{"id":506407,"date":"2021-12-06T00:03:52","date_gmt":"2021-12-05T17:03:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=506407"},"modified":"2021-12-05T22:45:47","modified_gmt":"2021-12-05T15:45:47","slug":"rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/","title":{"rendered":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan?"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) Setelah pada mulanya EUR\/USD lompat ke ketinggian harian di 1.1333 sebagai reaksi awal terhadap angka NFP bulan November yang mengecewakan, EUR\/USD dengan cepat berbalik turun ke bawah 1.1300, namun pada akhirnya EUR\/USD kembali naik ke atas 1.13 dan diperdagangkan di sekitar 1.1306 karena melemahnya USD.<\/p>\n<p>Minggu lalu Federal Reserve telah memberikan signal siap untuk mempercepat proses tapering. Waktunya untuk berhenti memakai kata \u201ctransitory\u201d, perkataan yang hawkish dari kepala Federal Reserve Jerome Powell ini sehubungan dengan inflasi yang cenderung hawkish dan yang juga dikumandangkan oleh para koleganya yang lain, telah menjadi pendorong naik bagi dollar AS.<\/p>\n<p>Setelah kepanikan pasar pada awalnya, berita-berita mengenai varian baru Covid \u2013 19, Omicron berkurang stressnya. Ketakutan terhadap varian baru dari covid, Omicron sekarang telah bercampur dengan harapan tidak akan menakutkan seperti yang semula dipikirkan. Meskipun penularannya lebih cepat daripada varian-varian sebelumnya tetapi Omicron terbukti tidak mematikan seperti varian-varian lainnya.<\/p>\n<p>Pada saat Afrika Selatan melaporkan mengenai Omicron pada tanggal 25 November, terjadi kepanikan global yang mengakibatkan diberlakukannya langkah-langkah penutupan perbatasan dan restriksi lainnya di Eropa. Namun beberapa waktu kemudian, otoritas di Eropa mengakui bahwa Omicron sudah beredar di Eropa Barat bahkan sebelum varian baru covid \u2013 19, Omicron diidentifikasikan.<\/p>\n<p>Data dari Eropa minggu lalu terus merefleksikan perjuangan Uni Eropa untuk kembali ke jalur pertumbuhan, dengan inflasi tetap mengalami rally ke level yang mencetak rekor. Menurut perkiraan pendahuluan, Consumer Price Index (CPI) Jerman mencapai rekor 6% YoY di bulan November. Angka ini hanya mengkonfirmasi apa yang partisipan pasar telah tahu, inflasi Uni Eropa telah mencapai ketinggian beberapa tahun. Dan sementara Federal Reserve AS akhirnya menunjukkan tanda-tanda keprihatinan yang sesungguhnya, bank sentral Uni Eropa mempertahankan dirinya di kelompok orang yang \u201cwait and see\u201d.<\/p>\n<p>Sementara angka umum ekonomi AS hanya berhasil menambah 210.000 pekerjaan di bulan November, setengah dari yang diperkirakan sebesar 550.000, ada perkembangan yang positip. Tingkat pengangguran turun ke 4.2%, sementara tingkat partisipasi meningkat. Kedua hal ini adalah perkembangan yang positip. Akibatnya dollar AS hanya turun sebentar dan segera naik kembali.<\/p>\n<p>Minggu ini, Uni Eropa akan mempublikasikan angka final dari GDP kuartal ke 3, sementara Jerman akan merilis ZEW Survey on Economic Sentiment bulan Desember dan angka inflasi final bulan November.<\/p>\n<p>Dari AS, angka inflasi bulan November bisa memperkuat keputusan untuk mempercepat tapering dan membentuk ukuran dari perubahan. The Fed sekarang ini mengurangi pembelian obligasi bulanan sebanyak $15 miliar\/bulan. Apakah the Fed akan meningkatkan kecepatan dengan pengurangannya menjadi $20 miliar atau bahkan mungkin $25 miliar? Data dari Consumer Price Index (CPI) bisa membantu the Fed untuk menentukan keputusannya, yang akan mempengaruhi waktu dari kenaikan tingkat bunga.<\/p>\n<p>Diperkirakan akan terjadi penurunan di dalam angka umum dari 6.2% menjadi 5.8% dan di dalam angka inti CPI dari 4.6% menjadi 4.3%.<\/p>\n<p>Angka publikasi lainnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah Consumer Sentiment Index dari Universitas Michigan untuk bulan Desember. Setelah tumbang ke 67.4 pada bulan November, diperkirakan akan terjadi pemulihan.<\/p>\n<p>Kasus Omicron kemungkinan akan lebih banyak terjadi di AS, namun yang lebih penting lagi adalah assessment mengenai tingkat resistannya terhadap vaksin dan tingkat kematian yang dapat terjadi. Jika hasil assesement negatip, maka pasar akan terpukul dan dollar AS akan naik dan sebaliknya.<\/p>\n<p>\u201cSupport\u201d terdekat menunggu di 1.1290\u00a0 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1270 dan kemudian 1.1235. \u201cResistance\u201d terdekat menunggu di 1.1330 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1360 dan kemudian 1.1400.