(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD diperdagangkan naik hingga ke level 1,2850 pada sesi Asia yang sibuk setelah sebelumnya ada berita bahwa Uni Eropa dan Inggris mungkin membuat kemajuan pada pembicaraan Brexit. Namun pengumuman kebijakan moneter BOE membayangi langkah bullish pair.
Pasalnya pengumuman kebijakan BOE pada sesi Eropa nanti diperkirakan terlalu dovish karena semakin jauhnya rencana mereka untuk menaikkan suku bunga bank sentral tersebut. Akibatnya setelah pengumuman ini bisa menekan pair kembali.
Namun kesepakatan Brexit yang diajukan pada tanggal 21 November nanti membantu menjaga mood bullish untuk sementara, tetapi tenggat waktu Brexit yang semakin ketat dan hasil negosiasi sebelumnya mengecewakan turut membatasinya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD sedang mendaki terus ke area resisten di 1.2865 – 1.2885 dan jika tembus kisaran tersebut maka akan lanjut mendaki ke resisten berikutnya ke R2 dan juga R3. Namun jika terjadi pembalikan arah, pair berpotensi turun kembali ke posisi awal sesi Asia di 1.2767 dan jika tembus meluncur terus ke pivotnya sebelum mencapai supportnya .
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.2951 | 1.2889 | 1.2824 | 1.2757 | 1.2695 | 1.2668 | 1.2625 |
| Buy Avg | 1.2868 | Sell Avg | 1.2748 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



