Pada perdagangan Senin pagi rupiah terpantau kembali diiputi oleh sentiment negative terhadap dollar AS (16/3). Mata uang lokal mengalami pelemahan yang cukup signifikan, belum menemukan sinyal yang bisa membuat rebound rupiah menjadi sebuah kondisi yang solid meskipun saat ini mata uang tersebut sudah mencapai posisi paling rendah dalam 17 tahun belakangan.
Indeks dollar AS masih berada dalam momentum menguat yang signifikan. Terhadap euro mata uang Amerika Serikat masih berada di level kisaran terendah dalam nyaris 12 tahun belakangan. Kondisi menguatnya dollar disebabkan oleh perkiraan bahwa Fed akan segara mulai menaikkan suku bunga acuannya, lebih cepat dari ekspektasi.
Ika Akbarwati/VMN/VBN /Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens