(Vibiznews-Index) – Bursa saham Jepang perdagangan hari Kamis ditutup anjlok cukup signifikan oleh kekhawatiran virus Corona yang juga terjadi pada perdagangan saham Taiwan. Pada awal sesi hari Jumat (31/01/2020) dibuka lebih tinggi oleh bargain hunting merespon kekuatan yang terjadi pada perdagangan bursa saham Wall Street.
Namun berita ekonomi Jepang pagi ini dirilis mixed mempengaruhi pergerakan harga saham, dimana data retail sales dan CPI Tokyo dibawah ekspektasi sedangkan untuk data unemployment rate menunjukkan data optimis. Selanjutnya akan melihat rilis data manufaktur PMI China.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei yang dibuka pada posisi 23162 dan kini berada di posisi 23152. Indeks sedang tertekan menuju posisi pivot harian dan jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika bergerak sebaliknya akan mendaki ke posisi 23250 sebelum mendaki ke R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 23860 | 23565 | 23270 | 23000 | 22900 | 22730 | 22450 |
| Buy Avg | 23250 | Sell Avg | 23010 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



