(Vibiznews-Forex) – Pair EURUSD perdagangan hari Selasa (18/12) masih bergerak konsolidasi sejak awal perdagangan sesi Asia dan sedang bergerak negatif meskipun posisi dolar AS sedang melemah di pasar forex. Pair melaju perdagangan sebelumnya oleh ekspektasi bahwa the Fed akan menghapus satu kenaikan dari tahun depan atau dengan mengambil kenaikan 2020 untuk mencerminkan bahwa prospek pertumbuhan dan inflasi sedikit lebih lemah daripada di bulan September.
Keuntungan pair bagaimanapun bisa terbatas jika survei IFO Jerman bulan Desember menunjukkan penurunan berturut-turut keempat dalam kepercayaan bisnis. Di sesi Amerika kalender ekonomi penggerak pasar akan dirilis data building permit dan housing starts.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD tertekan turun menuju MA3 D1 di 1.1331 dan jika tembus menuju support kuatnya S1. Namun jika bergerak sebaliknya pair naik kembali ke posisi 1.1359 dan jika tembus mendaki lagi ke R1 hingga R2 .
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.1422 | 1.1386 | 1.1364 | 1.1333 | 1.1308 | 1.1275 | 1.1249 |
| Buy Avg | 1.1362 | Sell Avg | 1.1325 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



