(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup turun 38,42 poin atau 0,18% menjadi 21877,89, namun secara mingguan Nikkei cetak bullish lanjutan dengan kenaikan 7,31%. Untuk indeks Topix turun 0,87% menjadi ditutup pada 1.563,67. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2020 kini sedang bergerak negatif juga dengan turun 130 poin atau 0,59% ke posisi 21.830.
Tekanan jual saham Nikkei terjadi oleh respon kehati-hatian investor menunggu pengumuman Presiden Donald Trump menanggapi undang-undang keamanan baru China untuk Hong Kong hari ini. Selain itu juga tertekan oleh beberapa rilis data ekonomi yang kurang optimis seperti tingkat pengangguran Jepang naik tipis menjadi 2,6 persen pada April 2020 dibandingkan dengan 2,5 persen pada bulan sebelumnya.
Perdagangan hari ini berpotensi melemah oleh sinyal negatif dari perdagangan saham bursa Wall Street akhir pekan lalu yang ditutup dalam zona merah. Namun dapat saja bergerak rebound jika posisi yen Jepang melemah terhadap dolar AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka melemah. Sehingga jika awal sesi bergerak negatif akan meluncur menuju posisi 21730, jika tembus turun ke posisi S1 hingga S2. Dan jika kemudian bergerak sebaliknya akan mendaki ke posisi 21890 dan jika tembus naik ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 22305 | 22127 | 22000 | 21828 | 21707 | 21540 | 21400 |
| Buy Avg | 21900 | Sell Avg | 21730 |
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



