{"id":539037,"date":"2023-01-03T17:43:31","date_gmt":"2023-01-03T10:43:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=539037"},"modified":"2023-01-04T14:13:00","modified_gmt":"2023-01-04T07:13:00","slug":"review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/","title":{"rendered":"Review Tahun 2022  Jagung &#8211; Kedelai &#8211; Gandum"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) &#8211; Market Review 2022 Jagung, Kedelai dan Gandum. Tahun 2022 adalah tahun yang sulit setelah melewati pandemi covid selama 2 tahun, terjadi invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 yang berakibat inflasi tinggi terjadi di AS dan Eropa diikuti banyak negara lainnya.<\/p>\n<p>Inflasi tinggi membuat\u00a0 Bank Sentral menaikkan suku bunga sehingga pertumbuhan ekonomi melambat dan menuju pada resesi.<\/p>\n<p>Memulai tahun 2023 dengan kesulitan yang harus diatasi inflasi, kenaikan suku bunga, menguatnya indeks dolar, harga bahan bakar minyak mentah, gas cenderung meningkat.<\/p>\n<p>Pada awal tahun 2022 harga-harga komoditas pertanian sudah tinggi karena keterbatasan pasokan selama pandemi, lockdown sehingga tidak bisa menanam, dan keterbatasan transportasi.<\/p>\n<h5><strong>Pergerakan Harga Biji-bijian Pada tahun 2022 dipengaruhi faktor-faktor ini:<\/strong><\/h5>\n<ul>\n<li><strong>Pada Awal tahun Januari &amp; Februari:<\/strong>\n<ul>\n<li>Harga-harga mulai turun lagi pertengahan sampai akhir 2021, namun masih diatas harga sebelum pandemi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Invasi Rusia ke Ukraina<\/strong>\n<ul>\n<li>Baru saja harga-harga mengalami penurunan terjadi Invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.<\/li>\n<li>Kedua negara ini Rusia dan Ukraina adalah negara eksportir gandum global sebesar 29%. Pengekspor jagung 19% dan pengekspor 80% dari minyak bunga matahari yang bersaing dengan minyak kedelai.<\/li>\n<li>Rusia dan Ukraina mengekspor 29% dari gandum global dan menjadi negara pengekspor ke Timur Tengah dan Afrika.<\/li>\n<li>Gandum adalah makanan pokok dari masyarakat Eropa dan AS, dan bahan baku pembuat terigu dan pembuat roti, sehingga kenaikan harganya mempengaruhi inflasi harga bahan makanan yang meningkat tinggi.<\/li>\n<li>Harga biji-bijian mengalami lonjakan yang tinggi sejak 24 Februari invasi Rusia ke Ukraina terutama gandum dan jagung, kedua negara adalah penghasil gandum terbesar di dunia sedangkan untuk harga kedelai sangat volatile pengaruh kenaikan harga dari minyak mentah dan minyak bunga matahari, karena Ukraina adalah penghasil minyak bunga matahari terbesar di dunia.<\/li>\n<li>Perang Rusia \u2013 Ukraina yang sampai saat ini masih belum selesai membuat harga bahan bakar dan bahan pangan meningkat, inflasi meningkat di banyak negara di dunia, harga pupuk juga naik karena Rusia pengekspor pupuk.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Data Perekonomian Global<\/strong> inflasi tinggi, suku bunga yang ditingkatkan terus untuk membuat perekonomian turun, kekhawatiran resesi masih mewarnai pergerakan harga di bulan Oktober.\n<ul>\n<li>Inflasi tinggi menyebabkan Bank Sentral melakukan pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga akibatnya pertumbuhan ekonomi menurun dan membuat kekhawatiran terjadi resesi.<\/li>\n<li>Indeks dolar AS meningkat sehingga harga jagung, kedelai, gandum AS mahal bagi pembeli di luar mata uang AS. Pembeli beralih ke negara produsen lain Argentina dan Brazil.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Faktor Cuaca :<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Pergerakan harga dari komoditas pertanian juga dipengaruhi oleh cuaca dimana pada tahun 2022 ini gelombang panas melanda India, Asia Barat, Eropa Barat, Amerika Utara. Gelombang panas menyisakan kekeringan sehingga merusak tanaman sehingga hasil panen berkurang dan kualitasnya berkurang.<\/li>\n<li>Hasil panen gandum Australia meningkat karena cuaca yang membaik di Australia<\/li>\n<li>Potensi kenaikan dari hasil gandum dan kedelai Brazil karena cuaca mendukung di Brazil.<\/li>\n<li>Berbeda dengan Brazil, La Nina di Argentina cuaca kering hasil turun dibawah 50 MMT.