS dan dengan demikian membuat turun yields AS.<\/p>\n<p>Potensi naiknya pajak membuat sentimen investor di Wall Street menjadi negatif \u00a0dan mengakibatkan turunnya harga saham sementara dollar AS yang safe \u2013 haven mendapatkan keuntungan.<\/p>\n<p>Sentimen pasar yang buruk juga disebabkan oleh karena bertambahnya keprihatinan akan pertumbuhan ekonomi global yang disebabkan lambatnya kampanye vaksin di Eropa dan meningkatnya kasus Covid \u2013 19 di Eropa, sementara di Inggris terus menurun.<\/p>\n<p>Di AS, data ekonomi yang keluar bervariasi dengan order durable goods pada bulan Februari mengecewakan, kejatuhan sebagian disebabkan oleh badai musim salju yang dingin. Sebaliknya, sektor perumahan tetap booming\u00a0 pada bulan lalu, dengan penjualan rumah baru dan bekas menunjukan aktifitas.<\/p>\n<p>Virus corona terus mengamuk di Eropa. Karenanya statistik di Jerman, Perancis, Itali dan Spanyol tetap kritikal bagi euro. Tren naik kemungkinan akan berlanjut paling tidak seminggu ini dengan Langkah \u2013 Langkah untuk mengatasinya masih memerlukan waktu untuk sampai bisa berdampak. Terlebih lagi penduduk sudah frustasi dan kemungkinan akan melanggar peraturan.<\/p>\n<p>Distribusi vaksin juga perlu diperhatikan dengan seksama ditengah pertikaian dengan Inggris dan AstraZeneca. Uni Eropa bersiap menerima vaksin dari semua perusahaan farmasi lainnya termasuk Johnson &amp; Johnson yang sekali suntik, selama bulan April. Setiap perkembangan bisa menggerakkan pasar.<\/p>\n<p>Kalender ekonomi dari Eropa pada minggu ini adalah rilis awal dari Consumer Price Index untuk bulan Maret, yang diperkirakan masih akan tetap rendah meskipun ada kenaikan baru \u2013 baru ini. ECB tidak melihat akan ada inflasi datang segera.<\/p>\n<p>PMI manufaktur final dari Markit juga menarik perhatian pasar. Kebanyakan Eropa akan libur pada hari Jumat dengan adanya Good Friday sehingga volume perdagangan akan tipis mulai dari hari Kamis.<\/p>\n<p>Dari Amerika Serikat, belanja infrastruktur senilai $3 triliun yang diusulkan oleh Gedung Putih akan menggerakkan dollar AS. Apabila keluarnya dana senilai $3 triliun terbagi dua dengan belanja infrastruktur fisik keluar lebih dahulu baru kemudian disusul dengan infrastruktur manusianya yang memasukkan kenaikan pajak untuk mendapatkan uang belanjanya, dollar AS akan mengalami tekanan turun. Namun apabila sukses besar tanpa terbagi dua, seperti paket kelegaan Covid \u2013 19 senilai $1,9 triliun, dollar AS akan memiliki lebih banyak alasan untuk naik.<\/p>\n<p>Kampanye vaksin di AS sedang mengejar 50% dari populasi pada pertengahan bulan Mei setelah mencapai 25% pada akhir bulan Maret. Setiap percepatan akan positip bagi dollar AS, sementara itu setiap gangguan akan bisa membebani dollar AS.<\/p>\n<p>Pada pertengahan kedua dari minggu ini, fokus akan bergerak ke laporan NFP AS untuk bulan Maret. Para ekonom memperkirakan meningkatnya perekrutan karyawan sampai menjadi 500.000 setelah pada bulan Februari mencapai 379.000. The Fed ingin melihat 9.5 juta orang yang menganggur segera kembali bekerja.<\/p>\n<p>Laporan pekerjaan dari ADP untuk bulan Maret, diperkirakan akan lompat ke 400.00 dan akan menjadi pertanda kearah NFP dan akan membentuk ekspektasi,<\/p>\n<p>Angka PMI manufaktur dari ISM juga akan menjadi pertanda kearah NFP dan kemungkinan akan menunjukkan naiknya aktifitas sektor industri AS.<\/p>\n<p>Angka Consumer Confidence dari Conference Board untuk bulan Maret diperkirakan akan lebih rendah.<\/p>\n<p>Meskipun demikian kurangnya likuiditas bisa berdampak yang lebih besar terhadap reaksi pasar sehubungan dengan NFP dirilis pada saat liburan Good Friday.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, euro terpukul oleh situasi sehubungan dengan virus sementara dollar AS mengambil keuntungan dari arus safe-haven lebih dari pada naiknya yields AS.<\/p>\n<p>\u201cSupport\u201d terdekat menunggu di 1.1760 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1690 dan kemudian 1.1600.\u00a0 \u201cResistance\u201d terdekat menunggu di 1.1836 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1875 dan kemudian 1.1910.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) EUR\/USD diperdagangkan turun ke bawah 1.18 di 1.1794 dengan memburuknya kondisi pandemic virus corona di Eropa dan isu mengenai belanja infrastruktur yang rancangan undang \u2013 undangnya sedang disiapkan oleh Gedung Putih. Covid \u2013 19 sedang naik lagi di Eropa dan hal ini membebani euro. Setelah Itali dan Perancis mengenakan restriksi yang baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":179368,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91,21],"tags":[589,6655,6695,417,555,9453,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-477685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","category-recommendation","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita-2","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Forex) EUR\/USD diperdagangkan turun ke bawah 1.18 di 1.1794 dengan memburuknya kondisi pandemic virus corona di Eropa dan isu mengenai belanja infrastruktur yang rancangan undang \u2013 undangnya sedang disiapkan oleh Gedung Putih. Covid \u2013 19 sedang naik lagi di Eropa dan hal ini membebani euro. Setelah Itali dan Perancis mengenakan restriksi yang baru [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-28T17:03:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-03-28T13:24:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"475\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/\",\"name\":\"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-03-28T17:03:07+00:00\",\"dateModified\":\"2021-03-28T13:24:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg\",\"width\":750,\"height\":475},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Forex) EUR\/USD diperdagangkan turun ke bawah 1.18 di 1.1794 dengan memburuknya kondisi pandemic virus corona di Eropa dan isu mengenai belanja infrastruktur yang rancangan undang \u2013 undangnya sedang disiapkan oleh Gedung Putih. Covid \u2013 19 sedang naik lagi di Eropa dan hal ini membebani euro. Setelah Itali dan Perancis mengenakan restriksi yang baru [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2021-03-28T17:03:07+00:00","article_modified_time":"2021-03-28T13:24:59+00:00","og_image":[{"width":750,"height":475,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/","name":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg","datePublished":"2021-03-28T17:03:07+00:00","dateModified":"2021-03-28T13:24:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/eropa-1.jpg","width":750,"height":475},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/03\/29\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-29-maret-02-april-2021-tertekan-pandemi-di-eropa-dan-kuatnya-usd\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 29 Maret \u2013 02 April 2021: Tertekan Pandemi di Eropa dan Kuatnya USD"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/477685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=477685"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/477685\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":477687,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/477685\/revisions\/477687"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/179368"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=477685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=477685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=477685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}