(Vibiznews-Forex)– Pergerakan pair USDJPY pada hari Kamis (13/02/2020) sesi Asia alami profit taking dan pasar membeli yen lebih banyak. Namun secara fundamental, pondasi kekuatan pair masih kuat dengan rekor yang dicetak bursa saham AS serta lonjakan posisi imbal hasil obligasi AS diatas 1,6%.
Posisi dolar AS berpotensi tambah kuat hari ini sehingga dapat melajukan kembali pair yang perdagangan sebelumnya telah menembus posisi tinggi selama 3 pekan. Yang perlu diperhatikan juga pada sesi Amerika terdapat rilis data inflasi AS yang menjadi fokus investor pasar global terkait arah kebijakan Fed selanjutnya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY akan naik ke posisi tertinggi sebelumnya di 110.13, jika tembus mendaki ke posisi R1 hingga R3. Namun jika terjadi koreksi turun kembali akan meluncur ke posisi 109.75, jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 110.60 | 110.35 | 110.24 | 109.95 | 109.80 | 109.58 | 109.40 |
| Buy Avg | 110.20 | Sell Avg | 109.70 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


