{"id":598201,"date":"2026-06-15T12:47:46","date_gmt":"2026-06-15T05:47:46","guid":{"rendered":"https:\/\/vibiznews.com\/?p=598201"},"modified":"2026-06-15T12:48:15","modified_gmt":"2026-06-15T05:48:15","slug":"pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/","title":{"rendered":"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik"},"content":{"rendered":"<p>Pasar keuangan global memasuki pekan ini dengan sentimen yang lebih optimistis setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat bulan. Respons pasar terlihat jelas: aset berisiko kembali diminati, bursa saham Asia menguat, sementara harga minyak mengalami tekanan tajam karena investor mulai mengurangi premi risiko geopolitik yang selama ini membayangi pasar energi.<br \/>\nMeski demikian, sebagian investor masih memilih untuk berhati-hati. Pasalnya, kesepakatan tersebut belum sepenuhnya final karena masih menunggu proses penandatanganan dan implementasi lebih lanjut. Pasar menilai bahwa perkembangan geopolitik masih dapat berubah dengan cepat, sehingga potensi volatilitas tetap terbuka.<br \/>\nReaksi paling besar terlihat di pasar energi. Harga minyak mentah Amerika Serikat turun lebih dari 4% setelah sentimen pasar membaik menyusul prospek berakhirnya konflik dan normalisasi kembali jalur perdagangan energi global.<br \/>\nKontrak berjangka minyak mentah AS untuk pengiriman Juli tercatat melemah sekitar 4,77% ke level US$80,83 per barel. Sementara itu, minyak Brent sebagai acuan global untuk pengiriman Agustus turun sekitar 4% ke kisaran US$83,77 per barel.<br \/>\nPenurunan harga minyak mencerminkan berkurangnya kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan energi global, terutama terkait kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu wilayah paling sensitif bagi pasar minyak dunia.<br \/>\nDi pasar saham, optimisme langsung terlihat. Indeks saham Asia bergerak menguat dengan kenaikan signifikan di sejumlah pasar utama.<br \/>\nIndeks Kospi Korea Selatan melonjak 5,1%, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko. Bursa Jepang juga mencatat penguatan, dengan Nikkei 225 naik 3,6% dan indeks Topix menguat 2,6%. Sementara itu, indeks S&amp;P\/ASX 200 Australia naik 1,3%.<br \/>\nPergerakan positif ini menunjukkan bahwa investor mulai melakukan repositioning setelah sebelumnya meningkatkan eksposur terhadap aset defensif akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.<br \/>\n\u201cPasar telah menunggu berita ini selama berbulan-bulan, dan respons positif sudah terlihat. Harga minyak turun dan aset berisiko kembali mendapatkan perhatian setelah Presiden Trump mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka serta blokade angkatan laut AS akan dicabut,\u201d ujar Josh Gilbert, analis utama APAC dari eToro.<br \/>\nTekanan Inflasi Mulai Berkurang<br \/>\nDampak dari perkembangan geopolitik tersebut tidak hanya terjadi pada saham dan minyak, tetapi juga merambat ke pasar obligasi dan mata uang.<br \/>\nIndeks dolar AS melemah 0,32% menjadi 99,483, sementara imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun turun 5 basis poin menjadi 4,423%.<br \/>\nPergerakan ini menunjukkan bahwa investor mulai mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi yang sebelumnya muncul akibat potensi kenaikan harga energi.<br \/>\nBilly Leung, investment strategist dari Global X ETFs, mengatakan bahwa dampak paling langsung dari kesepakatan tersebut adalah adanya penyesuaian ulang terhadap premi risiko inflasi yang selama ini diperhitungkan pasar sejak gangguan terhadap Selat Hormuz.<br \/>\n\u201cMinyak memang menjadi aset yang bergerak paling tajam, tetapi sinyal yang lebih penting justru terlihat di pasar obligasi. Penurunan imbal hasil bersamaan dengan kenaikan saham menunjukkan bahwa pasar melihat kejutan energi ini kemungkinan bersifat sementara, bukan masalah struktural,\u201d jelas Leung.<br \/>\nMenurut analis, harga energi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah inflasi global. Jika harga minyak turun secara berkelanjutan, tekanan terhadap biaya produksi dan konsumsi masyarakat dapat berkurang, sehingga memberikan ruang bagi bank sentral untuk menjalankan kebijakan moneter yang lebih fleksibel.<br \/>\nEmas Tetap Bertahan di Tengah Keraguan Investor<br \/>\nMeski sentimen risiko membaik, tidak semua investor sepenuhnya percaya bahwa situasi telah kembali normal.<br \/>\nSalah satu indikatornya terlihat dari pergerakan harga emas. Secara teori, dalam kondisi pasar yang sepenuhnya risk-on, harga emas biasanya mengalami tekanan karena investor mengurangi kepemilikan aset safe haven.<br \/>\nNamun, kali ini emas justru tetap bertahan kuat.<br \/>\nHarga emas spot naik hampir 2% ke level US$4.302,19 per ons.<br \/>\n\u201cEmas menjadi hal yang menarik. Dalam kondisi risk-on yang benar-benar bersih, emas seharusnya turun karena premi risiko geopolitik menghilang. Tetapi emas masih bertahan di sekitar US$4.300, yang menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya mempercayai kesepakatan ini,\u201d kata Leung.<br \/>\nHal tersebut menunjukkan bahwa sebagian investor masih memasang perlindungan terhadap kemungkinan munculnya kembali ketegangan geopolitik.<br \/>\nPasar juga mencermati bahwa kesepakatan AS-Iran tersebut belum sepenuhnya berlaku. Detail perjanjian masih terbatas dan risiko implementasi tetap menjadi perhatian.<br \/>\nGilbert mengingatkan bahwa kesepakatan tersebut belum resmi sampai proses penandatanganan dilakukan pada 19 Juni.<br \/>\n\u201cKesepakatan ini belum benar-benar selesai sampai ditandatangani. Detailnya masih terbatas, dan konflik ini telah menunjukkan lebih dari sekali bahwa situasi dapat berubah hanya dalam hitungan berita,\u201d ujarnya.<br \/>\nProspek Minyak Bergantung pada Normalisasi Pasokan<br \/>\nSelain faktor geopolitik, pasar juga melihat bagaimana kondisi operasional di kawasan tersebut akan berkembang.<br \/>\nAnalis dari Commonwealth Bank of Australia (CBA) menilai bahwa arah harga minyak ke depan akan sangat bergantung pada seberapa cepat aktivitas pelayaran, distribusi, dan produksi kembali normal.<br \/>\nVivek Dhar, kepala riset komoditas dan keberlanjutan CBA, memperkirakan harga minyak Brent dapat turun menuju sekitar US$80 per barel pada akhir tahun apabila Selat Hormuz tetap terbuka dan ekspor energi kembali pulih.<br \/>\nNamun, ia memberikan catatan bahwa proses normalisasi tidak selalu berjalan cepat.<br \/>\nKerusakan infrastruktur pengolahan minyak, kemungkinan adanya ranjau laut, serta ketidakpastian terhadap lalu lintas kapal tanker dapat menjadi faktor penghambat pemulihan pasokan.<br \/>\nMeski demikian, Dhar menilai pasar hanya membutuhkan pemulihan sekitar 60%-70% dari tingkat distribusi minyak sebelum konflik untuk kembali membangun ekspektasi adanya surplus pasokan global.<br \/>\nFokus Investor Beralih ke Kebijakan Bank Sentral<br \/>\nBagi investor global, perkembangan terbaru ini memberikan perspektif baru terhadap arah ekonomi dunia.<br \/>\nHarga energi yang lebih rendah berpotensi memberikan tekanan turun terhadap inflasi, sehingga menjadi faktor positif bagi rumah tangga, perusahaan, dan pasar keuangan.<br \/>\nKondisi tersebut juga menjadi perhatian utama bagi bank sentral global yang saat ini menghadapi dilema antara menjaga inflasi tetap terkendali dan mendukung pertumbuhan ekonomi.<br \/>\nDengan tekanan harga energi yang mulai mereda, ruang kebijakan moneter dapat menjadi lebih fleksibel.<br \/>\n\u201cPandangan yang lebih luas bagi investor global cukup konstruktif. Penurunan harga minyak yang berkelanjutan akan mengurangi beban bagi bank sentral,\u201d ujar Gilbert.<br \/>\nNamun, pasar tetap akan mencermati perkembangan berikutnya. Investor akan fokus pada proses finalisasi kesepakatan AS-Iran, stabilitas kawasan Timur Tengah, serta dampaknya terhadap pasokan energi global.<br \/>\nBagi pasar, kesepakatan damai ini menjadi sinyal positif. Tetapi seperti yang ditunjukkan oleh pergerakan emas dan sikap hati-hati investor, optimisme masih berjalan berdampingan dengan kewaspadaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasar keuangan global memasuki pekan ini dengan sentimen yang lebih optimistis setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat bulan. Respons pasar terlihat jelas: aset berisiko kembali diminati, bursa saham Asia menguat, sementara harga minyak mengalami tekanan tajam karena investor mulai mengurangi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101031,"featured_media":596624,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[14922,3011],"tags":[],"class_list":["post-598201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-economy-and-business","category-news-insight"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pasar keuangan global memasuki pekan ini dengan sentimen yang lebih optimistis setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat bulan. Respons pasar terlihat jelas: aset berisiko kembali diminati, bursa saham Asia menguat, sementara harga minyak mengalami tekanan tajam karena investor mulai mengurangi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-15T05:47:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-15T05:48:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kristanto Nugroho\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kristanto Nugroho\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/\",\"name\":\"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-15T05:47:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-15T05:48:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg\",\"width\":960,\"height\":640},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108\",\"name\":\"Kristanto Nugroho\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kristanto Nugroho\"},\"description\":\"CEO of Vibiz Media Network, currently he is also the advisor of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/kristanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik - Vibiznews.com","og_description":"Pasar keuangan global memasuki pekan ini dengan sentimen yang lebih optimistis setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat bulan. Respons pasar terlihat jelas: aset berisiko kembali diminati, bursa saham Asia menguat, sementara harga minyak mengalami tekanan tajam karena investor mulai mengurangi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2026-06-15T05:47:46+00:00","article_modified_time":"2026-06-15T05:48:15+00:00","og_image":[{"width":960,"height":640,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Kristanto Nugroho","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Kristanto Nugroho","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/","name":"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg","datePublished":"2026-06-15T05:47:46+00:00","dateModified":"2026-06-15T05:48:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/dolar-AS-selat-hormuz-1.jpg","width":960,"height":640},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/15\/pasar-global-merespon-kesepakatan-as-iran-harga-minyak-tertekan-namun-investor-masih-waspadai-risiko-geopolitik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pasar Global Merespon Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Tertekan, Namun Investor Masih Waspadai Risiko Geopolitik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ab8c0e34ef493acf62c0a6b01eef3108","name":"Kristanto Nugroho","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kristanto Nugroho"},"description":"CEO of Vibiz Media Network, currently he is also the advisor of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/kristanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101031"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=598201"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":598202,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598201\/revisions\/598202"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/596624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=598201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=598201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=598201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}