(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY akhir pekan ditutup melemah oleh kuatnya permintaan safe haven yang menguntungkan yen Jepang setelah pernyataan Trump bahwa asal virus corona dari laboratorium di Wuhan China dan memicu potensi naiknya tensi dagang kembali antara AS dan China.
Selain itu dolar AS juga mendapat tekanan dari rilis data ekonomi makro untuk data manufaktur PMI yang masih kontraksi. Untuk pergerakan hari ini masih berpotensi menguatnya safe haven pasca sentimen diatas, yang dibatasi oleh reboundnya imbal hasil obligasi AS dan usaha rebound dolar AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY masih bergerak bearish, sehingga awal sesi jika bergerak positif akan mendaki ke posisi 107.10 dan jika tembus naik ke posisi R1 hingga R3. Namun jika pergerakan rebound terhenti akan turun menuju posisi 106.50 dan jika tembus lanjut ke posisi S2 hingga S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 108.13 | 107.75 | 107.30 | 106.96 | 106.53 | 106.16 | 105.73 |
| Buy Avg | 107.20 | Sell Avg | 106.50 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting


