{"id":598768,"date":"2026-06-25T10:17:34","date_gmt":"2026-06-25T03:17:34","guid":{"rendered":"https:\/\/vibiznews.com\/?p=598768"},"modified":"2026-06-25T10:17:34","modified_gmt":"2026-06-25T03:17:34","slug":"pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/","title":{"rendered":"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Perjalanan Panjang PCE Price Index Menuju Indikator Utama<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum PCE, The Fed menggunakan CPI (Consumer Price Index) yang dirilis Bureau of Labor Statistics (BLS) AS. Pergeseran dimulai secara informal sekitar tahun 2000. Pergeseran dari CPI ke PCE diumumkan pada Februari 2000, dalam kesaksian rutin Ketua Fed Alan Greenspan kepada Kongres. Greenspan menyebut bahwa formula dalam PCE menghasilkan indikator ekonomi yang &#8220;lebih konsisten dari waktu ke waktu&#8221; dibandingkan CPI. Bahkan pada rapat FOMC Juli 1996, Greenspan sudah menyatakan bahwa PCE adalah &#8220;indeks harga konsumen terbaik yang ada&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara resmi, pada 2012 The Fed menamai PCE sebagai tolok ukur utama pengukuran inflasi, sebagai bagian dari komitmen baru terhadap target inflasi tahunan 2 persen. The Fed telah menegaskan kembali komitmennya terhadap PCE dan target 2% setiap tahun sejak 2012, terakhir dalam dokumen yang dikenal sebagai <em>Statement on Longer-Run Goals and Monetary Policy Strategy<\/em>. Ketahanan jangka panjang penggunaan PCE mencerminkan tingkat kepercayaan The Fed yang tinggi terhadap instrumen ini \u2014 dan indikator ini telah melewati tiga krisis keuangan besar AS: resesi 2001 akibat gelembung dot-com, Krisis Keuangan Global 2007\u20132009, dan resesi COVID-19 2020.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p><strong>PCE: Apa yang Sebenarnya Diukur? &#8211; Dua Versi yang Harus Dipahami<\/strong><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><strong> Headline PCE<\/strong> \u2014 mencakup semua komponen, termasuk pangan dan energi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><strong> Core PCE<\/strong> \u2014 Core PCE Price Index mengecualikan dua kategori \u2014 pangan dan energi \u2014 yang harganya cenderung berfluktuasi lebih dramatis dan lebih sering dibandingkan harga lainnya. Inti dari indeks ini adalah agar tren inflasi yang mendasar lebih mudah terlihat. Core PCE inilah yang dipantau ketat oleh The Fed dalam melaksanakan kebijakan moneter.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Cakupan yang Sangat Luas<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PCE terdiri dari pengeluaran aktual dan yang diperhitungkan dari rumah tangga, mencakup data terkait barang tahan lama, barang tidak tahan lama, dan jasa. Pada intinya, PCE adalah ukuran barang dan jasa yang ditargetkan untuk individu dan dikonsumsi oleh individu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang paling penting, PCE juga mencakup pengeluaran yang dibiayai oleh pihak ketiga atas nama rumah tangga, seperti asuransi kesehatan yang dibayar pemberi kerja dan layanan medis yang dibiayai melalui program pemerintah, serta biaya yang terkait dengan asuransi jiwa dan program pensiun pegawai swasta maupun pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini sangat berbeda dari CPI yang hanya mencatat pengeluaran tunai langsung dari kantong konsumen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Empat Keunggulan Teknis PCE Dibandingkan CPI<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong> Efek Formula <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">PCE Price Index didasarkan pada formula <em>Fisher-Ideal<\/em>, sedangkan CPI didasarkan pada formula <em>modified Laspeyres<\/em>. CPI menggunakan satu set bobot pengeluaran untuk satu tahun, sedangkan PCE menggunakan <em>Fisher Price Index<\/em> yang menggunakan data pengeluaran dari periode berjalan dan periode sebelumnya, serta menggunakan <em>chained index<\/em> yang membandingkan harga satu kuartal dengan kuartal sebelumnya \u2014 bukan basis tetap. Artinya PCE jauh lebih dinamis dan responsif terhadap kondisi nyata.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong> Efek Substitusi \u2014 Menangkap Perilaku Konsumen Nyata<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">PCE memperbarui bobot pengeluarannya setiap bulan, sementara CPI hanya memperbarui bobot tahunan. Pembaruan lebih sering ini membuat tingkat inflasi PCE cenderung lebih rendah dari CPI karena PCE dapat menangkap dan menghitung pergeseran konsumen ke pilihan yang lebih murah saat harga naik \u2014 misalnya beralih dari daging sapi yang mahal ke daging ayam. Dengan demikian, PCE mencerminkan respons perilaku ekonomi yang nyata, bukan hanya sekadar mencatat angka harga secara statis.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong> Efek Cakupan \u2014 Lebih Luas dari Sekadar Belanja Tunai<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">PCE mengukur pengeluaran oleh dan atas nama sektor personal, yang mencakup rumah tangga maupun lembaga nirlaba yang melayani rumah tangga; sementara CPI hanya mengukur pengeluaran dari kantong (<em>out-of-pocket<\/em>) rumah tangga. Perbedaan besar terutama terletak pada <em>healthcare<\/em>: CPI hanya mengukur biaya kesehatan yang langsung dibayar konsumen, sedangkan PCE mencakup layanan kesehatan yang dibeli atas nama rumah tangga oleh pihak ketiga, termasuk asuransi kesehatan yang disediakan oleh pemberi kerja \u2014 yang merupakan komponen besar di AS.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong> Efek Data \u2014 Survei Bisnis vs. Survei Rumah Tangga<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harga dan bobot CPI didasarkan pada survei rumah tangga, sedangkan PCE didasarkan pada survei bisnis. Survei bisnis cenderung lebih komprehensif dan lebih akurat karena mencakup seluruh transaksi dari sisi penjual, bukan hanya apa yang diingat konsumen saat diwawancara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Fungsi Operasional PCE dalam Mesin Kebijakan Moneter The Fed<\/strong><\/p>\n<p><strong>PCE sebagai Pemicu Keputusan Suku Bunga<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">The Fed membandingkan tingkat inflasi Core PCE dengan target inflasi 2%. Jika di bawah 2%, The Fed akan menurunkan suku bunga dan menggunakan instrumen lain untuk mendorong permintaan konsumen. Jika tingkat inti berada di atas 2% untuk periode yang berkepanjangan, maka The Fed akan mengambil tindakan untuk mencegah inflasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini adalah <strong>mekanisme transmisi langsung<\/strong> \u2014 PCE \u2192 keputusan FOMC \u2192 federal funds rate \u2192 suku bunga kredit, hipotek, kartu kredit di seluruh AS, bahkan ke seluruh dunia.<\/p>\n<p><strong>PCE sebagai Inti Proyeksi FOMC<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rapat FOMC Juni 2026 yang dihadiri 18 peserta, PCE inflation dan Core PCE inflation menjadi variabel kunci dalam proyeksi ekonomi \u2014 bersama pertumbuhan GDP dan tingkat pengangguran. Proyeksi ini menjadi dasar arah kebijakan suku bunga ke depan: setiap peserta FOMC menyampaikan proyeksi inflasi PCE untuk menentukan jalur federal funds rate yang tepat hingga 2028.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Kondisi Terkini : PCE Jauh di atas Target<\/strong><\/p>\n<p><strong>Data April 2026 \u2014 Alarm Bagi The Fed<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Headline PCE naik 3,77% secara tahunan pada April 2026, mengakselerasi dari 3,53% di Maret dan 2,86% di Februari. Inflasi barang melonjak ke 4,39%, sementara inflasi jasa bertahan di 3,49%. Harga perumahan dan utilitas, bensin dan produk energi lainnya, serta jasa keuangan dan asuransi menjadi pendorong terbesar inflasi PCE April.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-598769\" src=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-1024x700.png\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"476\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-1024x700.png 1024w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-300x205.png 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-768x525.png 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-615x420.png 615w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-218x150.png 218w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-696x476.png 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change-1068x730.png 1068w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_PCE_Price_Index_Annual_Change.png 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Core PCE berada di 3,3% \u2014 angka tertinggi sejak November 2023, dan duduk sangat jauh dari target 2% The Fed. Core PCE 3,3% berarti harga naik sekitar 65% lebih cepat dari yang dianggap sehat oleh bank sentral.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-598770\" src=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-1024x700.png\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"476\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-1024x700.png 1024w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-300x205.png 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-768x525.png 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-615x420.png 615w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-218x150.png 218w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-696x476.png 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1-1068x730.png 1068w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/United_States_Core_PCE_Price_Index_Annual_Change-1.png 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Respons The Fed di Bawah Kevin Warsh<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bawah Ketua The Fed Kevin Warsh, sikap bank sentral adalah <em>patient hawkishness<\/em> \u2014 bersabar namun tetap ketat. Pertemuan FOMC Juni 2026 menghasilkan proyeksi yang jelas: para pembuat kebijakan kini memperkirakan inflasi akan tetap tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Proyeksi yang direvisi mendorong para pejabat menyesuaikan proyeksi suku bunga akhir tahun ke atas. The Fed tampak siap mempertahankan stance moneter yang lebih ketat hingga jauh ke 2027 dan 2028 saat menavigasi tekanan harga yang persisten.