(Vibiznews – Index) – Bursa saham A.S. ditutup pada titik tertinggi sepanjang masa setelah data inflasi inflasi A.S. lebih tinggi daripada perkiraan sementara untuk minggu ini, investor menunggu keputusan bank sentral di Eropa dan Amerika untuk petunjuk mengenai jalur kebijakan untuk tahun depan.
Indeks Australia diperkirakan akan bergerak naik dari pembukaannya. diharapkan dapat meningkatkan minat setelah pertemuan pada hari Rabu, dan diantisipasi bahwa Bank Sentral Eropa akan mengungkapkan rincian rencana untuk mengurangi pembelian aset pada hari Kamis.
Saham
Pasar Asia dibuka mixed, Indeks S & P 500 berjangka turun tipis pada pukul 8:04 pagi di Tokyo. Indeks ini telah naik 0,2 persen untuk mencapai rekor 2, 664.11 pada penututpan bursa saham AS dini hari tadi.
Futures pada Nikkei 225 Stock Average Jepang diperdagangkan sejalan dengan level pada penutupan bursa saham tunai di Tokyo pada hari Selasa.
Indeks Hang Seng di Bursa Hong Kong turun 0,1 persen.
Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,2 persen pada pembukaan.
MSCI Emerging Market Index turun 0,7 persen.
Obligasi
Untuk pergerakan obligasi, imbal hasil pada Treasuries 10 tahun AS naik satu basis poin menjadi 2,40 persen, demikian juga dengan imbal hasil 10 tahun Australia naik dua basis poin menjadi 2,54 persen.
Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center Editor : Asido Situmorang