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Managing Partner Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Forex) Setelah pada mulanya EUR\/USD lompat ke ketinggian harian di 1.1333 sebagai reaksi awal terhadap angka NFP bulan November yang mengecewakan, EUR\/USD dengan cepat berbalik turun ke bawah 1.1300, namun pada akhirnya EUR\/USD kembali naik ke atas 1.13 dan diperdagangkan di sekitar 1.1306 karena melemahnya USD. Minggu lalu Federal Reserve telah memberikan signal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":32220,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[91,21],"tags":[589,6655,6695,417,555,9453,6885,6895,6887,6691,6787,735,4231,6899,2719,2885,309,6903,165,6653,3653,345,6901,2121,6693,6889,63,65,167,6893,3015,6883,2399,6785,2357,6659,6891,6793,6789,6897,2469,169,895],"class_list":["post-506407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forex","category-recommendation","tag-amerika","tag-analisis","tag-aud","tag-aussie","tag-australia","tag-berita-2","tag-cad","tag-canada","tag-chf","tag-currency","tag-dagang","tag-dolar","tag-ekonomi","tag-england","tag-eropa","tag-eur","tag-euro","tag-europe","tag-forex-2","tag-fundamental","tag-gbp","tag-inggris","tag-japan","tag-jepang","tag-jpy","tag-kanada","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-matauang","tag-new-zealand","tag-news","tag-nzd","tag-outlook","tag-perang","tag-poundsterling","tag-prediksi","tag-selandia-baru","tag-swiss-franc","tag-tarif","tag-usa","tag-usd","tag-valas","tag-yen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan? - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan? - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Forex) Setelah pada mulanya EUR\/USD lompat ke ketinggian harian di 1.1333 sebagai reaksi awal terhadap angka NFP bulan November yang mengecewakan, EUR\/USD dengan cepat berbalik turun ke bawah 1.1300, namun pada akhirnya EUR\/USD kembali naik ke atas 1.13 dan diperdagangkan di sekitar 1.1306 karena melemahnya USD. Minggu lalu Federal Reserve telah memberikan signal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-05T17:03:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-05T15:45:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"540\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/\",\"name\":\"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan? - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-05T17:03:52+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-05T15:45:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":540},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan? - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan? - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Forex) Setelah pada mulanya EUR\/USD lompat ke ketinggian harian di 1.1333 sebagai reaksi awal terhadap angka NFP bulan November yang mengecewakan, EUR\/USD dengan cepat berbalik turun ke bawah 1.1300, namun pada akhirnya EUR\/USD kembali naik ke atas 1.13 dan diperdagangkan di sekitar 1.1306 karena melemahnya USD. Minggu lalu Federal Reserve telah memberikan signal [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2021-12-05T17:03:52+00:00","article_modified_time":"2021-12-05T15:45:47+00:00","og_image":[{"width":800,"height":540,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/","name":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan? - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg","datePublished":"2021-12-05T17:03:52+00:00","dateModified":"2021-12-05T15:45:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/unieropa-1.jpg","width":800,"height":540},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2021\/12\/06\/rekomendasi-mingguan-eur-usd-6-10-desember-2021-berisiko-melanjutkan-penurunan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi Mingguan EUR\/USD 6 \u2013 10 Desember 2021: Berisiko Melanjutkan Penurunan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/506407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=506407"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/506407\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":506409,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/506407\/revisions\/506409"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=506407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=506407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=506407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}