{"id":595434,"date":"2026-04-08T21:54:27","date_gmt":"2026-04-08T14:54:27","guid":{"rendered":"https:\/\/vibiznews.com\/?p=595434"},"modified":"2026-04-08T21:55:00","modified_gmt":"2026-04-08T14:55:00","slug":"pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/","title":{"rendered":"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah"},"content":{"rendered":"<p>Pasar keuangan global mengalami perubahan arah yang dramatis setelah tercapainya gencatan senjata sementara selama dua minggu di kawasan Timur Tengah. Kesepakatan tersebut memicu lonjakan <em>risk appetite<\/em> yang signifikan, mendorong reli luas di pasar saham dan obligasi, sekaligus menekan harga minyak dan melemahkan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia.<\/p>\n<p>Perkembangan ini menunjukkan bagaimana faktor geopolitik tetap menjadi penggerak utama dalam membentuk arah pasar global, bahkan mampu mengesampingkan faktor fundamental lain seperti kebijakan moneter bank sentral atau data ekonomi terbaru.<\/p>\n<p>Gencatan senjata ini, yang muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, secara efektif meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global. Selama konflik berlangsung, Selat Hormuz sebagai jalur vital yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia\u2014mengalami hambatan serius yang memicu lonjakan harga energi dan meningkatkan risiko inflasi global.<\/p>\n<p>Namun, dengan adanya kesepakatan sementara tersebut, pelaku pasar mulai kembali mengalihkan fokus pada normalisasi kondisi ekonomi global. Dampaknya langsung terlihat pada berbagai kelas aset, dari valuta asing hingga komoditas dan ekuitas.<\/p>\n<p><strong>Reli Serentak di Aset Risiko<\/strong><\/p>\n<p>Pasar saham global mencatat penguatan tajam sebagai respons terhadap meredanya ketegangan geopolitik. Bursa utama di kawasan Asia Pasifik melonjak antara 3% hingga 6%, mencerminkan euforia investor terhadap potensi stabilitas jangka pendek. Di Eropa, indeks Stoxx 600 juga mencatat kenaikan signifikan, sementara kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat mengindikasikan pembukaan yang kuat, dengan kenaikan antara 2,5% hingga 3,5%.<\/p>\n<p>Reli ini mencerminkan fenomena klasik yang dikenal sebagai <em>relief rally<\/em>, di mana pasar merespons positif terhadap berkurangnya risiko besar yang sebelumnya membebani sentimen investor. Dalam konteks ini, risiko gangguan pasokan energi dan lonjakan inflasi menjadi faktor utama yang kini mulai mereda.<\/p>\n<p>Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) mengalami penurunan tajam seiring meningkatnya permintaan terhadap aset pendapatan tetap. Yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun di berbagai negara maju turun antara 13 hingga 25 basis poin. Yield US Treasury 10 tahun turun ke kisaran 4,24%, sementara obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor yang sama turun menjadi sekitar 2,35%.<\/p>\n<p>Penurunan yield ini mencerminkan ekspektasi bahwa tekanan inflasi mungkin tidak akan setinggi yang sebelumnya dikhawatirkan, terutama jika harga energi terus stabil atau bahkan menurun.<\/p>\n<p><strong>Dolar Melemah, Mata Uang G10 Menguat<\/strong><\/p>\n<p>Di pasar valuta asing, dolar AS mengalami tekanan jual yang luas terhadap hampir seluruh mata uang utama G10 dan mata uang negara berkembang. Pelemahan dolar ini sejalan dengan meningkatnya selera risiko global, yang mendorong investor keluar dari aset safe haven dan beralih ke aset berisiko.<\/p>\n<p>Euro menjadi salah satu mata uang yang mencatat penguatan signifikan, menembus level teknikal penting seperti rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu bulan. Penguatan ini juga didukung oleh perbaikan sentimen terhadap prospek ekonomi kawasan euro, meskipun data fundamental masih menunjukkan tanda-tanda pelemahan.<\/p>\n<p>Pound sterling juga mengalami apresiasi tajam, menembus level resistensi kunci dan mencatat level tertinggi dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, dolar Australia melonjak tajam, mencerminkan sensitivitasnya terhadap sentimen risiko global dan harga komoditas.<\/p>\n<p>Sebaliknya, yen Jepang menunjukkan pergerakan yang lebih fluktuatif. Dolar AS sempat menguat terhadap yen sebelum akhirnya terkoreksi tajam setelah pengumuman gencatan senjata, mencerminkan dinamika kompleks antara faktor domestik Jepang dan sentimen global.<\/p>\n<p><strong>Harga Minyak Tertekan, Emas Tetap Kuat<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu pergerakan paling mencolok terjadi di pasar energi. Harga minyak mentah mencatat penurunan tajam setelah sebelumnya melonjak akibat konflik. West Texas Intermediate (WTI) kontrak Mei turun lebih dari 15%, sementara Brent kontrak Juni melemah sekitar 13%.<\/p>\n<p>Penurunan ini mencerminkan ekspektasi bahwa pasokan energi global akan kembali mengalir, terutama melalui Selat Hormuz. Namun, harga minyak masih berada di atas level sebelum konflik, menunjukkan bahwa risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang.<\/p>\n<p>Menariknya, logam mulia seperti emas dan perak justru ikut menguat bersamaan dengan aset berisiko. Emas sempat mencapai level tertinggi dalam sekitar dua setengah minggu sebelum mengalami sedikit koreksi, sementara perak juga mencatat kenaikan serupa.<\/p>\n<p>Kenaikan emas di tengah reli aset risiko menunjukkan bahwa sebagian investor masih mempertahankan posisi lindung nilai (<em>hedging<\/em>) terhadap ketidakpastian yang belum sepenuhnya mereda.<\/p>\n<p><strong>Bank Sentral dan Data Ekonomi Tersisihkan<\/strong><\/p>\n<p>Di tengah dominasi faktor geopolitik, perkembangan dari bank sentral utama relatif terabaikan oleh pasar. Federal Reserve, yang menggelar pertemuan bulan lalu, memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneter sesuai ekspektasi.<\/p>\n<p>Risalah pertemuan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas anggota masih memperkirakan satu kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Namun, pasar menangkap nada yang cenderung hawkish dari Ketua Jerome Powell, yang menekankan kehati-hatian dalam merespons tekanan inflasi.<\/p>\n<p>Saat ini, kontrak berjangka Fed funds mengindikasikan bahwa The Fed kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga sepanjang tahun, mencerminkan ketidakpastian terkait arah inflasi dan pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>Di kawasan lain, bank sentral Selandia Baru dan India juga memilih untuk mempertahankan suku bunga, sesuai dengan ekspektasi pasar. Hal ini menunjukkan bahwa siklus kebijakan moneter global mungkin telah memasuki fase stabilisasi setelah periode pengetatan yang agresif.<\/p>\n<p><strong>Data Ekonomi Global: Sinyal Melemah<\/strong><\/p>\n<p>Meskipun sentimen pasar membaik, data ekonomi terbaru menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang perlu diwaspadai. Di kawasan euro, harga produsen mencatat deflasi tahunan terdalam sejak Oktober 2024, sementara penjualan ritel mengalami penurunan beruntun untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir.<\/p>\n<p>Di Jerman, pesanan pabrik hanya mencatat kenaikan moderat setelah penurunan tajam sebelumnya, mengindikasikan pemulihan yang masih rapuh. Sektor konstruksi di Inggris juga masih berada dalam zona kontraksi, meskipun laju penurunannya mulai melambat.<\/p>\n<p>Sementara itu, di Jepang, peningkatan upah belum mampu mendorong konsumsi rumah tangga secara signifikan. Data menunjukkan bahwa belanja rumah tangga justru mengalami penurunan, meskipun pendapatan riil meningkat. Hal ini menyoroti tantangan struktural dalam mendorong pertumbuhan domestik di negara tersebut.<\/p>\n<p>Bank of Japan masih mempertimbangkan langkah kebijakan selanjutnya, dengan probabilitas kenaikan suku bunga yang kini menurun dibandingkan pekan sebelumnya.<\/p>\n<p><strong>Euforia vs Realitas: Pasar Masih Rentan<\/strong><\/p>\n<p>Meskipun pasar merespons positif gencatan senjata, banyak analis mengingatkan bahwa euforia ini mungkin bersifat sementara. Implementasi kesepakatan di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk pembukaan kembali jalur pelayaran secara penuh dan potensi kebijakan baru terkait biaya transit.<\/p>\n<p>Selain itu, dampak ekonomi dari konflik tidak akan hilang dalam waktu singkat. Gangguan rantai pasok, peningkatan biaya logistik, serta ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi akan terus membayangi prospek pertumbuhan global.<\/p>\n<p>Bagi investor, kondisi ini menciptakan lingkungan yang kompleks, di mana peluang jangka pendek muncul di tengah risiko jangka panjang yang belum sepenuhnya terselesaikan. Strategi investasi pun dituntut untuk lebih adaptif, dengan mempertimbangkan kemungkinan volatilitas yang tetap tinggi.<\/p>\n<p><strong>Momentum Positif dengan Catatan<\/strong><\/p>\n<p>Gencatan senjata di Timur Tengah telah memberikan dorongan signifikan terhadap sentimen pasar global, memicu reli luas di berbagai kelas aset. Namun, di balik optimisme tersebut, terdapat sejumlah risiko yang masih harus dihadapi.<\/p>\n<p>Pasar saat ini berada dalam fase transisi, di mana keseimbangan antara stabilitas jangka pendek dan ketidakpastian jangka panjang akan menjadi faktor penentu arah selanjutnya. Dalam kondisi seperti ini, kehati-hatian tetap menjadi kunci, bahkan ketika peluang terlihat semakin menarik.