(Vibiznews-Forex)– Pergerakan pair USDJPY pada hari Selasa (11/02/2020) sulit untuk mengikuti arus dolar AS yang semakin melambung tinggi di tengah suasana pasar yang lebih memilih safe haven yen saat pasar Jepang libur hari ini. Tekanan pair terlihat dari anjloknya imbal hasil obligasi AS serta awal negatif bursa saham Amerika yang ditutup kuat.
Sementara itu IMF dalam laporan stafnya mengatakan Bank Jepang terlalu optimis dalam mencapai target inflasi 2% yang merusak kredibilitas bank. Dimana BOJ harus mengklarifikasi bahwa mereka tidak terlalu terfokus pada inflasi dan stabilitas keuangan.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan terjun ke posisi 109.65, jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S1. Namun jika terjadi koreksi naik akan mendaki ke posisi 109.80, jika tembus mendaki ke posisi R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.25 | 110.04 | 109.90 | 109.72 | 109.55 | 109.40 | 109.26 |
| Buy Avg | 110.00 | Sell Avg | 109.50 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


