(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan rebound lebih dari 1 persen pada hari Selasa (25/02/2020) oleh aksi bargain hunting yang menggantikan beberapa kerugian dari sesi sebelumnya. Aksi investor ini menghiraukan meningkatnya kesengsaraan atas penyebaran virus corona. Kemudian mata uang Won Korea juga naik tajam terhadap dolar AS.
Sentimen positif terjadi setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae in mengatakan pemerintah mulai meninjau apakah anggaran tambahan harus disusun untuk melunakkan dampak wabah virus terhadap perekonomian. Kemudian ada harapan bahwa Bank of Korea akan memangkas suku bunga utamanya akhir pekan ini, yang bisa menjadi pemangkasan suku bunga ketiga dalam siklus pelonggaran saat ini.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 24,57 poin atau 1,18 persen ditutup pada 2.103,61. Demikian indeks Kospi200 berjangka alami kenaikan 2,30 poin atau 0,82% ke posisi 283.80. Volume perdagangan saham sangat tinggi dengan laku 1,5 miliar saham senilai 8,75 triliun won (US $ 7,22 miliar).
Kekuatan indeks ditopang oleh lonjakan saham top raksasa teknologi Samsung Electronics naik 1,94 persen yang disusul oleh lonjakan saham farmasi seperti Samsung BioLogics meningkat 3,9 persen, saham Celltrion menguat 2,07 persen dan saham Hanmi Pharmaceutical naik 1,92 persen.
Saham perusahaan kimia terkemuka LG Chem meningkat 1,14 persen dan saham LG Household & Health Care naik 1,25 persen.. Pergerakan sebaliknya terjadi pada saham pembuat chip No. 2 SK hynix merosot 1,51 persen, saham pengilangan minyak SK Innovation turun 0,81 persen.
Pada hari Senin, pasar saham anjlok dan mengalami penurunan paling tajam dalam 16 bulan hampir 4 persen karena jumlah kasus virus korona baru yang dikonfirmasi pemerintah Korea Selatan meningkat tiga kali lipat selama akhir pekan.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



