{"id":603842,"date":"2026-10-21T12:47:01","date_gmt":"2026-10-21T05:47:01","guid":{"rendered":"https:\/\/vibiznews.com\/?p=603842"},"modified":"2026-10-21T12:47:32","modified_gmt":"2026-10-21T05:47:32","slug":"investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/","title":{"rendered":"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Vibiznews-Kolom) Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan besar sepanjang 2026. Di tengah penjualan bersih saham oleh investor asing, investor domestik tampil sebagai penyangga yang membantu menyerap tekanan jual. Data Januari hingga September 2026 menunjukkan bahwa pembelian bersih oleh investor individu, korporasi, dan reksa dana lokal mendekati nilai penjualan bersih asing pada sampel 12 saham berkapitalisasi besar dan likuid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pergerakan tersebut memperlihatkan perubahan penting dalam struktur permintaan saham di pasar domestik. Ketika investor asing mengurangi kepemilikan, sebagian investor dalam negeri justru menambah eksposur. Namun, besarnya pembelian domestik tidak serta-merta berarti pasar telah terbebas dari tekanan. Perkembangan ini perlu dibaca bersama kondisi indeks, struktur kepemilikan saham, dan persoalan transparansi pasar yang menjadi perhatian sepanjang tahun.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Investor Lokal Menyerap Tekanan Jual Asing<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada sampel 12 saham besar dan likuid, investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp77 triliun selama Januari\u2013September 2026. Pada periode yang sama, investor individu lokal membukukan pembelian bersih Rp52,1 triliun. Korporasi lokal membeli bersih Rp14,1 triliun, sedangkan reksa dana lokal mencatat pembelian bersih Rp5,7 triliun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika digabungkan, pembelian bersih oleh ketiga kelompok investor domestik mencapai Rp71,9 triliun. Nilai itu setara dengan sekitar 93% dari penjualan bersih investor asing pada sampel saham tersebut. Dengan kata lain, sebagian besar tekanan jual asing pada kelompok saham yang dianalisis terserap oleh permintaan dari dalam negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Investor individu menjadi kelompok pembeli terbesar di antara tiga kelompok domestik tersebut. Pembelian bersih mereka bahkan lebih besar daripada gabungan pembelian korporasi lokal dan reksa dana. Angka ini menunjukkan besarnya peran investor individu dalam menopang permintaan saham ketika arus dana asing bergerak keluar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, angka 93% perlu dipahami sesuai cakupan datanya. Perhitungan tersebut berlaku untuk sampel 12 saham besar dan likuid, bukan untuk seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Data ini juga menggambarkan aliran bersih, bukan seluruh transaksi beli dan jual yang terjadi selama periode pengamatan.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Perubahan Komposisi Kepemilikan Saham<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peran investor domestik tidak hanya terlihat dari aliran dana selama 2026. Data kepemilikan pada saham-saham yang dianalisis juga memperlihatkan peningkatan porsi investor individu. Porsi kepemilikan investor ritel dalam free float saham-saham tersebut naik dari 6,2% pada Februari 2024 menjadi 16,8%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Free float merupakan saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh publik. Perubahan porsi investor ritel dalam free float menunjukkan bahwa kepemilikan saham yang beredar di pasar semakin banyak berada di tangan investor individu dibandingkan pada awal periode pengamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenaikan tersebut memberikan konteks bagi besarnya pembelian investor individu pada 2026. Ketika investor asing menjual saham, investor lokal memiliki peran yang semakin nyata dalam menentukan arah permintaan. Namun, peningkatan porsi kepemilikan ritel juga perlu dilihat bersama perilaku investasi dan kemampuan investor menghadapi perubahan harga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembelian domestik dapat membantu menahan tekanan jual, tetapi tidak menjamin harga saham akan segera pulih. Harga tetap dipengaruhi oleh penilaian terhadap prospek perusahaan, likuiditas, sentimen pasar, dan keputusan investor lainnya. Karena itu, data aliran dana perlu dibaca sebagai gambaran perubahan perilaku pasar, bukan sebagai kepastian mengenai arah harga berikutnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Tekanan Pasar Belum Sepenuhnya Mereda<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Besarnya pembelian investor domestik berlangsung ketika pasar saham Indonesia menghadapi tekanan yang signifikan. Pada 16 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan ditutup pada level 5.185, turun 11,6% dalam satu hari. Secara kumulatif, indeks juga tercatat turun sekitar 40% sejak awal tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa permintaan domestik yang besar belum cukup untuk mencegah pelemahan indeks. Pergerakan pasar secara keseluruhan tidak hanya ditentukan oleh besarnya pembelian bersih, tetapi juga oleh saham yang diperdagangkan, harga yang disepakati, konsentrasi transaksi, serta ekspektasi investor terhadap risiko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data aliran bersih juga perlu dibedakan dari data transaksi bruto. Pembelian bersih menunjukkan selisih antara pembelian dan penjualan selama periode tertentu. Nilai tersebut tidak berarti setiap saham mengalami tekanan yang sama atau setiap investor domestik membeli pada harga yang menguntungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam situasi pasar yang bergejolak, investor domestik dapat menjadi sumber permintaan penting. Akan tetapi, kemampuan mereka menyerap penjualan asing memiliki batas. Jika tekanan jual meningkat, likuiditas menurun, atau kepercayaan pasar melemah, harga tetap dapat turun meskipun terdapat pembelian bersih dari investor lokal.