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><strong>Perjanjian Ekspor Koridor Laut Hitam\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Harga \u2013 harga sempat turun ketika koridor pelabuhan Laut Hitam dibuka kembali sehingga kapal-kapal dapat mengangkut jagung dan gandum dari Ukraina untuk negara-negara Timur Tengah.<\/li>\n<li>Pada awal bulan Nopember harga jagung dan gandum mencapai harga tertinggi lagi setelah Rusia mengumumkan pada akhir pekan tidak lagi mendukung akan keamanan perjalanan kapal-kapal yang mengangkut biji-bjian melalui koridor Laut Hitam. Sehingga menarik diri dari\u00a0 perpanjangan perjanjian\u00a0 pengiriman melalui pelabuhan di laut Hitam.<\/li>\n<li>Namun pada tanggal 18 Nopember terjadi penandatanganan perpanjangan penggunaan koridor Laut Hitam selama 120 hari, setelah akhirnya Rusia menyetujuinya.<\/li>\n<li>Permintaan Cina berkurang karena lockdown covid-19 masih berlangsung, kebijakannya dilonggarkan pada akhir Nopember.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h5><strong>Di bawah ini di bahas pergerakan harga Jagung \u2013 Kedelai &#8211; Gandum Market Review\u00a0 2022.<\/strong><\/h5>\n<p>Tahun Marketing untuk Jagung \u2013 Kedelai \u2013 Gandum dimulai September.<\/p>\n<h5><strong>JAGUNG:\u00a0<\/strong><\/h5>\n<p><strong>Harga jagung Maret pada 30 Desember 2022<\/strong> turun 1 sen (0.15%) menjadi $6.7850 per bushel.<\/p>\n<p>Laporan Penjualan Ekspor Mingguan sebesar 781,583 MT dipesan dari persediaan lama sampai 22 Desember. Mendekati perkiraan pedagang. Naik 22% dari minggu lalu tapi masih turun 37% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Termasuk pembelian dari Jepang dan Mexico 298k MT yang sudah diumumkan sebelumnya.<\/p>\n<p>Jepang juga memesan dari persediaan baru\u00a0 sebesar 170k MT sehingga total ekspor jagung yang belum dikirim 1.139 MMT atau 25% dari total penjualan 2022\/23.<\/p>\n<p>Total Pengiriman jagung pada seminggu \u00a0ini 1.012 MMT menjadi 9.235 MMT<\/p>\n<p><strong>Pergerakan harga jagung dipengaruhi oleh:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&#8211; Cuaca di daerah pertanian jagung<\/p>\n<p>&#8211; Pertumbuhan dari tanaman<\/p>\n<p>&#8211; Negara-negara penghasil jagung :<\/p>\n<p>Negara Jumlah (ton)<\/p>\n<p>1 Amerika Serikat 364 juta<\/p>\n<p>2 Cina 271 juta<\/p>\n<p>3 Brazil\u00a0 126 juta<\/p>\n<p>4 Uni Eropa\u00a0 60 juta<\/p>\n<p>5 Argentina 55 juta<\/p>\n<p>&#8211; Pergerakan Harga minyak mentah menggerakan harga\u00a0 jagung bisa dibuat etanol sebagai bahan bahan bakar pengganti<\/p>\n<h5><strong>GRAFIK PERGERAKAN HARGA JAGUNG DI TAHUN 2022<\/strong><\/h5>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-539038 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-300x224.jpeg\" alt=\"MARKET REVIEW 2022, JAGUNG, KEDELAI, GANDUM\" width=\"642\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-300x224.jpeg 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-600x449.jpeg 600w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-768x575.jpeg 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-80x60.jpeg 80w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-265x198.jpeg 265w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-696x521.jpeg 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022-561x420.jpeg 561w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/jagung2022.jpeg 981w\" sizes=\"auto, (max-width: 642px) 100vw, 642px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Harga jagung pada tahun 2022 naik dimulai sejak invasi Rusia ke Ukraina dari bulan Februari sampai bulan Mei dan kemudian turun di bulan Juni dan Juli, berikutnya sampai Desember naik lagi.<\/p>\n<p><strong>Pada tahun 2022 ini membukukan kenaikan sebesar 13.2%<\/strong><\/p>\n<p>Harga tertinggi pada bulan Mei $7.67.<\/p>\n<p>Harga terendah di\u00a0 Januari 2022 di $5.73<\/p>\n<p><strong>Pergerakan harga jagung di tahun 2022 :\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&#8211; 29 Februari 2022 Harga jagung mencapai harga tertinggi di $7.1625<\/p>\n<p>&#8211; 7 Maret 2022 Sanksi diberikan kepada Rusia larangan untuk membeli bahan bakar dan gas dari Rusia. Harga bahan bakar dan harga bahan pangan meningkat. Pergerakan harga jagung naik sampai 15% sejak 24 Februari invasi Rusia ke Ukraina \u2013 1 Juli 2022 Harga jagung tidak bisa bertahan di ketinggian sehingga ke\u00a0 harga $5.90 per bushel karena cuaca membaik di pertanian AS.<\/p>\n<p>&#8211; 22 Juli 2022 pada hari Jumat berita bahwa akan ada penanda tanganan pelepasan ekspor Ukraina dari pelabuhan di Laut Hitam, namun setelah penandatangan harga naik karena pelabuhan\u00a0 Odesa di bom oleh Rusia ke harga terendah $5.6425 per bushel. Kapal pertama yang berangkat dari Ukraina diisi jagung.<\/p>\n<p>&#8211; 12 September 2022 harga jagung sempat ke tertinggi di $6.955 karena harga minyak mentah naik, OPEC menurunkan produksi minyak mentah<\/p>\n<p>&#8211; 10 Oktober 2022 harga jagung naik ke tertinggi $6.98 kenaikan harga minyak mentah. Sempat ke harga tertinggi di $7.05 perbushel. Kekhawatiran tidak diperpanjangnya ijin pengiriman biji-bijian melalui laut Hitam apabila jatuh tempo di bulan Nopember<\/p>\n<p>Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama $6.77 berikut ke $6.67 sedangkan resistant pertama di $6.93 berikut $7.05.<\/p>\n<h5><strong>KEDELAI\u00a0\u00a0<\/strong><\/h5>\n<p>Harga kedelai Maret di CBOT pada 30 Desember 2022 naik 7.75 sen (0.51%) menjadi $15.25 per bushel. Harga soymeal Maret naik $12.50 (2.73%) menjadi $471 per ton. Harga minyak kedelai Maret \u00a0turun $2.29 (3.45%) menjadi $64.07.<\/p>\n<p>Laporan Penjualan Ekspor Mingguan sebesar 705, 813 MT kedelai dijual sampai 22 Desember. Naik 6% dari minggu lalu dan naik 84% dari tahun lalu pada minggu yang sama.<\/p>\n<p>Negara pembeli terbesar Cina walaupun 334k MT dari 521 MT dipindahkan ke negara yang tidak dikenal. Total ekspor yang belum dikirim naik 3.4% dari tahun lalu 43.108 MMT.<\/p>\n<p>Penjualan soymeal 264,311 MT masih termasuk range perkiraan 125k \u2013 300k MT.\u00a0 Total soymeal yang belum dikirim 6.121 MMT sampai 22 Desember.<\/p>\n<p>Penjualan minyak kedelai 5,423 MT naik dari 822 MT minggu lalu namun masih turun dari 9,302 MT dari tahun lalu pada minggu yang sama. Perkiraan analis dibawah 30k MT. Total minyak kedelai yang belum dikirim\u00a0 36,690 MT sampai 22 Desember.<\/p>\n<h6><\/h6>\n<h6><strong>Faktor Penggerak harga kedelai :\u00a0<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Cuaca di daerah pertanian<\/li>\n<li>Progress pertumbuhan tanaman<\/li>\n<li>Negara penghasil kedelai :<\/li>\n<\/ul>\n<p>Negara Jumlah (ton)<\/p>\n<p>1 Brazil\u00a0 149 juta<\/p>\n<p>2 Amerika Serikat 123 juta<\/p>\n<p>3 Argentina 51 juta<\/p>\n<p>4 Cina 18 juta<\/p>\n<p>5 India\u00a0 11 juta<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Pergerakan harga minyak mentah menggerakan harga minyak kedelai yang dapat dibuat biodiesel sebagai bahan bakar pengganti<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>GRAFIK PERGERAKAN HARGA KEDELAI DI TAHUN 2022<\/strong><\/h6>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-539040 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-300x184.jpeg\" alt=\"review tahun 2022, jagung, kedelai, gandum\" width=\"628\" height=\"385\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-300x184.jpeg 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-600x368.jpeg 600w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-1024x627.jpeg 1024w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-768x470.jpeg 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-696x426.jpeg 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022-686x420.jpeg 686w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/kedelai-2022.jpeg 1061w\" sizes=\"auto, (max-width: 628px) 100vw, 628px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Harga kedelai di tahun 2022 naik sejak awal Januari semakin memuncak setelah invasi Rusia ke Ukraina di 24 Februari 2022. Harga terus meningkat sehingga memuncak di bulan Mei 2022 kemudian turun di bulan Oktober dan naik lagi sampai akhir Desember.<\/p>\n<p><strong>Harga kedelai pada tahun 2022 naik 13.5%<\/strong><\/p>\n<p>Harga terendah di bulan Januari $13.69 per bushel.<\/p>\n<p>Harga tertinggi di bulan Mei $15.86 per bushel.