(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan pada perdagangan hari Kamis (20/02/2020) ditutup masuk zona merah dengan indeks Kospi anjlok cukup signifikan dan sempat turun ke posisi terendah 8 hari. Kospi tertekan karena meningkatnya kekhawatiran penyebaran virus corona setelah lonjakan jumlah pasien. Selain itu juga Won Korea anjlok tajam terhadap dolar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 14,84 poin atau 0,67 persen ditutup pada 2.195,50. Ini adalah pertama kalinya sejak 5 Februari indeks turun di bawah tanda 2.200 poin. Demikian indeks Kospi200 berjangka alami penurunan 0,50 poin atau 0,17% ke posisi 297.50. Volume perdagangan saham cukup tinggi dengan laku 697 juta saham senilai 7,5 triliun won (US $ 6,2 miliar).
Awalnya indeks memiliki awal sesi yang kuat, imbas performa optimis Wall Street semalam, tetapi dengan cepat anjlok di bawah garis datar setelah otoritas kesehatan Korea Selatan melaporkan 31 terinfeksi coronavirus sehingga total menjadi 82.
Saham yang paling besar menekan Kospi sepanjang sesi adalah saham Hyundai Motor turun 1,14 persen dan saham Kia Motors anjlok 1,82 persen. Kemudian ditambah oleh penurunan Samsung Electronics turun 0,33 persen.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



