{"id":543378,"date":"2023-03-10T16:36:21","date_gmt":"2023-03-10T09:36:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibiznews.com\/?p=543378"},"modified":"2023-03-10T16:36:21","modified_gmt":"2023-03-10T09:36:21","slug":"yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/","title":{"rendered":"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi"},"content":{"rendered":"<p>(Vibiznews &#8211; Economy &amp; Business) &#8211; Mari kita mengenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi, Aplikasi Bukti Pemotongan dan\/atau Pemungutan PPh Unifikasi Elektronik, yang selanjutnya disebut Aplikasi e-Bupot Unifikasi, adalah perangkat lunak yang disediakan di laman milik Direktorat Jenderal Pajak atau saluran tertentu yang dapat digunakan untuk membuat Bukti Pemotongan\/Pemungutan Unifikasi, untuk mengisi serta untuk menyampaikan SPT Masa PPh Unifikasi.<\/p>\n<p>Dasar hukum dari e-Bupot Unifikasi ini adalah PER-24\/PJ\/2021 tentang Bentuk dan Tata Cara Pembuatan Bukti Pemotongan\/Pemungutan Unifikasi serta Bentuk, Isi, Tata Cara Pengisian, dan Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Unifikasi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-543382\" src=\"https:\/\/www.vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifikasi-300x169.jpg\" alt=\"bupot unifikasi \" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifikasi-300x169.jpg 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifikasi.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Di bawah ini merupakan langkah-langkah dalam pengisian e-Bupot Unifikasi:<br \/>\n1. Login dan Aktivasi Fitur Layanan.<br \/>\n\u2022 E-Bupot Unifikasi dapat diakses setelah login di www.pajak.go.id.<br \/>\n\u2022 Masukan NPWP dan password. Jika lupa password, lakukan reset password dengan menggunakan EFIN pada menu \u201cLupa Kata Sandi?\u201d<br \/>\n\u2022 Setelah berhasil login, maka akan muncul menu \u201cdashboard\u201d. Pilih tab \u201cProfil\u201d untuk menambah hak akses e-Bupot Unifikasi (hanya dilakukan saat pertama kali mengakses e-Bupot Unifikasi).<br \/>\n\u2022 Pilih menu sebelah kiri atas dan pilih \u201cAktivasi Fitur\u201d, kemudian akan muncul kolom fitur di sebelah kanan, ceklist pada \u201ce-Bupot Unifikasi\u201d. Kemudian setelah menambahkan fitur, akan ter-log out, sehingga perlu untuk login kembali.<br \/>\n\u2022 Untuk menggunakan e-Bupot Unifikasi dapat dilakukan pada tab \u201cLAPOR &#8211; Pra Pelaporan\u201d, kemudian klik \u201de-Bupot Unifikasi\u201d<br \/>\n\u2022 Setelah berhasil masuk ke e-Bupot Unifikasi akan muncul tampilan empat menu utama yaitu: Dashboard, Pajak Penghasilan, SPT Masa, Pengaturan.<br \/>\n\u2022 Perlu diketahui bahwasanya terdapat menu \u201cpetunjuk pengisian\u201d di sebelah kiri dalam setiap tab yang dapat dibaca.<br \/>\n\u2022 Pada menu \u201cdashboard\u201d terdapat \u201cdaftar SPT Masa PPh Unifikasi yang telah dikirim\u201d yaitu daftar yang menampilkan data SPT Masa PPh Unifikasi yang telah di-submit (dikirim) secara elektronik ke sistem DJP, yang terdapat tombol aksi di setiap baris SPT tersebut. Tombol Aksi terdiri dari \u201cLihat BPE, Lihat Bukti Potong, Cetak, Ajukan Unduh Bupot\u201d.<br \/>\n\u2022 Pada menu \u201clihat bukti potong\u201d terdapat menu \u201cunduh excel\u201d untuk melakukan pengunduhan bukti potong.<br \/>\n\u2022 Agar dapat mengunduh bukti potong, terdapat menu \u201cAjukan Unduh Bupot\u201d. Apabila menu tersebut diklik, akan berubah menjadi tombol aksi \u201cUnduh Bupot pada SPT\u201d.<\/p>\n<p>2. Set Penandatanganan<br \/>\n\u2022 Sebelum pembuatan bukti potong, dilakukan perekaman penandatangan pada menu \u201cPengaturan\u201d. Pilih menu penandatangan, kemudian pilih bertindak sebagai apa karena terdapat dua opsi yaitu wakil wajib pajak atau kuasa.<br \/>\n\u2022 Jika dalam pengisian memilih NIK, maka pastikan NIK dan Nama yang diketik secara manual harus persis sama dengan yang ada dalam sistem Dukcapil. Setelah itu, klik \u201cCek\u201d sampai dengan muncul tanda valid.<br \/>\n\u2022 Jika dalam pengisian memilih NPWP maka tidak bisa lagi memilih opsi NIK.<br \/>\n\u2022 Kemudian klik \u201csimpan\u201d, setelah itu data nama penandatanganan akan muncul pada kolom Daftar Nama Penandatanganan di bagian bawah.<br \/>\n\u2022 Jika akan melakukan pengaktifan\/penonaktifan penandatanganan, klik di kolom aksi.<\/p>\n<p>3. Perekaman<br \/>\nTerdapat 5 submenu pada menu \u201cPajak Penghasilan\u201d yaitu PPh yang disetor sendiri; PPh Pasal 4 ayat 2, 15, 22, 23; PPh Non Residen; Impor Data PPh; Posting.<\/p>\n<p>a. PPh yang disetor sendiri:<br \/>\n\u2022 Terdiri dari 2 menu yaitu \u201cDaftar PPh yang disetor sendiri\u201d dan \u201cRekam PPh yang disetor sendiri\u201d.<br \/>\n\u2022 Isikan data penyetoran sesuai dengan parameter (Surat Setoran Pajak\/Pemindahbukuan) pada menu \u201cRekam PPh yang disetor sendiri\u201d. Kemudian hasil dari perekaman akan masuk ke menu \u201cDaftar PPh yang disetor sendiri\u201d yang dapat dicari berdasarkan masa dan tahun pajak.<br \/>\n\u2022 Untuk menginput data \u201cSurat Setoran Pajak (SSP)\u201d, masukkan NTPN Surat Setoran Elektronik (SSE) setor sendiri di kolom NTPN, kemudian pilih tahun pajak dan klik \u201ccek Surat Setoran Pajak\u201d.<br \/>\n\u2022 Untuk menginput data \u201cPemindahbukuan\u201d, masukkan nomor bukti pemindahbukuan pada kolom nomor pemindahbukuan, kemudian klik \u201ccek pemindahbukuan\u201d.<br \/>\n\u2022 Setelah data SSE\/Bukti Pemindahbukuan ditemukan, dilanjutkan perekaman pada kolom \u201ckode objek pajak\u201d dan \u201cJumlah Penghasilan Bruto\u201d, lalu klik \u201csimpan\u201d.<\/p>\n<p>b. PPh Pasal 4 ayat 2, 15, 22, 23 :<br \/>\n\u2022 Terdiri dari 2 menu yaitu \u201cDaftar BP Ps 4(2), 15, 22,23\u201d dan \u201cRekam BP Ps 4(2), 15, 22,23\u201d.<br \/>\n\u2022 Untuk perekaman bukti potong (bupot) pada menu \u201cRekam BP Ps 4(2), 15, 22,23\u201d, isikan identitas wajib pajak yang dipotong\/dipungut yang meliputi tahun pajak, masa pajak, identitas NPWP\/NIK, nomor NPWP\/NIK (jika lawan transaksi adalah wajib pajak badan, maka hanya ada opsi NPWP dan wajib diisi).<br \/>\n\u2022 Jika menggunakan NPWP, setelah mengisi identitas WP, akan muncul nama sesuai dengan yang telah didaftarkan dengan NPWP dan muncul tanda \u201cqq\u201d yang dapat digunakan untuk istri yang ikut NPWP suami.<br \/>\n\u2022 Jika menggunakan NIK, ketikkan data NIK dan Nama secara manual lalu klik \u201ccek\u201d untuk mengetahui valid\/tidak valid.<br \/>\n\u2022 Selesai menginput identitas WP, dilanjutkan dengan klik \u201cberikutnya\u201d. Langkah selanjutnya adalah melakukan penginputan pada Pajak Penghasilan yang dipotong\/dipungut dengan mengisi Kode Objek Pajak, Fasilitas Pajak Penghasilan, dan Jumlah Penghasilan Bruto.<br \/>\n\u2022 Fasilitas Pajak Penghasilan terdiri dari tanpa fasilitas, Surat Keterangan Bebas (SKB), PPh Ditanggung Pemerintah (DTP), Surat Keterangan (Suket) berdasarkan PP 23 Tahun 2018 dan Fasilitas lain. Nomor Suket PP 23 Tahun 2018 akan terisi secara prepopulated (otomatis terisi), jika mengalami kendala pada prepopulated, dapat dilakukan perekaman manual atas nomor suket tersebut, yang nantinya juga akan divalidasi oleh sistem. Selain Suket PP 23 Tahun 2018 dilakukan perekaman manual. Untuk fasilitas DTP dan fasilitas lainnya tidak ada validasi nomor dokumen.<br \/>\n\u2022 Nilai PPh akan otomatis terhitung oleh sistem setelah menginput jumlah penghasilan bruto. Jika pada identitas lawan transaksi diinput NIK, tarif akan tertulis sesuai tarif normal namun hitungan PPh yang dipotong\/dipungut akan otomatis 100% lebih tinggi.<br \/>\n\u2022 Selesai melakukan pengiputan pada data Pajak Penghasilan yang dipotong\/dipungut, dilanjutkan dengan klik \u201cberikutnya\u201d. Dan langkah selanjutnya adalah pengisian dokumen dasar pemotongan.<br \/>\n\u2022 Selesai kegiatan di atas, klik \u201cberikutnya\u201d untuk melanjutkan ke menu identitas pemotongan pajak dengan mengisi kolom penandatanganan sebagai, penandatanganan bukti potong, dan pilih salah satu dari pernyataan dikolom bawah sekaligus centang kalimat \u201cDengan ini saya menyatakan\u2026\u2026\u201d. Kemudian klik tombol simpan untuk memasukkan penginputan ke \u201cDaftar BP Ps 4(2), 15, 22,23\u201d.<br \/>\n\u2022 Pada setiap daftar bukti potong terdapat tombol aksi berupa lihat, ubah, hapus, dan kirim email. Selain itu juga terdapat daftar menu untuk mengekspor data bukti potong dalam bentuk excel pada Daftar BP Ps 4(2), 15, 22,23 di bagian kanan atas.<br \/>\n\u2022 Pada tombol aksi \u201clihat bupot\u201d terdapat QR code yang dapat dipindai dan akan diarahkan ke laman verifikasi, serta terdapat Mixcode yang harus dimasukkan dalam laman verifikasi QR code tersebut.<\/p>\n<p>c. PPh Non Residen<br \/>\n\u2022 Terdiri dari 2 menu yaitu \u201cDaftar Bukti Potong PPh Non Residen\u201d dan \u201cRekam Bukti Potong PPh Non Residen\u201d.<br \/>\n\u2022 Untuk perekaman bukti potong PPh Non Residen, isikan identitas wajib pajak yang dipotong\/dipungut meliputi tahun pajak, masa pajak, TIN, Nama WP Luar Negeri, Alamat WP Luar Negeri, Negara.<br \/>\n\u2022 Jika yang dipotong adalah orang pribadi, maka dilengkapi kolom tempat lahir, tanggal lahir, No. Paspor, No. KITAS\/KITAP. Setelah selesai perekaman lanjut klik tombol \u201cberikutnya\u201d.<br \/>\n\u2022 Setelah itu dilakukan perekaman pajak penghasilan yang dipotong\/dipungut mulai dari kode objek pajak, fasilitas pajak penghasilan, jumlah penghasilan bruto, perkiraan penghasilan netto dan khusus tarif dapat diedit jika WPLN mempunyai fasilitas. Kemudian klik \u201cberikutnya\u201d.<br \/>\n\u2022 Selanjutnya untuk proses pada dokumen dasar pemotongan dan identitas pemotong pajak sama dengan tata cara pada bukti potong dalam negeri.<br \/>\n\u2022 Pada setiap daftar bukti potong terdapat tombol aksi berupa \u201clihat, ubah, hapus dan kirim email\u201d. Selain itu juga terdaftar menu untuk mengekspor data bukti potong dalam bentuk excel pada Daftar Bukti Potong PPh Non Residen di bagian kanan atas.<br \/>\n\u2022 Pada tombol aksi \u201clihat bupot\u201d terdapat QR code yang dapat dipindai dan akan diarahkan ke laman verifikasi, serta terdapat Mixcode yang harus dimasukkan dalam laman verifikasi QR code tersebut.<\/p>\n<p>d. Impor Data PPh<br \/>\n\u2022 Menu Impor Data PPh digunakan untuk membuat bukti potong\/pungut dalam jumlah banyak secara sekaligus dengan menggunakan skema impor Excel atau yang tidak dapat dibuat melalui metode input data manual. Namun untuk kondisi SPT Masa PPh pembetulan tidak bisa memakai skema impor ini.<br \/>\n\u2022 Untuk mengunduh template skema impor dapat dilakukan pada \u201cpetunjuk pengisian\u201d pada bagian kiri.<br \/>\n\u2022 Setelah fail skema impor terisi lengkap, unggah fail tersebut dengan memilih tahun pajak, masa pajak, pilih fail bukti pemotongan lalu tekan menu \u201cunggah\u201d.<br \/>\n\u2022 Setelah terunggah, terdapat daftar bukti potong pada daftar dokumen dengan status validasi. Validasi ini dapat juga diunduh dalam format excel.<br \/>\ne. Posting<br \/>\n\u2022 Langkah selanjutnya adalah menu posting data bukti potong\/pungut dengan memilih tahun pajak dan masa pajak, kemudian tekan tombol \u201ccek\u201d.<br \/>\n\u2022 Berikutnya akan muncul notifikasi posting, tekan \u201cOke\u201d untuk memproses dan membuat draft SPT Masa PPh Unifikasi.<br \/>\n\u2022 Ketika proses posting berhasil, maka muncul notifikasi sukses, tekan \u201cOke\u201d untuk menyelesaikan proses.<\/p>\n<p>4. Penyiapan SPT Masa Unifikasi<br \/>\n\u201cPenyiapan SPT masa unifikasi\u201d terdapat pada menu \u201cSPT Masa\u201d, namun sebelumnya dilakukan \u201cPerekaman Bukti Penyetoran\u201d.<br \/>\na. Perekaman Bukti Penyetoran<br \/>\n\u2022 Menu \u201cPerekaman Bukti Penyetoran\u201d digunakan untuk melakukan perekaman pilih tahun pajak dan masa pajak, lalu tekan tombel \u201ccek\u201d. Kemudian akan muncul tagihan per masa pajak di \u201cjumlah tagihan per masa pajak\u201d.<br \/>\n\u2022 Tagihan dikelompokkan berdasarkan MAP dan KJS dan dapat dibuat langsung kode billing pada menu tersebut di tombol aksi \u201cbuat kode billing\u201d. Kemudian kode billing tersebut dapat dicetak pada tombol aksi \u201ccetak\u201d atau dapat dilihat langsung pada daftar ID billing di tagihan per masa pajak.<br \/>\n\u2022 Setelah dilakukan penyetoran atas billing di atas, maka dilakukan perekaman data bukti setor pada \u201cRekam Bukti Penyetoran\u201d dengan mengisi Jenis Bukti Penyetoran, NPWP, NTPN\/Bukti Pemindahbukuan, Tahun Pajak, kemudian cek Surat Setoran Pajak. Setelah muncul data pembayaran di bawah, klik \u201csimpan\u201d.<br \/>\n\u2022 Selanjutnya penyetoran yang sudah direkam tersebut akan muncul pada \u201cDaftar Ringkasan Pembayaran\u201d. Perlu diperhatikan agar tidak ada selisih kurang penyetoran.<br \/>\nb. Penyiapan SPT Masa PPh Unifikasi<br \/>\n\u2022 Draft SPT Masa PPh Unifikasi terdapat pada daftar SPT Masa PPh Unifikasi yang ada di menu \u201cPenyiapan SPT Masa PPh Unifikasi\u201d yang terdapat tombol aksi \u201clengkapi SPT\u201d, \u201ckirim SPT\u201d, dan \u201clihat SPT\u201d pada masing-masing draft.<br \/>\n\u2022 Langkah yang dilakukan dalam menu ini adalah membuka dan melengkapi draft SPT dengan menekan tombol aksi \u201clengkapi SPT\u201d atas SPT yang akan kita laporkan.<br \/>\n\u2022 Review kembali perekaman lampiran DOSS seperti daftar objek setor sendiri dan daftar objek pungut\/potong.<br \/>\n\u2022 Dokumen lain yang dipersamakan dengan bukti potong direkam pada lampiran DOSS bagian IV secara kumulatif. Akan muncul tagihan di menu \u201cPPh yang disetor sendiri\u201d, selanjutnya buat billing dan lakukan penyetoran.<\/p>\n<p>\u2022 Kemudian review kembali daftar bukti setor yang sudah kita rekam sebelumnya. Pilih penandatangan bukti potong dan klik \u201csimpan\u201d. SPT yang baru kita simpan statusnya akan berubah menjadi \u201cSedang Proses Posting\u201d.<br \/>\n\u2022 Setelah itu SPT siap untuk dikirim dengan menekan tombol kirim SPT. Selanjutnya pada upload sertifikat elektronik isikan Passphrase dan unggah file sertifikat elektronik, dan klik \u201ckirim SPT\u201d di bawah fail sertifikat elektronik.<br \/>\n\u2022 Sertifikat elektronik WP yang diinput di sini adalah sertifikat elektronik Wajib Pajak penandatangan\/kuasa SPT Unifikasi tersebut. Namun berdasarkan PENG-01\/PJ.09\/2023 dijelaskan bahwa Tanda Tangan Elektronik tidak tersertifikasi masih dapat dilakukan sampai dengan tersedianya Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi di dalam sistem informasi DJP.<\/p>\n<p><em>Selasti Panjaitan\/Vibiznews\/Head of Wealth Planning<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews &#8211; Economy &amp; Business) &#8211; Mari kita mengenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi, Aplikasi Bukti Pemotongan dan\/atau Pemungutan PPh Unifikasi Elektronik, yang selanjutnya disebut Aplikasi e-Bupot Unifikasi, adalah perangkat lunak yang disediakan di laman milik Direktorat Jenderal Pajak atau saluran tertentu yang dapat digunakan untuk membuat Bukti Pemotongan\/Pemungutan Unifikasi, untuk mengisi serta untuk menyampaikan SPT Masa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":543380,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29,9923],"tags":[],"class_list":["post-543378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-economy-business","category-news-economy-business"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews &#8211; Economy &amp; Business) &#8211; Mari kita mengenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi, Aplikasi Bukti Pemotongan dan\/atau Pemungutan PPh Unifikasi Elektronik, yang selanjutnya disebut Aplikasi e-Bupot Unifikasi, adalah perangkat lunak yang disediakan di laman milik Direktorat Jenderal Pajak atau saluran tertentu yang dapat digunakan untuk membuat Bukti Pemotongan\/Pemungutan Unifikasi, untuk mengisi serta untuk menyampaikan SPT Masa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-10T09:36:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Selasti Panjaitan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Selasti Panjaitan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/\",\"name\":\"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-10T09:36:21+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-10T09:36:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/039dae6f7037862e0ab65f0ff97b7981\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg\",\"width\":1280,\"height\":825,\"caption\":\"pajak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/039dae6f7037862e0ab65f0ff97b7981\",\"name\":\"Selasti Panjaitan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/077618055791b3905656b044fd0a2f4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/077618055791b3905656b044fd0a2f4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Selasti Panjaitan\"},\"description\":\"Selasti Panjaitan is a Senior Equity Research of Vibiz Research Center and also as Partner of Wealth Planning Services at Vibiz Consulting\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.vibiznews.com\"],\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/selasti-panjaitan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews &#8211; Economy &amp; Business) &#8211; Mari kita mengenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi, Aplikasi Bukti Pemotongan dan\/atau Pemungutan PPh Unifikasi Elektronik, yang selanjutnya disebut Aplikasi e-Bupot Unifikasi, adalah perangkat lunak yang disediakan di laman milik Direktorat Jenderal Pajak atau saluran tertentu yang dapat digunakan untuk membuat Bukti Pemotongan\/Pemungutan Unifikasi, untuk mengisi serta untuk menyampaikan SPT Masa [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2023-03-10T09:36:21+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":825,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Selasti Panjaitan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Selasti Panjaitan","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/","name":"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg","datePublished":"2023-03-10T09:36:21+00:00","dateModified":"2023-03-10T09:36:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/039dae6f7037862e0ab65f0ff97b7981"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/pajak-e-bupot-unifiasi-2.jpg","width":1280,"height":825,"caption":"pajak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2023\/03\/10\/yuk-kenal-aplikasi-e-bupot-unifikasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yuk Kenal Aplikasi e-Bupot Unifikasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/039dae6f7037862e0ab65f0ff97b7981","name":"Selasti Panjaitan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/077618055791b3905656b044fd0a2f4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/077618055791b3905656b044fd0a2f4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Selasti Panjaitan"},"description":"Selasti Panjaitan is a Senior Equity Research of Vibiz Research Center and also as Partner of Wealth Planning Services at Vibiz Consulting","sameAs":["http:\/\/www.vibiznews.com"],"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/selasti-panjaitan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/543378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=543378"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/543378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":543383,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/543378\/revisions\/543383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/543380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=543378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=543378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=543378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}