<\/p>\n<h6><strong>PERGERAKAN HARGA KEDELAI DI TAHUN 2022<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>7 Maret 2022 Sanksi diberikan kepada Rusia larangan untuk membeli minyak mentah dan gas dari Rusia sehingga harga bahan bakar dan harga bahan pangan meningkat Pergerakan harga kedelai sampai naik 6.37% sejak 24 Februari invasi Rusia ke Ukraina<\/li>\n<li>11 Maret 2022\u00a0Harga kedelai mencapai harga tertinggi $16.8625.\u00a0\u00a0ekspor mingguan dengan jumlah kedelai yang dipesan mencapai tertinggi dalam 20 minggu<\/li>\n<li>\u00a014 Mei 2022\u00a0Harga kedelai Juli di CBOT naik 32.75 sen (2.03%) menjadi $16.4650 per bushel,\u00a0produksi Amerika Selatan berkurang akibat cuaca panas, sehingga belum bisa mengekspor pada pertengahan pertama tahun marketing 2022\/23 sehingga pembelian kedelai beralih ke AS, sehingga ekspor AS pada tahun marketing ini meningkat.<\/li>\n<li>10 Juni 2022\u00a0Rekor tertinggi baru peningkatan ekspor,\u00a0Harga kedelai Juli di CBOT naik 29 sen (1.67%) menjadi $17.69 per bushel<\/li>\n<li>7 September 2022\u00a0harga kedelai turun ke terendah sejak 18 Agustus di $13.84 per bushel<\/li>\n<li>12 September\u00a02021\u00a0harga $14.89\u00a0\u00a0Menteri Perekonomian Argentina menetapkan fixed rate untuk Ekspor Kedelai. Rate Peso 200\/$1 USD. Membuat kenaikan pada volume Ekspor Argentina.\u00a0\u00a0Petani Argentina menjual 268,000 ton kedelai pada akhir minggu bulan Agustus menurut data dari Kementerian Pertanian. Perkiraan penjualan meningkat karena ada insentif yang diberikan.<\/li>\n<li>10 Oktober 2022\u00a0harga turun ke $13.87\u00a0akibat meluasnya serangan Rusia ke Ukraina, sehingga diperkirakan perjanjian ekspor melalui Laut Hitam tidak akan diperpanjang pada bulan Nopember.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Analisa tehnikal<\/strong> untuk kedelai dengan support pertama $15.08 berikut $14.88 resistant pertama $15.28 berikut ke $15.40.<\/p>\n<h5><strong>GANDUM\u00a0\u00a0<\/strong><\/h5>\n<p>Harga gandum Maret di CBOT pada 30 Desember 2022 \u00a0naik $18 (2.33%) menjadi $7.92 per bushel.<\/p>\n<p>Harga gandum naik setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan Menurut FAS sebesar 478,122 MT gandum dijual pada seminggu sampai 22 Desember. Naik 43% dari minggu lalu. Dua kali lipat dari tahun lalu pada minggu yang sama. Diatas perkiraan analis 450k MT.<\/p>\n<p>Negara pembeli terbesar Jepang dan Mexico setelah Mexico menambahkan 33k MT dari \u00a0persediaan baru.<\/p>\n<p>Total ekspor yang belum dibayar 14.922 MMT sampai 22 Desember turun 6% dari tahun lalu. Dari persediaan baru sebesar 64k MT sudah 21% dari total 2021\/22.<\/p>\n<h6><strong>Pergerakan harga gandum dipengaruhi oleh:<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Cuaca di daerah pertanian<\/li>\n<li>Progress pertumbuhan tanaman<\/li>\n<li>Negara penghasil gandum :<\/li>\n<\/ul>\n<p>Negara Jumlah (ton)<\/p>\n<p>1 Cina\u00a0 138 juta<\/p>\n<p>2 Uni Eropa 132 juta<\/p>\n<p>3 India 103 juta<\/p>\n<p>4 Rusia 88 juta<\/p>\n<p>5 Amerika Serikat\u00a0 48 juta<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h5><strong>GRAFIK PERGERAKAN HARGA GANDUM DI TAHUN 2022<\/strong><\/h5>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-539043 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-300x206.jpeg\" alt=\"REVIEW TAHUN 2022, jagung, kedelai, gandum\" width=\"610\" height=\"419\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-300x206.jpeg 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-600x412.jpeg 600w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-768x527.jpeg 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-100x70.jpeg 100w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-218x150.jpeg 218w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-696x477.jpeg 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022-612x420.jpeg 612w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/gandum2022.jpeg 1019w\" sizes=\"auto, (max-width: 610px) 100vw, 610px\" \/><\/p>\n<p>Harga gandum naik dari awal Januari dan terus meningkat setelah Invasi Rusia ke Ukraina 24 Februari 2022. Harga gandum mencapai puncaknya pada bulan Mei.<\/p>\n<p><strong>Kenaikan harga gandum di tahun 2022 sebesar 1.2%.<\/strong><\/p>\n<p>Harga terendah di bulan Januari $7.63<\/p>\n<p>Harga tertinggi di bulan Mei $11.05.<\/p>\n<p>Pergerakan Harga Gandum di 2022<\/p>\n<ul>\n<li>Harga gandum setelah naik tinggi setelah invasi Rusia ke Ukraina\u00a0 24 Februari dan harga gandum mencapai puncaknya pada\u00a0\u00a0<strong>7 Maret 2022<\/strong>di\u00a0<strong>harga $12.95<\/strong>. Kenaikan tinggi akibat\u00a0 penetapan sangsi ke Rusia, AS tidak lagi membeli minyak mentah dan gas dari Rusia dan diikuti beberapa negara Eropa. Harga gandum mencapai\u00a0<strong>harga tertinggi 14 tahunnya<\/strong>. Harga gandum pada 7 Maret\u00a0<strong>naik 52%<\/strong>\u00a0dari 22 Februari sebelum invasi Rusia ke Ukraina.<\/li>\n<li>Harga gandum sempat turun ke harga terendah sejak\u00a0 1 Maret di harga $7.059 pada\u00a0<strong>22 Juli<\/strong>pada hari Jumat berita bahwa akan ada\u00a0<strong>penanda tanganan pelepasan ekspor Ukraina dari pelabuhan di Laut Hitam<\/strong>, namun setelah penandatangan harga naik karena pelabuhan\u00a0 Odesa di bom oleh Rusia.<\/li>\n<li>Harga gandum September pada\u00a0<strong>3 Agustus<\/strong>di CBOT turun 11 sen (1.42%) menjadi $7.6365 perbushel harga terendah 6 bulan.\u00a0<strong>Turun 41.23% dari awal invasi Rusia ke Ukraina.\u00a0<\/strong><\/li>\n<li>Harga gandum\u00a0<strong>19 September di CBOT<\/strong>di $8.30<\/li>\n<li>Harga gandum\u00a0<strong>10 Oktober 2022\u00a0<\/strong>Harga gandum Desember di CBOT naik 57.75 sen\u00a0 (6.56%) menjadi $9.38 per bushel.\u00a0\u00a0Kenaikan harga gandum akibat meluasnya serangan Rusia ke Ukraina, sehingga diperkirakan perjanjian ekspor melalui Laut Hitam tidak akan diperpanjang pada bulan Nopember.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Analisa tehnikal<\/strong> untuk gandum support pertama $7.58 berikut ke $7.38 sedangkan resistant pertama $7.87 berikut ke $8.09<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h6><strong>KESIMPULAN :\u00a0<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Pergerakan Harga jagung, gandum dan kedelai pada tahun 2023 dimulai dengan masalah perekonomian global dimana kenaikan suku bunga masih berlanjut untuk mengatasi inflasi.<\/li>\n<li>Perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kekhawatiran resesi dapat menghambat kenaikan harga\u00a0\u00a0komoditas<\/li>\n<li>Menguatnya indeks dolar AS juga menjadi penghambat kenaikan harga karena permintaan gandum, jagung dan kedelai AS berkurang karena harganya mahal.<\/li>\n<li>Perang Rusia \u2013 Ukraina yang sampai saat ini belum berakhir sangat mempengaruhi harga komoditas biji-bijian karena Rusia dan Ukraina penghasil biji-bijian utama di dunia.<\/li>\n<li>Harga bahan bakar minyak mentah dan gas alam akan mempengaruhi harga komoditas yang lain, karena menimbulkan kenaikan dari harga transportasi dan juga kegiatan industri<\/li>\n<li>Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi pada tahun 2023 nanti, sehingga mempengaruhi produksi dari komoditas pertanian.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Loni T \/ Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) &#8211; Market Review 2022 Jagung, Kedelai dan Gandum. Tahun 2022 adalah tahun yang sulit setelah melewati pandemi covid selama 2 tahun, terjadi invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 yang berakibat inflasi tinggi terjadi di AS dan Eropa diikuti banyak negara lainnya. Inflasi tinggi membuat\u00a0 Bank Sentral menaikkan suku bunga sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101019,"featured_media":539045,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[669,7,2947,6273],"tags":[6619,6601,5513,6555,7703,6617,2505,6473,6471,7931,2517,7547,6517],"class_list":["post-539037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-column","category-commodity","category-market","category-yearly-review","tag-argentina","tag-brazil","tag-cbot","tag-cina","tag-fas","tag-gandum","tag-india","tag-jagung","tag-kedelai","tag-laut-hitam","tag-rusia","tag-ukraina","tag-usda"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Review Tahun 2022 Jagung - Kedelai - Gandum - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Market Review 2022 Jagung, Kedelai Gandum tahun sulit setelah pandemi covid 2 tahun, invasi Rusia ke Ukraina , inflasi tinggi terjadi di AS\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Review Tahun 2022 Jagung - Kedelai - Gandum - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Market Review 2022 Jagung, Kedelai Gandum tahun sulit setelah pandemi covid 2 tahun, invasi Rusia ke Ukraina , inflasi tinggi terjadi di AS\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-03T10:43:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-04T07:13:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Loni T\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Loni T\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/\",\"name\":\"Review Tahun 2022 Jagung - Kedelai - Gandum - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-01-03T10:43:31+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-04T07:13:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6\"},\"description\":\"Market Review 2022 Jagung, Kedelai Gandum tahun sulit setelah pandemi covid 2 tahun, invasi Rusia ke Ukraina , inflasi tinggi terjadi di AS\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Review Tahun 2022 Jagung &#8211; Kedelai &#8211; Gandum\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6\",\"name\":\"Loni T\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Loni T\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/tina\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Review Tahun 2022 Jagung - Kedelai - Gandum - Vibiznews.com","description":"Market Review 2022 Jagung, Kedelai Gandum tahun sulit setelah pandemi covid 2 tahun, invasi Rusia ke Ukraina , inflasi tinggi terjadi di AS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Review Tahun 2022 Jagung - Kedelai - Gandum - Vibiznews.com","og_description":"Market Review 2022 Jagung, Kedelai Gandum tahun sulit setelah pandemi covid 2 tahun, invasi Rusia ke Ukraina , inflasi tinggi terjadi di AS","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2023-01-03T10:43:31+00:00","article_modified_time":"2023-01-04T07:13:00+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1080,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Loni T","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Loni T","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/","name":"Review Tahun 2022 Jagung - Kedelai - Gandum - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg","datePublished":"2023-01-03T10:43:31+00:00","dateModified":"2023-01-04T07:13:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6"},"description":"Market Review 2022 Jagung, Kedelai Gandum tahun sulit setelah pandemi covid 2 tahun, invasi Rusia ke Ukraina , inflasi tinggi terjadi di AS","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/REVIEW-TAHUN-2022-JAGUNG-KEDELAI-GANDUM-1.jpg","width":1080,"height":1080},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/01\/03\/review-tahun-2022-jagung-kedelai-gandum\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Review Tahun 2022 Jagung &#8211; Kedelai &#8211; Gandum"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/a805c08fc07962506a02070b20c49ae6","name":"Loni T","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ec186ef873c74c3071199daa3229f43?s=96&d=mm&r=g","caption":"Loni T"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/tina\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/539037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101019"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=539037"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/539037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":539094,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/539037\/revisions\/539094"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/539045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=539037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=539037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=539037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}