Keuntungan Bursa Amerika Mixed, Dow Jones Tidak Kuat Lawan Profit Taking

791

(Vibiznews – Index) –  Aksi profit taking menekan perdagangan bursa saham Amerika Serikat setelah perdagangan sebelumnya alami kekuatan yang signifikan, namun 2 indeks utama berhasil kuat hingga penutupan sesi  Kamis (08/08). Hanya Dow Jones yang kembali masuk zona merah.

Setelah anjlok hampir 600 poin pada awal perdagangan hingga mencapai level terendah dua bulan, indeks Dow Jones sempat  rebound signifikan tetapi  mengakhiri sesi turun 22,45 poin atau 0,1 persen pada 26.007,07. Sementara itu, indeks Nasdaq  naik 29,56 poin atau 0,3 persen menjadi 7.862,83 dan indeks S&P 500 naik tipis 2,21 poin atau 0,1 persen menjadi 2.883,98.

Tekanan jual awal di bursa Wall Street terjadi ketika meningkatnya tensi perang perdagangan AS-China membuat para investor kini memperhatikan perkembangan forex global. Bank Rakyat China menetapkan titik tengah untuk perdagangan yuan pada 6,9996 per dolar, sedikit lebih kuat dari level utama 7,00 per dolar, tetapi 0,4 persen lebih lemah dari 6,9683 pada hari Selasa.

Sentimen negatif juga merespon terhadap pendapatan mengecewakan dari Disney, dengan saham raksasa hiburan tersebut merosot sebesar 4,9 persen. Disney melaporkan hasil kuartal ketiga fiskal yang meleset dari estimasi analis.

Investor juga mengkhawatirkan mencerna pemotongan suku bunga yang agresif oleh bank sentral di India, Selandia Baru dan Thailand di tengah kekhawatiran tentang dampak global perang perdagangan AS-China.

Mengutip penurunan suku bunga luar negeri, Presiden Donald Trump mengklaim dalam serangkaian posting di Twitter bahwa masalahnya adalah “bukan China” melainkan Federal Reserve yang “terlalu bangga untuk mengakui kesalahan mereka bertindak terlalu cepat dan terlalu ketat”

“Mereka harus memotong suku bunga lebih besar dan lebih cepat, dan menghentikan pengetatan kuantitatif konyol mereka SEKARANG,” tweeted Trump. “Kurva imbal hasil terlalu tinggi, dan tidak ada inflasi!”

Melihat pergerakan secara sektoral, saham emas menunjukkan pergerakan signifikan ke atas yang mendorong Indeks Emas dan Perak Philadelphia naik 1,8 persen. Dengan lompatan tersebut, indeks mengakhiri sesi pada level penutupan terbaik dalam lebih dari setahun.

Kekuatan yang cukup besar juga muncul  pada saham bahan kimia, sebagaimana tercermin oleh kenaikan 1,4 persen yang diposting oleh Indeks Sektor Kimia S&P. Indeks rebound setelah mengakhiri sesi sebelumnya pada penutupan terendah dua bulan.

Demikian juga saham real estate perumahan dan komersial juga bergerak lebih tinggi selama sesi, namun ada 3 sektor yang bergerak sebaliknya seperti  saham keuangan, layanan minyak, dan telekomunikasi.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here