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Membaca Data Asing dengan Hati-Hati<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data aliran investor asing juga memiliki beberapa cakupan pengukuran. Pada sampel 12 saham besar dan likuid, penjualan bersih asing selama Januari\u2013September 2026 tercatat Rp77 triliun. Sementara itu, data registrasi KSEI yang mencakup seluruh kelompok pemegang saham menunjukkan penjualan bersih asing sebesar Rp79,3 triliun pada periode yang sama. Angka tersebut sejalan secara umum dengan data pasar yang mencatat penjualan bersih asing sekitar Rp77,5 triliun untuk keseluruhan pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketiga angka itu tidak boleh diperlakukan sebagai ukuran yang identik. Perbedaan cakupan saham, basis data, dan metode penghitungan dapat menghasilkan nilai yang berbeda. Angka Rp77 triliun pada sampel saham, misalnya, tidak sama dengan total penjualan bersih asing di seluruh pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data yang dirujuk juga menunjukkan bahwa investor asing menjadi penjual bersih pada sebagian besar bulan sejak April 2024 dalam cakupan saham beredar publik yang dianalisis. Dengan demikian, tekanan jual asing pada 2026 bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kecenderungan yang telah berlangsung sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada pula perubahan klasifikasi pada data registrasi investor. Pada Maret 2026, kategori jenis investor asing dalam data KSEI mengalami penandaan ulang. Karena itu, analisis yang dirujuk menggunakan total investor asing secara keseluruhan dan tidak memecah aliran dana berdasarkan jenis investor asing. Batasan ini penting agar data tidak ditafsirkan lebih jauh daripada yang dapat didukung oleh sumbernya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Basis Investor Domestik Semakin Besar<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkembangan investor individu berlangsung bersamaan dengan meluasnya basis investor pasar modal Indonesia. Data yang dirujuk mencatat sekitar 10,14 juta rekening investor saham pada akhir Agustus 2026. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya basis partisipasi investor domestik dalam pasar saham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, jumlah rekening tidak otomatis menggambarkan besarnya dana yang siap diinvestasikan, tingkat pengalaman investor, atau kemampuan mereka menahan risiko. Investor dengan nilai portofolio kecil dan besar memiliki kapasitas yang berbeda dalam menghadapi penurunan harga. Demikian pula, keputusan membeli saham saat pasar melemah dapat didorong oleh pertimbangan yang beragam, mulai dari investasi jangka panjang hingga strategi perdagangan jangka pendek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, peningkatan partisipasi investor domestik perlu berjalan beriringan dengan kualitas informasi dan pemahaman risiko. Pasar yang memiliki banyak investor tidak dengan sendirinya menjadi pasar yang kuat apabila keterbukaan informasi, perlindungan investor, dan mekanisme perdagangan belum dipercaya sepenuhnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Transparansi Menjadi Kunci Kepercayaan<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tekanan pasar pada 2026 juga berlangsung di tengah perhatian terhadap tata kelola pasar modal. Isu yang disorot mencakup transparansi struktur kepemilikan, keandalan penghitungan free float, dugaan koordinasi perdagangan, serta konsistensi penegakan aturan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persoalan-persoalan tersebut penting karena investor memerlukan informasi yang dapat diandalkan untuk menilai saham dan risiko yang melekat padanya. Informasi mengenai siapa yang memiliki saham, berapa banyak saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan, dan bagaimana transaksi berlangsung menjadi bagian dari dasar pembentukan harga yang wajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada 16 Oktober 2026, Otoritas Jasa Keuangan mengumumkan sanksi senilai Rp2,1 triliun. Langkah penegakan aturan merupakan bagian dari respons terhadap persoalan di pasar, tetapi dampaknya terhadap kepercayaan investor bergantung pula pada konsistensi pelaksanaan, kejelasan informasi, dan kemampuan pengawasan untuk mencegah pelanggaran berulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konteks ini, peran investor domestik sebagai penyangga pasar tidak dapat dipisahkan dari kualitas tata kelola. Permintaan lokal bisa membantu menyerap penjualan asing, tetapi keberlanjutan peran tersebut membutuhkan pasar yang transparan dan dapat dipercaya. Tanpa kepercayaan, investor berpotensi menahan dana atau mengurangi eksposur ketika ketidakpastian meningkat.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Penyangga Penting, Bukan Jaminan Pemulihan<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Data Januari\u2013September 2026 memperlihatkan bahwa investor domestik memainkan peran besar dalam menyerap penjualan bersih asing pada sampel 12 saham besar dan likuid. Pembelian bersih Rp71,9 triliun dari investor individu, korporasi, dan reksa dana lokal mendekati penjualan bersih asing sebesar Rp77 triliun. Di antara kelompok domestik, investor individu menjadi pembeli terbesar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peningkatan porsi investor ritel dalam free float dan besarnya basis rekening investor memperkuat gambaran bahwa partisipasi domestik semakin penting bagi pasar saham Indonesia. Namun, pelemahan IHSG menunjukkan bahwa permintaan domestik belum cukup untuk menghapus seluruh tekanan pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesimpulan yang dapat ditarik bukan bahwa investor lokal telah menggantikan peran asing sepenuhnya, melainkan bahwa mereka menjadi salah satu penyangga utama ketika arus dana asing bergerak keluar. Seberapa kuat penyangga tersebut akan bertahan bergantung pada kapasitas investor, kondisi pasar, kualitas informasi, dan kepercayaan terhadap mekanisme perdagangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasar saham yang tangguh tidak hanya membutuhkan pembeli ketika investor asing menjual. Pasar juga memerlukan keterbukaan kepemilikan yang memadai, pengawasan yang konsisten, dan perlindungan investor yang efektif. Permintaan domestik dapat membantu menjaga aktivitas pasar, tetapi transparansi dan kepercayaan tetap menjadi fondasi bagi ketahanan jangka panjang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibiznews-Kolom) Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan besar sepanjang 2026. Di tengah penjualan bersih saham oleh investor asing, investor domestik tampil sebagai penyangga yang membantu menyerap tekanan jual. Data Januari hingga September 2026 menunjukkan bahwa pembelian bersih oleh investor individu, korporasi, dan reksa dana lokal mendekati nilai penjualan bersih asing pada sampel 12 saham berkapitalisasi besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101053,"featured_media":500867,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[669],"tags":[11675],"class_list":["post-603842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-column","tag-investor-domestik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibiznews-Kolom) Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan besar sepanjang 2026. Di tengah penjualan bersih saham oleh investor asing, investor domestik tampil sebagai penyangga yang membantu menyerap tekanan jual. Data Januari hingga September 2026 menunjukkan bahwa pembelian bersih oleh investor individu, korporasi, dan reksa dana lokal mendekati nilai penjualan bersih asing pada sampel 12 saham berkapitalisasi besar [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-21T05:47:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-21T05:47:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fadjar Dewanto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fadjar Dewanto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/\",\"name\":\"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-21T05:47:01+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-21T05:47:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ba2cdc61f74966250426e208a83feabf\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg\",\"width\":2000,\"height\":1333,\"caption\":\"Investor Domestik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ba2cdc61f74966250426e208a83feabf\",\"name\":\"Fadjar Dewanto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/07fae60539cb2c53642a35b195c6adc2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/07fae60539cb2c53642a35b195c6adc2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fadjar Dewanto\"},\"description\":\"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.\",\"sameAs\":[\"http:\/\/www.vibiznews.com\"],\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/fadjar-dewanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia - Vibiznews.com","og_description":"(Vibiznews-Kolom) Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan besar sepanjang 2026. Di tengah penjualan bersih saham oleh investor asing, investor domestik tampil sebagai penyangga yang membantu menyerap tekanan jual. Data Januari hingga September 2026 menunjukkan bahwa pembelian bersih oleh investor individu, korporasi, dan reksa dana lokal mendekati nilai penjualan bersih asing pada sampel 12 saham berkapitalisasi besar [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2026-10-21T05:47:01+00:00","article_modified_time":"2026-10-21T05:47:32+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1333,"url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fadjar Dewanto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fadjar Dewanto","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/","name":"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg","datePublished":"2026-10-21T05:47:01+00:00","dateModified":"2026-10-21T05:47:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ba2cdc61f74966250426e208a83feabf"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg","contentUrl":"https:\/\/vibiznews.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/bei-investor-muda.jpg","width":2000,"height":1333,"caption":"Investor Domestik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2026\/10\/21\/investor-domestik-menjadi-penyangga-pasar-saham-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Investor Domestik Menjadi Penyangga Pasar Saham Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/ba2cdc61f74966250426e208a83feabf","name":"Fadjar Dewanto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/07fae60539cb2c53642a35b195c6adc2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/07fae60539cb2c53642a35b195c6adc2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fadjar Dewanto"},"description":"Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.","sameAs":["http:\/\/www.vibiznews.com"],"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/fadjar-dewanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/603842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101053"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=603842"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/603842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":603843,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/603842\/revisions\/603843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/500867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=603842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=603842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=603842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}