{"id":561681,"date":"2024-02-05T06:12:13","date_gmt":"2024-02-04T23:12:13","guid":{"rendered":"https:\/\/vibiznews.com\/?p=561681"},"modified":"2024-02-05T06:15:48","modified_gmt":"2024-02-04T23:15:48","slug":"rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/","title":{"rendered":"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\">(Vibiznews \u2013 Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex,\u00a0pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat, hari perdagangan terakhir minggu lalu, berbalik turun ke\u00a0\u00a0arah $72.00 di $72.38 per barel.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Turunnya harga minyak mentah WTI disebabkan karena terhapusnya ketakutan geopolitik karena adanya negosiasi tawanan antara Israel dengan Hamas dan merebaknya keragu-raguan bahwa OPEC akan berhasil mengurangi produksi minyak mentah di lingkungan Non-OPEC.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Qatar meningkatkan usahanya dalam menegosiasikan gencatan senjata di jalur Gaza, paling tidak secara temporer dalam rangka saling menukar tawanan. Keberhasilan Qatar yang mantap di dalam membawa kedua belah pihak yang bersengketa dalam pembicaraan di meja perundingan membuat harga minyak mentah jatuh dengan berkurangnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) kelihatannya akan bertemu dengan tantangan pada tahun 2024 dan 2025 sementara OPEC sedang mencoba habis \u2013 habisan untuk memangkas produksi minyak mentah global dari negara \u2013 negara Non-OPEC, dengan mengenakan kuota produksi yang kaku terhadap anggota negara \u2013 negara produsen minyak mentah non-OPEC.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Para analis semakin bertambah prihatin dengan kondisi dimana AS dan negara \u2013 negara produsen minyak non-OPEC akan bisa membuat pasar minyak mentah global menjadi seluruhnya\u00a0<em>oversupply<\/em>, dan investor akan menaruh perhatiannya kepada laporan inventori minyak mentah AS yang rutin pada tahun 2024.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Penurunan harga minyak mentah WTI juga disebabkan oleh karena reboundnya dolar AS dengan kuat setelah rilis data NFP AS bulan Januari. Indeks dolar AS naik 0.93% ke 103.825.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bureau of Labor Statistics (BLS) AS melaporkan data NFP AS untuk bulan Januari yang kuat dimana AS berhasil menciptakan 353.000 pekerjaan baru dibandingkan dengan yang diperkirakan oleh konsensus pasar sebanyak hanya 180.000. Angka bulan Februari ini juga lebih tinggi daripada angka bulan Desember sebanyak 216.000.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Tingkat pengangguran tetap tidak berubah di 3.7%, sementara investor memperkirakan sedikit kenaikan menjadi 3.8%. Sementara itu,\u00a0<em>outlook<\/em>\u00a0inflasi tetap tinggi dengan Average Hourly Earnings bertumbuh dengan kecepatan yang lebih kuat daripada yang diperkirakan oleh partisipan pasar.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Monthly Average Hourly Earnings bulan Januari naik sebanyak 0.6% sementara pada bulan Desember hanya sedikit sekali naiknya di 0.4%. Para investor memproyeksikan penurunan dalam pertumbuhan sebanyak 0.3%. Pertumbuhan upah tahunan naik ke 4.5% dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 4.1% dan dari angka sebelumnya di 4.4%.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Data pasar tenaga kerja AS yang bagus ini diperkirakan akan membuat para pembuat kebijakan di Federal Reserve AS (the Fed) cenderung untuk tetap mempertahankan tingkat bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Di dalam pernyataan kebijakan moneternya, ketua the Fed Jerome Powell dengan jelas mengatakan bahwa para pembuat kebijakan memerlukan keyakinan yang lebih besar mengenai inflasi kembali ke target 2% secara berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sementara yield obligasi treasury AS naik ke atas 4% setelah keluarnya laporan employment AS yang kuat yang juga membebani harga minyak mentah. Di tambah lagi dengan usaha diplomatik untuk mencapai gencatan senjata di daerah kantong Palestina mengalami kemajuan yang bersamaan dengan naiknya yield obligasi treasury AS menjadi badai bagi harga minyak mentah.<\/p>\n<p>Pada minggu ini hanya sedikit data ekonomi yang akan keluar. Data ekonomi utama yang akan dirilis pada minggu ini adalah Purchasing Manager Index (PMI) jasa dari ISM pada hari Senin dan Jobless Claims mingguan pada hari Kamis.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pasar tetap menantikan data inventori minyak mentah terbaru pada minggu ini dari American Petroleum Institute (API) pada hari Rabu dan Energy Information Administration (EIA) pada hari Kamis.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>Support &amp; Resistance<\/strong><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cSupport\u201d terdekat menunggu di $71.64 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $70.26 dan kemudian $69.59. \u201cResistance\u201d yang terdekat menunggu di $75.87 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $77.92 dan kemudian $79.01.