<\/p>\n<p>Dengan demikian, meskipun \u201coptimisme pasar\u201d kembali bangkit, pertanyaan besar yang masih tersisa adalah: apakah momentum ini dapat bertahan, atau hanya menjadi jeda sementara sebelum volatilitas kembali meningkat?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasar keuangan global mengalami perubahan arah yang dramatis setelah tercapainya gencatan senjata sementara selama dua minggu di kawasan Timur Tengah. Kesepakatan tersebut memicu lonjakan risk appetite yang signifikan, mendorong reli luas di pasar saham dan obligasi, sekaligus menekan harga minyak dan melemahkan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana faktor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101031,"featured_media":432433,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[14922,3011],"tags":[],"class_list":["post-595434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-economy-and-business","category-news-insight"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pasar keuangan global mengalami perubahan arah yang dramatis setelah tercapainya gencatan senjata sementara selama dua minggu di kawasan Timur Tengah. Kesepakatan tersebut memicu lonjakan risk appetite yang signifikan, mendorong reli luas di pasar saham dan obligasi, sekaligus menekan harga minyak dan melemahkan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana faktor [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-08T14:54:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-08T14:55:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"844\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kristanto Nugroho\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kristanto Nugroho\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/\",\"name\":\"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-08T14:54:27+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-08T14:55:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg\",\"width\":800,\"height\":844},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108\",\"name\":\"Kristanto Nugroho\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kristanto Nugroho\"},\"description\":\"CEO of Vibiz Media Network, currently he is also the advisor of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/kristanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah - Vibiznews.com","og_description":"Pasar keuangan global mengalami perubahan arah yang dramatis setelah tercapainya gencatan senjata sementara selama dua minggu di kawasan Timur Tengah. Kesepakatan tersebut memicu lonjakan risk appetite yang signifikan, mendorong reli luas di pasar saham dan obligasi, sekaligus menekan harga minyak dan melemahkan dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana faktor [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2026-04-08T14:54:27+00:00","article_modified_time":"2026-04-08T14:55:00+00:00","og_image":[{"width":800,"height":844,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Kristanto Nugroho","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Kristanto Nugroho","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/","name":"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg","datePublished":"2026-04-08T14:54:27+00:00","dateModified":"2026-04-08T14:55:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/global-market-2.jpg","width":800,"height":844},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/04\/08\/pasar-global-berbalik-arah-usai-gencatan-senjata-timur-tengah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pasar Global Berbalik Arah Usai Gencatan Senjata Timur Tengah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108","name":"Kristanto Nugroho","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kristanto Nugroho"},"description":"CEO of Vibiz Media Network, currently he is also the advisor of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/kristanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/595434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101031"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=595434"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/595434\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":595435,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/595434\/revisions\/595435"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/432433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=595434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=595434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=595434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}