(Vibiznews-Forex) – Kurs euro dalam pair EURUSD hari Rabu (23/01)bergerak rebound oleh bargain hunting pasar setelah perdagangan sebelumnya sempat menyentuh posisi terendah dalam 2-1/2 pekan. Kekuatan kurs euro ditengah penguatan dolar terhadap beberapa rivalnya datang dari adanya ekspektasi kenaikan suku bunga ECB pada pertengahan 2020.
Sekalipun ECB diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunganya pada pengumuman hari Kamis, namun beberapa survey investor memperkirakan kenaikan suku bunga 10 basis poin terjadi di sekitar pertengahan 2020.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD yang dibuka pada posisi 1.1359 dan kini berada di posisi 1.1367 berusaha naik mendekati resisten kuatnya di R1 dan jika tembus lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika bergerak negatif akan turun ke posisi awal sesi dan jika tembus meluncur ke S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.1410 | 1.1391 | 1.1368 | 1.1349 | 1.1332 | 1.1313 | 1.1295 |
| Buy Avg | 1.1375 | Sell Avg | 1.1352 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



