(Vibiznews-Forex)– Pergerakan pair USDJPY pada hari Kamis (30/01/2020) awal sesi Asia masih melanjutkan trend perdagangan sebelumnya yang bergerak bearish, namun masih terbatas dengan usaha dolar AS tetap stabil terhadap rivalnya. Tekanan yang membuat pair lemah dari posisi imbal hasil obligasi AS yang jeblok lagi merespon pengumuman Fed beberapa saat lalu.
Imbal hasil obligasi AS anjlok ke posisi dibawah 1,60% yang merupakan posisi terendah dalam 16 minggu untuk semua tenor. Fed memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah. Pergerakan selanjutnya dapat melihat keputusan suku bunga BOE dan juga rilis advanced GDP Amerika Serikat.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY yang dibuka pada 108.88 kini berada di posisi 108.98. Pair berusaha naik ke posisi R1, jika tembus mendaki ke 109.16 sebelum ke R2. Namun jika turun kembali akan meluncur ke posisi EMA200 di 108.93 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 109.17 | 109.36 | 109.18 | 109.07 | 108.89 | 108.78 | 108.60 |
| Buy Avg | 109.14 | Sell Avg | 108.90 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