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Efek Domino ke Indonesia <\/strong><\/p>\n<p><strong>Rantai Transmisi yang Kompleks<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika PCE tinggi \u2192 The Fed hawkish \u2192 suku bunga AS tinggi \u2192 dolar AS menguat \u2192 tekanan ke mata uang negara berkembang termasuk Rupiah \u2192 Bank Indonesia terpaksa merespons secara defensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ini seperti yang terjadi pada 2026. Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,75% pada 18 Juni 2026, setelah kenaikan 25 bps pada pertemuan luar jadwal 9 Juni untuk mendukung Rupiah. Bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar total 100 bps sejak Mei, membawa suku bunga kebijakan ke level tertinggi sejak April 2025.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-598771\" src=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-1024x700.png\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"476\" srcset=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-1024x700.png 1024w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-300x205.png 300w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-768x525.png 768w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-615x420.png 615w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-218x150.png 218w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-696x476.png 696w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate-1068x730.png 1068w, https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Indonesia_Interest_Rate.png 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan menegaskan pergeseran prioritas bank sentral ke arah stabilitas eksternal di tengah tekanan global yang belum mereda. Kenaikan pada Juni 2026 menjadi yang ketiga secara beruntun sejak Mei. Agresivitas tersebut menunjukkan bahwa ancaman terhadap stabilitas Rupiah kini menjadi perhatian utama bank sentral dibandingkan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenaikan suku bunga BI ini terutama bertujuan mendukung apresiasi Rupiah dan menjaga stabilitas eksternal. Setelah sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, Rupiah mulai menunjukkan pemulihan. Yield SBN tenor 10 tahun naik sekitar 92 basis poin sejak awal tahun menjadi 7%.<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan \u2014 Mengapa PCE Begitu Penting<\/strong><\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<td><strong>Dimensi<\/strong><\/td>\n<td><strong>Penjelasan<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>Status Resmi<\/strong><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satu-satunya indikator yang secara eksplisit dijadikan acuan target 2% The Fed sejak 2012<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Metodologi Superior<\/strong><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\">Formula Fisher-Ideal + bobot bulanan + cakupan pihak ketiga \u2192 lebih akurat dari CPI<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Pemicu Keputusan<\/strong><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langsung menentukan arah federal funds rate di setiap rapat FOMC<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Cakupan Luas<\/strong><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mencakup ~70% ekonomi AS (konsumsi), termasuk pengeluaran pihak ketiga<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Proyeksi Jangka Panjang<\/strong><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\">Digunakan dalam <em>dot plot<\/em> FOMC untuk proyeksi suku bunga hingga 2\u20133 tahun ke depan<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Dampak Global<\/strong><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika PCE tinggi, seluruh dunia termasuk BI, IHSG, dan Rupiah merasakan efeknya<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Singkatnya, PCE Price Index bukan sekadar statistik ekonomi \u2014 ia adalah <strong>bahan bakar utama mesin pengambilan keputusan bank sentral paling berpengaruh di dunia<\/strong>, dan setiap angka yang keluar pada akhir bulan mampu menggerakkan pasar keuangan dari Washington hingga Jakarta.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perjalanan Panjang PCE Price Index Menuju Indikator Utama Sebelum PCE, The Fed menggunakan CPI (Consumer Price Index) yang dirilis Bureau of Labor Statistics (BLS) AS. Pergeseran dimulai secara informal sekitar tahun 2000. Pergeseran dari CPI ke PCE diumumkan pada Februari 2000, dalam kesaksian rutin Ketua Fed Alan Greenspan kepada Kongres. Greenspan menyebut bahwa formula dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":598772,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[2985,669,29],"tags":[],"class_list":["post-598768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-insight","category-column","category-economy-business"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed? - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed? - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perjalanan Panjang PCE Price Index Menuju Indikator Utama Sebelum PCE, The Fed menggunakan CPI (Consumer Price Index) yang dirilis Bureau of Labor Statistics (BLS) AS. Pergeseran dimulai secara informal sekitar tahun 2000. Pergeseran dari CPI ke PCE diumumkan pada Februari 2000, dalam kesaksian rutin Ketua Fed Alan Greenspan kepada Kongres. Greenspan menyebut bahwa formula dalam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-25T03:17:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Asido Situmorang\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Asido Situmorang\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/\",\"name\":\"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed? - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg\",\"datePublished\":\"2026-06-25T03:17:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-25T03:17:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/f4e69d2aa33cbc21150bf5f4c57a0ff9\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg\",\"width\":1536,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/f4e69d2aa33cbc21150bf5f4c57a0ff9\",\"name\":\"Asido Situmorang\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b63d42ac4ef6516f2d81883f4324f6c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b63d42ac4ef6516f2d81883f4324f6c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Asido Situmorang\"},\"description\":\"Asido is now the Senior Research Economic of Vibiz Research Center and Editor in Chief of Vibiznews.com, that makes market analysis (fundamental &amp; technical) and research of the economy and business of Indonesia and globally, as well as other related topics such as capital and money market. He also actively writing hundreds of journals, analytical articles and columns in Vibiznews.com.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.vibiznews.com\"],\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/asido-situmorang\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed? - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed? - Vibiznews.com","og_description":"Perjalanan Panjang PCE Price Index Menuju Indikator Utama Sebelum PCE, The Fed menggunakan CPI (Consumer Price Index) yang dirilis Bureau of Labor Statistics (BLS) AS. Pergeseran dimulai secara informal sekitar tahun 2000. Pergeseran dari CPI ke PCE diumumkan pada Februari 2000, dalam kesaksian rutin Ketua Fed Alan Greenspan kepada Kongres. Greenspan menyebut bahwa formula dalam [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2026-06-25T03:17:34+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Asido Situmorang","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Asido Situmorang","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/","name":"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed? - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg","datePublished":"2026-06-25T03:17:34+00:00","dateModified":"2026-06-25T03:17:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/f4e69d2aa33cbc21150bf5f4c57a0ff9"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/PCE-Price-Index-AS.jpg","width":1536,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/06\/25\/pce-price-index-mengapa-menjadi-acuan-utama-kebijakan-moneter-the-fed\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PCE Price Index: Mengapa Menjadi Acuan Utama Kebijakan Moneter The Fed?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/f4e69d2aa33cbc21150bf5f4c57a0ff9","name":"Asido Situmorang","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b63d42ac4ef6516f2d81883f4324f6c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b63d42ac4ef6516f2d81883f4324f6c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Asido Situmorang"},"description":"Asido is now the Senior Research Economic of Vibiz Research Center and Editor in Chief of Vibiznews.com, that makes market analysis (fundamental &amp; technical) and research of the economy and business of Indonesia and globally, as well as other related topics such as capital and money market. He also actively writing hundreds of journals, analytical articles and columns in Vibiznews.com.","sameAs":["http:\/\/www.vibiznews.com"],"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/asido-situmorang\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=598768"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598768\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":598773,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/598768\/revisions\/598773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/598772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=598768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=598768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=598768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}