Mengakhiri pekan ini pemerintah Australia oleh Biro Statistik Australia (ABS) umumkan buruknya kinerja bisnis ritel negeri tersebut periode bulan November tahun 2015 setelah bulan sebelumnya berhasil capai kinerja terbaik dalam 4 bulan sebelumnya.
Dalam pengumuman pagi tadi (8/01), omset ritel Australia alami penurunan pada bulan November sebesar 0,4 persen (mom) dengan total nilai penjualan ritel dibulan tersebut tercatat sebesar A$ 24.770.000.000. Pencapaian data bulan kesebelas tahun lalu masih sesuai dengan harapan ekonom sebelumnya sehingga mempengaruhi positif perdagangan mata uangnya yang sudah anjlok sejak awal tahun perdagangan. Penurunan omset ritel bulan tersebut dipicu oleh turunnya bisnis departement store Australia sedangkan sektor ritel lainnya hanya naik sedikit.
Dalam laporan ABS ini kenaikan omset bisnis ritel ini disumbang oleh kenaikan penjualan terhadap bisnis bisnis kafe, restoran dan jasa makanan takeaway (naik 1 persen). Sektor ritel lainnya yang juga naik yaitu toko penjualan peralatan rumah tangga serta penjualan kebutuhan sandang seperti pakaian, alas kaki dan aksesori pribadi.
Seperti diketahui, sampai saat ini bank sentral Australia (RBA) masih belum mengubah kebijakan moneternya dan lebih memilih untuk memanfaatkan pelemahan nilai tukar AUD untuk jangka waktu yang lebih lama dalam rangka mendukung ekspor dan meningkatkan investasi.
H Bara/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang