Aussie 25 Juli Tertekan Setelah Data CPI Lebih Tinggi

558

(Vibiznews – Forex)  Pergerakan aussie dalam pair AUDUSD setelah rilis tingkat inflasi Australia oleh ABS bearish setelah sejak awal sesi Asia bergerak lebih kuat dari perdagangan sebelumnya oleh kekuatan kenaikan harga minyak mentah dan ekspektasi positif dari data CPI. Jelang akhir sesi Asia hari Rabu (25/07), pair AUDUSD terpantau melemah 0,31%.

Jelang rilis data CPI Australia, pair bergerak kuat hingga mencapai posisi tinggi dalam 10 hari perdagangan. Namun terpangkas lagi oleh sentimen pasar yang kecewa terhadap rilis data CPI tidak sesuai harapan sekalipun dilaporkan lebih tinggi dari periode sebelumnya.

Pair AUDUSD yang dibuka pada 0.7417 dan bergerak bullish hingga mencapai posisi tinggi di 0.7446  kemudian turun ke posisi rendah di 0.7398, masih bergerak lemah di kisaran 0.7401.

Terpantau indeks dollar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap  mata uang major, hanya naik 0,05% ke posisi 94,66 setelah awal sesi Asia dibuka pada 95.59 dan sempat mencapai posisi tinggi di 94.67.

Untuk perdagangan selanjutnya, analis Vibiz Research Center memperkirakan pair AUDUSD sedang turun menuju 0.7390 dan jika tembus akan lanjut turun ke support kuatnya di 0.7360. Namun jika terjadi koreksi dan pair bergerak naik kembali menuju posisi tinggi 0.7446 dan lanjut ke resisten berikutnya  di atas 0.7470.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here