(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD pada sesi Eropa hari Senin (12/11) yang dibuka dengan gap bearish sekitar 60-pips pada awal minggu dan sekarang telah tergelincir di bawah 1.2900. Tekanan bearish yang berlanjut ini ditekan oleh sentimen ketegangan Brexit.
Ketegangan Brexit datang dari penolakan Uni Eropa terhadap rencana PM Inggris Theresa May untuk mekanisme independen yang mengawasi keberangkatan Inggris dari pengaturan pabean sementara yang disepakati. Kemudian berlanjut setelah ada berita empat menteri Inggris yang pro UE bisa mengundurkan diri dan semakin mempertebal ketegangan Brexit.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD telah menembus support di S2 dan jika tembus lanjut turun ke S3. Namun jika bergerak positif, pair akan naik lagi ke posisi awal sesi di 1.2915 dan jika tembus jadi pijakan bullish ke area resistennya.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.3142 | 1.3102 | 1.3032 | 1.2997 | 1.2921 | 1.2882 | 1.2810 |
| Buy Avg | 1.2950 | Sell Avg | 1.2830 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



