{"id":537243,"date":"2022-11-28T00:16:23","date_gmt":"2022-11-27T17:16:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=537243"},"modified":"2022-11-28T12:14:11","modified_gmt":"2022-11-28T05:14:11","slug":"rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/","title":{"rendered":"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00?"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) Minyak mentah WTI mengakhiri minggu lalu dengan tetap negatip karena keprihatinan akan rendahnya permintaan. Faktor \u2013 faktor seperti berkelanjutannya merebaknya Covid \u2013 19 dan laporan naiknya output minyak mentah selama minggu lalu membuat harga minyak mentah menjadi stabil pada posisi yang rendah. Sentimen investor bervariasi sebagian dipicu oleh tipisnya likuiditas di tengah minggu yang pendek pada minggu lalu karena adanya liburan Thanksgiving.<\/p>\n<p><strong>Apa yang Terjadi Pada Minggu Lalu? <\/strong><\/p>\n<p>Memulai minggu perdagangan yang baru pada minggu lalu di $80.23 minyak mentah WTI mengakhiri minggu lalu dengan penurunan ke $76.57. Harga minyak mentah WTI sudah mulai turun dari sejak hari Senin ke $78.45.\u00a0 Pada hari Selasa berhasil naik kembali menembus $80.00 ke $81.50 karena komentar Menteri Energi Arab Saudi. Namun tidak dapat bertahan lama. Hari Rabu sudah berbalik turun ke bawah $80.00 ke $77.25 per barel. Pada hari Kamis masih di bawah tekanan turun sekalipun naik sedikit ke $77.77. Pada hari Jumat meneruskan penurunannya ke $76.57 karena kekuatiran mengamuknya Covid \u2013 19 di Cina.<\/p>\n<p><strong>Pergerakan Harian Harga Minyak Mentah WTI Minggu Lalu<\/strong><\/p>\n<p>Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari <strong>Senin<\/strong> turun menembus ke bawah $80.00 \u00a0ke sekitar $78.45 per barel.<\/p>\n<p>Minyak mentah WTI berjangka di Nymex gagal melewati barikade resistance psikologis di $80.00 per barel pada jam perdagangan sesi Asia. Sebelumnya minyak mentah WTI sempat jatuh ke $77.58 namun berhasil bangkit berbalik naik kembali ke arah $80.00 diperdagangkan di sekitar $79.65 per barel, masih di bawah $80.00 per barel.<\/p>\n<p>Minggu lalu, pemerintah Cina memutuskan untuk menghapus restriksi atas pergerakan manusia, material, mesin-mesin untuk bisa kembali ke aktifitas bisnis secara normal. Meskipun demikian, kenaikan yang tajam dari kasus Covid \u2013 19 menggencet sentimen pasar. Investor menghadapi dilema apakah kembali kepada keengganan terhadap resiko karena meningkatnya kasus Covid \u2013 19 atau menambah likuiditas dengan restriksi atas pergerakan manusia, material dan mesin-mesin sekarang dihapus.<\/p>\n<p>Sementara itu, untuk mengatasi merebaknya Covid \u2013 19 di kota metropolis selatan Cina Guangzhou, pemerintah Cina menutup (lockdown) kota ini selama lima hari. Kota berpenduduk 19 juta jiwa ini telah menjadi episentrum dari merebaknya Covid terbaru di Cina yang menjadi yang terburuk sejak dimulainya pandemik memukul Guangzhou.<\/p>\n<p>Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari <strong>Selasa<\/strong> berhasil naik menembus ke atas $80.00 \u00a0ke sekitar $81.50 per barel.<\/p>\n<p>Harga minyak mentah WTI pada awal perdagangan sesi Asia sempat turun ke kerendahan 11 bulan di $75.27 per barel.\u00a0 Penurunan harga minyak mentah WTI disebabkan karena pembicaraan bahwa para produsen kunci minyak mentah global, yaitu kelompok OPEC + kemungkinan akan terus mempertahankan produksi minyak menurut kesepakatan terakhir sampai tahun 2023, yang artinya menambah lebih banyak produksi.<\/p>\n<p>Namun, harga minyak mentah WTI berbalik naik kembali ke atas $80.00 di sekitar $81.50 per barel setelah keluar komentar dari Menteri Energi Arab Saudi Abdulaziz bin Salman Al-Saud.<\/p>\n<p>Pembicaraan mengenai intervensi OPEC+ di pasar minyak mentah untuk mendukung harga minyak mentah dari ketidakseimbangan mendapatkan konfirmasi setelah Menteri Energi Arab Saudi mengatakan bahwa kesepakatan OPEC+ sekarang ini akan terus berlangsung sampai kepada akhir tahun 2023.<\/p>\n<p>Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari <strong>Rabu<\/strong> berbalik turun dan diperdagangkan di sekitar $77.25 per barel.<\/p>\n<p>Minyak mentah WTI tidak sanggup bertahan dalam ketinggian hariannya, turun karena ketakutan akan berkurangnya permintaan yang disebabkan oleh merebaknya kembali kasus Covid \u2013 19 di Cina. Penghitungan jumlah korban Covid \u2013 19 di Cina mengarah ke puncak rekor yang pernah terjadi pada bulan April yang lalu sementara angka penularan dari Beijing, Shanghai dan Chongqing terus meningkat juga.<\/p>\n<p>Pada jam perdagangan sesi Asia dan Eropa, harga minyak mentah WTI masih bisa bertahan di ketinggiannya setelah pembicaraan mengenai intervensi OPEC+ di pasar minyak untuk mendukung naik harga minyak dari pergerakan yang tidak seimbang mendapatkan konfirmasi dari Menteri Energi Arab Saudi yang mengatakan bahwa kesepakatan OPEC+ yang sekarang ini akan terus berlangsung sampai akhir tahun 2023.<\/p>\n<p>Sebelum ini, negara-negara pengekspor minyak ini telah bersepakat untuk mengurangi produksi minyak mentah sebanyak dua juta barel per hari untuk mendorong naik harga minyak mentah.<\/p>\n<p>Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari <strong>Kamis<\/strong> tetap berada di bawah tekanan bearish dan diperdagangkan di sekitar $77.77 per barel.<\/p>\n<p>Setelah sempat mengalami pemulihan yang luarbiasa dari kerendahan 11 bulan di $75.28 ke $81.50, dengan konfirmasi dari Menteri Energi Arab Saudi bahwa kesepakatan OPEC+ untuk memangkas produksi akan tetap berlangsung sampai akhir tahun 2023, minyak mentah WTI tidak dapat bertahan dan melepaskan keuntungan yang diperolehnya pada hari Selasa.<\/p>\n<p>Pemulihan harga minyak mentah WTI hilang dengan penularan Covid \u2013 19 naik membumbung tinggi secara dramatis di Cina. Dilaporkan bahwa kasus baru harian Covid \u2013 19 di Cina meningkat ke 29.754, sebegitu jauh angka tertinggi semasa pandemik. Karena itu, kelonggaran \u2013 kelonggaran yang baru saja diberikan oleh pemerintah Cina diperkirakan akan ditarik lagi dalam rangka menahan penyebaran kasus baru Covid \u2013 19.<\/p>\n<p>Dokter \u2013 dokter Cina menyampaikan pesan yang jelas kepada Xi Jinping bahwa sistem kesehatan Cina tidak siap untuk menghadapi merebaknya coronavirus dengan skala besar secara nasional yang diakibatkan oleh dilonggarkannya langkah \u2013 langkah restriksi dalam mengatasi Covid \u2013 19.<\/p>\n<p>Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari <strong>Jumat<\/strong> sempat berhasil berbalik naik dan diperdagangkan di sekitar $78.70 per barel, namun kenaikan harga minyak mentah WTI ini tidak dapat berkelanjutan. Pada jam perdagangan sesi AS, harga minyak mentah WTI kembali turun dan diperdagangkan disekitar $76.57 dengan investor mengkuatirkan mengamuknya Covid \u2013 19 di Cina.<\/p>\n<p>Pemulihan harga minyak mentah WTI hilang dengan penularan Covid \u2013 19 naik membumbung tinggi secara dramatis di Cina. Dilaporkan bahwa kasus baru harian Covid \u2013 19 di Cina meningkat ke 29.754, sebegitu jauh angka tertinggi semasa pandemik. Karena itu, kelonggaran \u2013 kelonggaran yang baru saja diberikan oleh pemerintah Cina diperkirakan akan ditarik lagi dalam rangka menahan penyebaran kasus baru Covid \u2013 19.<\/p>\n<p>Sementara itu, kenaikan harga minyak mentah WTI disebabkan oleh pergerakan dari Arab Saudi. Setelah menyangkal laporan bahwa mereka sedang mendiskusikan untuk menambah supply minyak mentah dengan OPEC dan sekutunya, sekarang\u00a0 Arab Saudi mengatakan bahwa mereka menjanjikan langkah \u2013 langkah tambahan untuk memastikan stabilitas pasar minyak mentah.<\/p>\n<p>Menteri energi Irak dan Arab Saudi dilaporkan mengatakan bahwa penting untuk bekerjasama di dalam rangka OPEC +. Sebagai akibatnya harga minyak mentah mengalami kenaikan dalam perdagangan awal hari Jumat meskipun ada kekuatiran mengenai turunnya permintaan dari Cina yang disebabkan karena kasus Covid \u2013 19.<\/p>\n<p><strong>Pergerakan Minggu Ini<\/strong><\/p>\n<p>Dengan Menteri Energi Arab Saudi menegaskan kembali bahwa pemangkasan produksi OPEC Plus akan berlangsung terus sampai akhir tahun 2023 dan mencatat bahwa Uni Eropa tetap siap melakukan intervensi ketika diperlukan untuk menyeimbangkan supply &amp; demand. Harga minyak mentah WTI berbalik naik signifikan.<\/p>\n<p>Namun cepatnya kenaikan penularan di kota \u2013 kota utama Cina \u2013 yang sekarang telah melampaui puncak tertinggi yang pernah terjadi di negara ini pada bulan April tahun ini \u2013 memberikan ancaman dilakukannya restriksi pergerakan dalam usaha mengurangi penularan, membebani ekspektasi permintaan terhadap minyak mentah.<\/p>\n<p>Pergerakan harga minyak mentah WTI pada minggu ini kelihatannya masih akan tergantung kepada dua kekuatan yang saling berkompetisi ini \u2013 supply kedepan yang turun dan permintaan kedepan yang turun).<\/p>\n<p>Selain itu, harga minyak mentah WTI pada minggu ini juga akan dipengaruhi oleh laporan \u2013 laporan seberapa jauh Uni Eropa dapat mengenakan pembatasan harga atas minyak Rusia, di antara $65 sampai $70 per barel. Sampai hari Jumat minggu lalu, negara \u2013 negara di Uni Eropa belum memperoleh kesepakatan dan masih jauh dari kesepakatan. Polandia meminta harga dibatasi hanya paling tinggi sampai $30 per barel dengan dasar bahwa mereka percaya biaya produksi minyak mentah Rusia hanya sekitar $20. Belum lagi Yunani dan Malta yang merasa pembatasan harga yang sekarang terlalu restriktif.<\/p>\n<p>Data \u2013 data ekonomi dari kalender ekonomi yang akan keluar pada minggu ini juga akan bisa berdampak kepada pergerakan harga minyak mentah terutama pertemuan OPEC+ pada hari Kamis dan laporan persediaan minyak mentah AS serta laporan yang menggerakkan dollar AS secara signifikan seperti Non-Farm Payrolls AS yang akan keluar pada hari Jumat.<\/p>\n<p>Angka yang akan keluar dari data employment, Non-Farm Payrolls, AS bisa mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve.<\/p>\n<p>Di dalam komentarnya baru \u2013 baru ini, Powell mengatakan bahwa pasar tenaga kerja sudah terlalu ketat dan the Fed memerlukan lebih banyak kelonggaran sebelum mereka mulai mengurangi sikap yang agresif.<\/p>\n<p>Menurut perkiraan konsensus dari para ekonom, jumlah pekerjaan yang tercipta pada bulan November adalah sebanyak 200.000 pekerjaan.<\/p>\n<p><strong>Support &amp; Resistance<\/strong><\/p>\n<p>Support\u201d terdekat menunggu di $76.53 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $75.00 dan kemudian $73.71. \u201cResistance\u201d yang terdekat menunggu di $77.19 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $79.07 dan kemudian $81.80.<\/p>\n<p>Ricky Ferlianto\/VBN\/Head Research Vibiz Consulting<\/p>\n<p>Editor: Asido.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) Minyak mentah WTI mengakhiri minggu lalu dengan tetap negatip karena keprihatinan akan rendahnya permintaan. Faktor \u2013 faktor seperti berkelanjutannya merebaknya Covid \u2013 19 dan laporan naiknya output minyak mentah selama minggu lalu membuat harga minyak mentah menjadi stabil pada posisi yang rendah. Sentimen investor bervariasi sebagian dipicu oleh tipisnya likuiditas di tengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":537290,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[669,7,21,89],"tags":[57,7781,3301,63,65,7447,7451,3947,71,6931,7449,3685,7779],"class_list":["post-537243","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-column","category-commodity","category-recommendation","category-media-center","tag-emas","tag-gasoline","tag-gold","tag-komoditas","tag-komoditi","tag-metal-berharga","tag-metal-kuning","tag-minyak-mentah","tag-perak","tag-perang-dagang","tag-precious-metal","tag-silver","tag-trade-war","post_format-post-format-video"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00? - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00? - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Commodity) Minyak mentah WTI mengakhiri minggu lalu dengan tetap negatip karena keprihatinan akan rendahnya permintaan. Faktor \u2013 faktor seperti berkelanjutannya merebaknya Covid \u2013 19 dan laporan naiknya output minyak mentah selama minggu lalu membuat harga minyak mentah menjadi stabil pada posisi yang rendah. Sentimen investor bervariasi sebagian dipicu oleh tipisnya likuiditas di tengah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-27T17:16:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-28T05:14:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/\",\"name\":\"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00? - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-27T17:16:23+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-28T05:14:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00? - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00? - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Commodity) Minyak mentah WTI mengakhiri minggu lalu dengan tetap negatip karena keprihatinan akan rendahnya permintaan. Faktor \u2013 faktor seperti berkelanjutannya merebaknya Covid \u2013 19 dan laporan naiknya output minyak mentah selama minggu lalu membuat harga minyak mentah menjadi stabil pada posisi yang rendah. Sentimen investor bervariasi sebagian dipicu oleh tipisnya likuiditas di tengah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2022-11-27T17:16:23+00:00","article_modified_time":"2022-11-28T05:14:11+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/","name":"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00? - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg","datePublished":"2022-11-27T17:16:23+00:00","dateModified":"2022-11-28T05:14:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/maxresdefault-85.jpg","width":1280,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2022\/11\/28\/rekomendasi-minyak-mingguan-28-november-2-desember-2022-bisakah-bangkit-ke-atas-80-00\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi Minyak Mingguan 28 November \u2013 2 Desember 2022: Bisakah Bangkit ke Atas $80.00?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/537243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=537243"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/537243\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":537258,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/537243\/revisions\/537258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/537290"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=537243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=537243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=537243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}