(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang pada perdagangan awal bulan Februari hari Senin (03/02/2020) yang dibuka anjlok ke posisi terendah 4 bulan bergerak bullish sepanjang sesi, namun indeks Nikkei masih lebih rendah dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Sentimen positif perdagangan didapat dari melemahnya kurs yen Jepang yang menguntungkan saham-saham eksportir utama oleh meningkatnya permintaan perdagangan aset resiko yang terlihat dari meningkatnya imbal hasil obligasi AS.
Indeks Nikkei ditutup turun 248 poin atau 1,07% berakhir pada 22.957 basis poin, indeks sempat terjun ke posisi 22,742. Sedangkan indeks berjangka kontrak bulan Maret mengalami kenaikan sebesar 190 poin atau 0,84% menjadi 22,890 basis poin, indeks sempat turun ke posisi 22,645 dan naik ke posisi 23,003.
Penguatan indeks nikkei di pasar spot mendapat hambatan dari anjloknya saham-saham unggulan seperti saham Toyota yang anjlok 0,72%, Softbank turun 0,18% dan saham Mitsubishi UFJ Financial anjlok 0,76%.
Untuk pergerakan selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center pergerakan bursa saham Jepang diperkirakan berpotensi kuat. Untuk kisaran support indeks berjangka berada di 22630 – 22420, dan untuk kisaran resisten di posisi 23100 – 23320.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Editor: Asido Situmorang



