(Vibiznews-Forex) – Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD hari Rabu (23/01) terpantau bergerak lebih rendah dari posisi perdagangan sebelumnya oleh profit taking pound dan juga terjadi pemulihan mata uang dolar AS terhadap beberapa rivalnya. Pulihnya dolar imbas pemulihan yield Treasury US karena sentimen risiko membaik pada harapan stimulus Cina dan resolusi AS-Cina.
Untuk pergerakan selanjutnya jika perdagangan resiko di Eropa meningkat maka akan menambah tenaga dolar AS sehingga menekan pair. Namun peningkatan peluang Brexit yang lebih lembut dan perpanjangan Pasal 50 di Inggris akan terus menjaga sentimen positif bagi pair. Data dari kalender ekonomi hari ini akan ada data pesanan industri CBI UK lini kedua sementara pidato dari Deputi Gubernur BOE Broadbent akan diawasi dengan ketat.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD yang dibuka pada 1.2890 ini berada di 1.2874 sedang tertekan turun menuju S1 dan jika tembus akan turun ke S2 hingga S3. Namun jika bergerak positif akan naik kembali ke posisi awal dan jika tembus lanjut mendaki ke R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.3098 | 1.3041 | 1.2992 | 1.2921 | 1.2874 | 1.2803 | 1.2753 |
| Buy Avg | 1.2970 | Sell Avg | 1.2925 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group