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ricky Ferlianto\/VBN\/Head Research Vibiz Consulting<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Editor: Asido.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews \u2013 Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex,\u00a0pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat, hari perdagangan terakhir minggu lalu, berbalik turun ke\u00a0\u00a0arah $72.00 di $72.38 per barel. Turunnya harga minyak mentah WTI disebabkan karena terhapusnya ketakutan geopolitik karena adanya negosiasi tawanan antara Israel dengan Hamas dan merebaknya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101021,"featured_media":559936,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[669,7,21],"tags":[],"class_list":["post-561681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-column","category-commodity","category-recommendation"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00 - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00 - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews \u2013 Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex,\u00a0pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat, hari perdagangan terakhir minggu lalu, berbalik turun ke\u00a0\u00a0arah $72.00 di $72.38 per barel. Turunnya harga minyak mentah WTI disebabkan karena terhapusnya ketakutan geopolitik karena adanya negosiasi tawanan antara Israel dengan Hamas dan merebaknya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-04T23:12:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-04T23:15:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Ricky Ferlianto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/\",\"name\":\"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00 - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg\",\"datePublished\":\"2024-02-04T23:12:13+00:00\",\"dateModified\":\"2024-02-04T23:15:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg\",\"width\":750,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc\",\"name\":\"Ricky Ferlianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Ricky Ferlianto\"},\"description\":\"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00 - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00 - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews \u2013 Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex,\u00a0pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat, hari perdagangan terakhir minggu lalu, berbalik turun ke\u00a0\u00a0arah $72.00 di $72.38 per barel. Turunnya harga minyak mentah WTI disebabkan karena terhapusnya ketakutan geopolitik karena adanya negosiasi tawanan antara Israel dengan Hamas dan merebaknya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2024-02-04T23:12:13+00:00","article_modified_time":"2024-02-04T23:15:48+00:00","og_image":[{"width":750,"height":600,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Ricky Ferlianto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Ricky Ferlianto","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/","name":"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00 - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg","datePublished":"2024-02-04T23:12:13+00:00","dateModified":"2024-02-04T23:15:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Harga-Minyak-ok.jpg","width":750,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2024\/02\/05\/rekomendasi-minyak-mingguan-5-9-februari-2024-turun-kembali-ke-arah-72-00\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi Minyak Mingguan 5 \u2013 9 Februari 2024: Turun Kembali ke Arah $72.00"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/b811bcd61ca0a8d804c6fcb701d110dc","name":"Ricky Ferlianto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c1c374f375f94633e3a6337396710d79?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ricky Ferlianto"},"description":"LIE RICKY FERLIANTO SE.Ak is an investment and financial consultant, active columnist in electronic and paper media and known as a best seller book writer. He was experience in futures business for 13 years in Futures Brokerage Firm and 3 years in Futures Exchange. Currently he is a Head Research of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/ricky-ferlianto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/561681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101021"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=561681"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/561681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":561682,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/561681\/revisions\/561682"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/559936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=561681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=561681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=561681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}