Kurs rupiah yang dibuka lebih rendah pada awal perdagangan hari Rabu (24/8) masih bergerak negatif dan merugikan bursa saham. Lemahnya rupiah dipicu oleh penurunan kurs referensi yang BI lakukan juga penguatan dollar AS.
Menurunnya kekuatan rupiah hingga siang ini membuat investor asing lanjutkan penarikan modalnya cukup besar dari bursa saham dengan net sell Rp393 miliar. Capital outflow atau aliran keluarnya modal asing dari bursa masih menjadi penghalang bagi laju IHSG yang sekarang melemah 0,1%.
Lihat: IHSG 24 Agustus Sesi 1 Turun Terganjal Pelemahan 7 Sektor
Pergerakan kurs rupiah di pasar spot siang ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan hingga 0,29% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13260/US$ setelah dibuka lemah pada level Rp13250/US$. Untuk kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperlemah.
Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini dilemahkan ke 13252 dari posisi 13216 perdagangan hari Selasa (23/08), sedangkan kurs transaksi antar bank melemah ke posisi 13318 setelah perdagangan sebelumnya 13282.
Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini masih berpotensi lemah hingga akhir perdagangan oleh momentum penguatan dollar, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13268 dan resistance di 13235.
Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens



